Featured Post

Bebas Nyeri Sendi Saat Mendaki dengan VIOSTIN DS

Kelihatan gagah, ya. Padahal aslinya sendi lutut terasa nyut-nyutan berkali-kali hehehe. Tapi sekarang udah ada solusinya. Baca aja cer...

Rabu, 31 Mei 2017

Nestlé CERELAC NutriPuffs: Pola Snacking yang Sehat dan Menyenangkan Bagi si Kecil

Nestlé CERELAC NutriPuffs: Pola Snacking yang Sehat dan Menyenangkan Bagi si Kecil

Jakarta, 24 Mei 2017 - Salah satu masalah yang cukup banyak dialami para ibu adalah tentang pola makan si kecil. Setuju, gak?

Ada yang si kecil susah makan. Ada yang picky eater, maunya makan yang itu-itu aja. Ada yang doyannya ngemil melulu. Tapi sekalinya doyan makan, maunya terus-terusan. Biasanya orang tua suka senang kalau si kecil doyan makan daripada susah makan. Tetapi sebetulnya makan yang berlebihan pun tidak baik.
Saat ini, Indonesia mengalami 2 permasalah gizi ganda, yaitu kelebihan dan kekurangan
Nestlé CERELAC NutriPuffs: Pola Snacking yang Sehat dan Menyenangkan Bagi si Kecil

Happy Moment Saat Makan
Proses pemberian makanan termasuk makanan selingan yang teratur dan menyenangkan membuat si kecil pada usia batita akan turut mengembangkan rasa percaya dirinya, termasuk basic trust yang lebih baik terhadap ibu, orang tua, atau pengasuh.
Menurut Dr. dr. Thjin Wiguna, spKJ(K), memberikan makanan yang bergizi, tekstur yang tepat, rasa yang enak, serta tampilan menarik bagi si kecil belum cukup. Proses pemberian makanan bagi si kecil sangat berharga untuk mengembangkan rasa percaya dirinya. Hal ini penting karena si kecil yang kurang rasa percaya diri akan terganggu berbagai kemampuan motoriknya termasuk motorik halus.

Memberikan makanan yang baik bagi si kecil tidak hanya untuk perkembangan otak. Tapi berikan juga stimulasi serta komunikasi dengan orang sekitar. Masalah yang banyak terjadi saat ini adalah kurangnya komunikasi. Contohnya, si kecil dibiarkan makan sendiri sementara orang tuanya asik menonton tv.

Suasana yang menyenangkan saat makan akan merangsang hormon endorfin si kecil. Hormon inilah membuat seseorang menjadi bahagia. Dan kebahagiaan ini bisa menjadi satu moment bagi si kecil. Selain endorfin, hormon lain yang akan terangsang adalah oksitosin. Hormon ini akan membuat seseorang menjadi rileks.

Berbagai penelitian membuktikan, tubuh yang rileks akan membuat kerja tubuh menjadi lebih baik. Denyut jantung lebih teratur dan gerak usus menjadi lebih baik akibatnya berbagai enzim pencernaan dikeluarkan lebih banyak agar makanan bisa tercerna lebih baik. Makanan yang tercerna dengan baik akan berpengaruh kepada daya serap tubuh terhadap makanan. Pada akhirnya semua akan berdampak luas, mulai dari otak, tumbuh kembang, hingga kemampuan motorik si kecil.

Menciptakan happy moment di saat makan kadang dianggap sepele. Padahal momen menyenangkan yang dilakukan secara terus-menerus akan direkam oleh si kecil dalam ingatannya. Si kecil menjadi terbiasa dan hapal waktunya makan bahkan menjadi saat yang ditunggu olehnya karena suasananya selalu menyenangkan. Si kecil yang terus-menerus mendapatkan suasana menyenangkan akan diasimilasikan ke dalam kehidupannya sehari-hari.

Si kecil yang terus merasa bahagia akan senang mengeksplorasi berbagai hal termasuk makanan. Penasaran untuk memegang, merasa, dan lain sebagainya. Si kecil akan lebih mudah mencoba berbagai menu baru karena merasa setiap kali makan selalu menyenangkan. Akhirnya terhindar dari masalah susah makan. Skill si kecil untuk makan lama kelamaan semakin terasah.

Nestlé CERELAC NutriPuffs: Pola Snacking yang Sehat dan Menyenangkan Bagi si Kecil 
Bila si kecil sudah bisa duduk, biasakan untuk makan di high chair

Ada beberapa food rules memberikan makanan untuk si kecil:
  • Selalu dukung si kecil untuk bisa makan sendiri. Disuapi hanya sampai batas usia tertentu
  • Stimulasi dilakukan sedini mungkin. Contohnya, si kecil berusia 2 bulan bisa dilatih dengan cara tangannya menggenggam tangan orang tua untuk melatih fine motor skill
  • Berikan berbagai jenis dan bentuk makanan yang disesuaikan dengan tingkat perkembangan anak
  • Makanan selingan bukanlah reward. Sesuai rekomendasi WHO, di atas 9 bulan berikan 3 x makan utama dan 2 x makan selingan.
  • Waktu makan tidak bersamaan dengan waktu bermain. Jangan memberikan mainan pada saat waktunya makan karena si kecil lebih terangsang untuk bermain tapi tidak mengerti proses makan. Menciptakan happy moment dengan interaksi saat makan tentunya berbeda dengan memberikan mainan di saat si kecil sedang makan.
  • Bila sampai 10-15 menit si kecil sudah tidak mau makan lagi berarti saatnya berhenti. Bila sampai batas waktu tersebut si kecil memainkan makanannya dan mengamuk ketika diambil makanannya maka itu artinya si kecil sudah ingin bermain. Jangan tetap berikan makanan untuk dimainkan tapi tugas orang tua atau pengasuh untuk mengajaknya bermain yang menyenangkan.
Makanan Selingan Merupakan Rekomendasi WHO
Berdasarkan rekomendasi WHO, usia 9 bulan ke atas sebaiknya mulai dikenalkan makanan utama sebanyak 3-4x sehari. Sedangkan untuk mengoptimalkan kebutuhan gizi si kecil, berikan makanan selingan sebanyak 1-2 x sehari.
Angka kelahiran di Indonesia sangat tinggi, sekitar 4,5 juta per tahun. Menurut proyeksi pusat badan statistik, dengan tingginya angka kelahiran ini maka sekitar tahun 2020 s/d 2050 Indonesia akan mengalami bonus populasi. Bila ditangani dengan gizi yang baik, bonus populasi akan menguntungkan bagi Indonesia. Karena masa depan bangsa ditentukan oleh generasi yang ada saat ini. Menjadi tugas bersama dimulai dari orang tua, ahli medis, hingga pemerintah untuk peduli terhadap gizi si kecil.

Penyebab masalah gizi ganda tidak selalu tentang persediaan makanan yang ada. Tetapi saat ini banyak orang tua tidak paham tentang pemberian gizi yang baik untuk si kecil. Masa awal kehidupan hingga si kecilk berusia 2 tahun adalah masa krusial. Perkembangan kognitif si kecil akan mengalami kendala dan sulit untuk diperbaiki bila di masa krusial ini gizi tidak ditangani dengan baik.

Makanan bagi si kecil tidak hanya bicara kuantitas tetapi juga kualitas. Setelah si kecil melewati masa ASI Eksklusif, pemberian MPASI menjadi kunci bagi tumbuh kembangnya. Jangan sembarangan memberikan MPASI. Sekitar 98% MPASI yang baik akan memberikan zat besi yang dibutuhkan si kecil. Zat besi penting agar si kecil tidak mengalami anemia yang bisa mempengaruhi perkembangan kognitifnya.

Si kecil yang baru memasuki masa MPASI ukuran lambungnya masih kecil. Oleh karena itu sebaiknya tidak langsung memberikan makan utama 3 x sehari apalagi dalam jumlah banyak. Lakukan saja secara bertahap hingga usia 9 bulan dimana WHO sudah merekomendasikan memberi makan utama 3 x sehari untuk si kecil di usia tersebut. Si kecil yang berusia 6 bulan ke atas aktivitasnya semakin banyak. Oleh karenanya snacking dibutuhkan untuk melengkapi asupan gizi yang sudah didapat dari makanan utama.

Sebagai orang tua, kadang suka serba salah ketika ingin memberikan snack atau makanan selingan kepada si kecil. Khawatir ketagihan kalau si kecil mulai mengenal snack. Ada juga yang memberikan snack sebagai reward bukan sebagai makanan harian. Padahal WHO sudah merekomendasikan untuk memberikan makanan selingan kepada si kecil setiap hari, lho.

Selain tentang pentingnya menciptakan happy moment, masih ada orang tua yang tidak memahami snack sehat. Krupuk dan keripik paling sering diberikan kepada si kecil karena suka dengan rasanya. Padahal krupuk dan kripik dianggap bukan snack sehat. Pilihlah makanan selingan yang whole grain karena kandungan gizinya lengkap. Orang tua juga gak perlu khawatir anak akan ketagihan snack karena menurut Dr. dr. Thjin Wiguna, spKJ(K), anak yang memiliki pola makan teratur maka akan mengenal kenyang.

Tentang Nestlé CERELAC NutriPuffs

Sudah 150 tahun Nestlé CERELAC menjadi sahabat para ibu di seluruh dunia dalam memenuhi kebutuhan nutrisi si kecil melalui produk cereal yang sehat. Kali ini CERELAC memperkenalkan produk terbarunya yaitu NutriPuffs yang merupakan makanan selingan tidak hanya sehat tetapi bentuknya pun lucu bagi si kecil.

CERELAC NutriPuffs adalah makanan selingan untuk si kecil usia 10 - 24 bulan. Inovasi terbaru dari Nestlé CERELAC ini didukung oleh lembaga riset nutrisi terbesar yang dimiliki oleh jaringan Nestlé Research Center. Nestlé selalu berkomitmen membuat produk makanan dan minuman yang lezat dan sehat. Tujuannya adalah untuk ikut berkontribusi dalam kehidupan masyarat dan menciptakan generasi yang lebih sehat.

Nestlé CERELAC NutriPuffs: Pola Snacking yang Sehat dan Menyenangkan Bagi si Kecil

Menurut Rendi Kusumo, Category Marketing Manager Infant Cereal & Baby Food PT. Nestlé Indonesia, ada 5 alasan utama CERELAC NutriPuffs dirancang untuk si kecil
  1. Mudah dipegang oleh si kecil. Bentuk bintang ada tujuannya karena bintang memiliki 5 sudut sehingga memudahkan si kecil untuk mengambil dan memasukannya ke dalam mulut.
  2. Prosesnya dipanggang, bukan digoreng. Sehingga tidak perlu khawatir akan mengandung banyak lemak seperti snack yang digoreng.
  3. Diperkaya dengan zat besi dan vitamin B1. Angka defisiensi zat besi di Indonesia masih sangat tinggi dan CERELAC NutriPuffs ingin berkontribusi mengatasi permasalahan ini.
  4. Terbuat dari gandum utuh dan buah asli.
  5. Mudah meleleh di mulut meskipun tidak dikunyah. Anak berusia 10 bulan kadang masih belum mampu mengunyah dengan baik sehingga harus mengkonsumsi snack yang mudah meleleh meskipun tidak dikunyah.
Ada 2 varian CERELAC NutriPuffs, yaitu kombinasi rasa pisang - strawberry dan pisang - jeruk. Dalam 1 kemasan 50 gram dibandrol seharga Rp17.000,00. CERELAC NutriPuffs sudah tersedia di berbagai minimarket dan supermarket di Indonesia.

Hadir pada acara ini, Laura Basuki, Celebrity Mom, menceritakan tentang kebiasaan memberikan untuk putranya. Happy moment selalu diciptakan oleh Laura. Dan menurutnya si kecil menjadi lebih tenang terutama saat menikmati CERELAC NutriPuffs.

Nestlé CERELAC NutriPuffs: Pola Snacking yang Sehat dan Menyenangkan Bagi si Kecil
Dari kiri ke kanan:
Nur Shilla Christianto, VP Head of Corporate Communications, PT Nestlé Indonesia
Eka Herdiana, Market Nutritionist, PT Nestlé Indonesia
Dr. dr. Tjhin Wiguna, spKJ(k), psikiater anak
Rendi Kusumo, Category Marketing Manager Infant Cereal, PT Nestlé Indonesia
Laura Basuki, celebrity mom

16 komentar:

  1. Anak saya termasuk yg suka pilih pilih makanan. Tp alhamdulillah yg dipilih yg bergizi. Dan yg palibg nyenengin adalah makannya selalu duduk g suka sambil jalan2.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang sebaiknya anak lebih bervariasi memilih makanannya. Dan sebaiknya tidak sambil jalan :)

      Hapus
  2. mba rajin banget ikut acara hehehe. Tapi seru ya..banyak informasi baruu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Justru syaa termasuk yang jarang ikut acara. Meskipun selalu senang sih kalau bisa datang. :)

      Hapus
  3. Sampai sekarang,aqla masih aku suapin..paling2 pas waktu makan dia pegang lauk sendiri buat gigit2 gitu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semua kan bertahap. Asal jangan sampai besar masih disuapin :)

      Hapus
  4. Jadi kepingin punya baby lagi hehehe

    BalasHapus
  5. Aku taualah rasanya produk2 cerelac. Rasanya loh ya, karena suka nyicip punya anak2 waktu bayik. Makanya aku tumbuh terus kesamping heheee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha ... Nai sampe sekarang masih suka bubur bayinya :D

      Hapus
  6. Aku dulu lebih sering kasih Snack ke anak2 daripada makan besar ya karena mereka gak doyan makan.

    BalasHapus
  7. Yeayy ada puff dengan harga yg super terjangkau. Bisa u cemilan Arsel inih. Makasi teh Chi sharingnya..

    BalasHapus
  8. Noted banget. Siapa tau ntar ada lagi adeknya Hana 😁😁

    BalasHapus

Terima kasih banyak sudah berkenan berkomentar di postingan ini. Mulai saat ini, setiap komen yang masuk, dimoderasi dulu :)

Plisss, jangan taro link hidup di kolom postingan, ya. Akan langsung saya delete komennya kalau taruh link hidup. Terima kasih untuk pengertiannya ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
badge