Featured Post

Antara Kopi Hijau, Diet, dan Antioksidan

Chi pernah bercerita di blog kalau K’Aie adalah seorang pecinta kopi. Setelah bangun tidur, aktivitas yang pertama kali dilakukan adalah ...

Kamis, 20 April 2017

[Tip] Cara Menghilangkan Lem Tikus

[Tip] Cara Menghilangkan Lem Tikus 
Mau tau cara menghilangkan lem tikus? Ini pengalaman yang gak terlupakan. Dan semoga gak kejadian lagi 😂

Insya Allah, sebentar lagi umat muslim akan memasuki bulan Ramadhan. Chi jadi ingat kejadian saat hari raya Idul Fitri tahun lalu yang terasa berbeda dibanding sebelumnya. Untuk pertama kalinya Chi merayakan idul fitri di Jakarta. Yup! Seumur-umur belum pernah merasakan Idul Fitri di Jakarta. Selalu lebaran di Bandung atau Ciamis.

Tahun lalu kami memutuskan lebaran di Jakarta karena giliran keluarga K'Aie yang menjadi tuan rumah silaturahmi keluarga besarnya. Tradisi di keluarga K'Aie memang setiap tahun selalu ada keluarga bergantian menjadi tuan rumah untuk silaturahmi. Biasanya silaturahmi dilaksanakan pada hari kedua lebaran di Bandung. Tapi karena kondisi papah mertua yang sudah tidak memungkinkan, maka silaturahmi pun dipindah ke Jakarta.

Karena sudah diputuskan untuk berlebaran di Jakarta, maka kami pun tidak mudik. Setelah sholat ied, baru ke rumah mertua. Ini juga pengalaman pertama. Lebaran di komplek ternyata sepi bangeeeett. Mana di rumah cuma kami berempat. Biasanya kan ngumpul ma keluarga besar 😂

Setelah sholat Ied, kami ke kantor K'Aie dulu mengambil perlengkapan untuk acara silaturahmi. Eh, begitu sampe kantor, mobil kami mogok 😅 Chi lupa penyebab mogoknya. Yang pasti butuh ngebengkel *minta jatah hari raya juga nih mobil hehehe.

Senin, 17 April 2017

Tetangga Yang Menyebalkan

Tip menghadapi tetangga yang menyebalkan 
Sumber gambar: Pixabay.com

Punya tetangga yang menyebalkan itu rasanya ... Errrggghhh!!! Sudah sekitar setengah tahun ini, Chi lagi sebal dengan tetangga belakang rumah. Ya, kekesalan Chi ini mungkin akan bersifat sementara. Tapi setidaknya sampat detik ini masih kesal (banget).

Berawal dari rumah tetangga di renovasi total. Punya alergi debu, udah bikin Chi stress duluan kalau ada tetangga atau rumah sendiri direnovasi. Udah kebayang kalau debunya akan bikin sekujur tubuh Chi gatal. Tapi gak mungkin juga kan Chi melarang tetangga atau rumah sendiri direnovasi? Paling solusinya, Chi bakal sering ada di kamar dan pintu kamar selalu ditutup. Bukan berarti kamar steril dari debu, tapi setidaknya dengan pintu yang selalu tertutup bisa meminilisir debu yang masuk meskipun tetep aja pasti alergi tetap kambuh.

Jadi kalau urusan debu Chi masih berusaha sangat memaklumi, lah. Ternyata masalahnya gak hanya debu. Kali ini pembangunan rumah tetangga terdengar sangat bising.  Sengaja Chi bold untuk menegaskan meskipun punya alergi debu tapi selama ini Chi gak pernah kesal ma tetangga yang lagi renov. Apalagi rumah sendiri pun pernah direnov. Tapi baru kali ini punya tetangga yang renovasinya sangat bising sampe telinga rasanya sakit.

Gak cuma sehari, tapi berbulan-bulan. Setiap hari mulai pagi sekitar pukul 08.00 hingga menjelang maghrib. Suaranya seperti mesin bor yang bikin telinga sakit. Bahkan Chi udah ngamar pun suara bisingnya tetap terdengar. Selama beberapa bulan, kami harus berteriak kalau ngobrol. Jadi kayak orang lagi marah-marah. Padahal karena bising, kalau ngomong dengan suara normal gak akan kedengeran.

Chi: "Berisik amat itu tetangga yang lagi bangun rumah! Bikin apaan, sih?"
Mamah: "Kalau mamah lihat sih kayaknya lagi bikin pondasi."
Chi: "Berisik tapinya ..."
Mamah: "Ya mau gimana lagi? Kita juga pernah renovasi total. Gak enak mau negurnya."
Chi: "Iya, Chi tau. Kita pernah renovasi total. Tetangga-tetangga lain juga pernah. Tapi perasaan gak pernah seberisik ini. Paling cuma debu aja yang di mana-mana. Ini sih bising banget sampe sakit telinga."
Mamah: "Anak yang punya rumah kan baru lulus kuliah arsitek. Mungkin pengen praktekin ilmunya. Tapi gak tau juga, sih."

Sebetulnya Chi berharapnya mamah akan membantu untuk bilang ke tetangga. Karena yang lebih bergaul dengan tetangga kan mamah. Tapi malah mamah yang gak enakan. Chi awalnya coba mengalah demi orang tua, Tapi akhirnya protes juga.

Chi: "Mas! Mas! Ini suara apa, ya?"
Mas A: "Suara mesin xxxxx"

Chi lupa lagi nama mesinnya. Lagipula saat itu masih berisik. Sampe kemudian si mas A menyuruh mesinnya dihentikan dulu.

Chi: "Sampe kapan sih suara berisik ini?"
Mas A: "Gak tau, Bu?"
Chi: "Gak tau? Jadi saya masih harus keberisikan dan gak tau sampai kapan?"

Mulai emosi. Tenaaaaang ... tenaaaaanggg *tarik napas. Atur nada bicara 😇

Minggu, 09 April 2017

Kuliner Wisata Bersama Atanasia Rian


Kuliner wisata? Wisata kuliner kali, ah.

Chi gak salah nulis, kok. Kalau wisata kuliner itu hobi Chi yang emang seneng makan. Dan banyak orang juga senang berwisata kuliner, kan? Tapi kalau kuliner wisata, maka Chi akan langsung teringat dengan salah seorang sosok perempuan bernama Atanasia Rian. Sesuai dengan URLnya, maka blog Atanasia Rian ini berniche tentang menikmati kuliner dan wisata terbaik di Indonesia.

Kalau aja Chi tidak membaca selayang pandangnya di group Arisan Blogger Perempuan, sepertinya Chi gak percaya kalau Atanasia Rian ini termasuk blogger baru. Ya gak baru-baru amat, sih. Tapi blog yang katanya baru dibuat tahun 2012, itupun baru akhir 2014 mulai punya motivasi menulis karena sebelumnya malas-malasan, blognya terlihat profesional. Dan kalau teman-teman mengenal sosoknya, pastinya gak asing dengan Atanasia Rian. Ya walaupun Chi juga belum pernah kopdar dengannya tapi namanya memang gak asing, deh.

Senin, 03 April 2017

Peach Cake with Strussel ala Ria M. Fasha

Peach Cake with Strussel ini terlihat nikmat, ya 😋
Foto milik Ria M. Fasha

Kesan pertama ketika membaca selasayan pandang Ria M. Fasha di group Arisan Blogger Perempuan adalah seorang perempuan yang aktif. Sejak kuliah sudah nyambi kerja penyiar radio Jazirah FM, jualan ini-itu, hingga megajar les privat. Semua itu dilakukan agar mendapatkan tambahan biaya kuliah meskipun kedua orang tuanya selalu berusaha memenuhi segala kebutuhan pendidikannya. Ria juga pernah menjadi relawan gempa Sumatera Barat tahun 2009 khusus untuk trauma healing anak-anak selama 2 bulan.

Kegiatan mengajar terus berlanjut setelah lulus kuliah. Sempat mengelola PAUD milik ayah temannya. Kemudian pernah mengajar di sekolah alam Mahira. Chi membayangkan Ria adalah seorang pengajar yang bersuara merdu *Iyalah mantan penyiar gitu, lho* dan menyenangkan. Biasanya sekolah alam dan beberapa sekolah swasta lainnya memiliki konsep belajar-mengajar yang menyenangkan. Jadi pengajarnya juga menyenangkan.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
badge