Senin, 29 Agustus 2016

[Wacana] Full Day School. Setuju Aja, Asalkan ...

Wacana Full Day School setuju

DISCLAIMER:
  1. Postingan ini murni berdasarkan pendapat dan pengalaman pribadi. Chi tidak membanding-bandingkan Full Day School (FDS) dengan keadaan negara lain atau apapun yang Chi kurang/tidak paham.
  2. Chi tau kalau FDS yang dilontarkan pak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy baru wacana. Tapi, boleh dong sesekali Chi berwacana juga menanggapinya. Di beberapa media pun diberitakan kalau FDS baru sebatas jualan ide. Dan pak menteri ingin respon dari masyarakat untuk jualannya ini. :)
  3. Di salah satu media, pak menteri mengatakan kalau wacana ini lebih tepat disebut Ko-Kurikuler bukan FDS. Chi sempat berpikir kalau jangan-jangan media yang salah kutip. Tapi kemudian Chi membaca salah satu artikel di website Sahabat Keluarga Kemdikbud. Di sana masih menggunakan istilah FDS. Jadi, Chi tetap pakai istilah FDS karena di web Kemdikbud saja masih menggunakan istilah itu *Sayangnya begitu postingan ini publish, artikel di web tersebut sudah tidak ada. Keterangannya Error 400 :)*
 

Jumat, 26 Agustus 2016

Nai dan Kehilangan Handphone Kesayangan

Nai dan Kehilangan Handphone Kesayangan 
Nai kehilangan handphone kesayangan minggu lalu. Handphone yang selalu menemani aktivitasnya termasuk belajar motret makanan.

Ini cerita sedih. Ya, paling gak buat Chi masih ada rasa sedihnya sedikit.

Sabtu lalu (20/8), Keke dan ayahnya berencana ke GIIAS. Tadinya mau tanggal 17 ke sananya. Tapi PR Keke banyak banget *hari libur ada PR, sih. -_-* Jadi aja dimundur ke tanggal 20, hari terakhir GIIAS.

[Silakan baca: GIIAS 2015 - Grand New Veloz, si Stylish yang Siap Berpetualang]

Dari awal memang rencananya hanya Keke dan ayahnya yang akan ke GIIAS. Harga tiket masuk sebesar Rp70.000,00 per orang rasanya lumayan mahal untuk Chi dan Nai yang tidak terlalu antusias melihat pameran mobil. Kecuali kalau emang ada niatan beli hahaha. Tapi buat K'Aie apalagi Keke yang (dari kecil) memang senang banget mengamati mobil dan motor, harga tiket segitu tentu tidak terlalu dimasalahkan. Mereka bisa betah dari pagi sampe sore kali di sana.

Keke dan ayahnya berencana naik shuttle daripada bawa mobil pribadi. Jauh aja ke ICE BSD tempat GIIAS diselenggarakan. Mending naik shuttle dari mall terdekat. Di bis tinggal nyantai, deh. Tadinya, Chi pun kepikiran untuk ikutan naik shuttle tapi tujuannya bukan ke GIIAS melainkan ke AEON. Kan, deketan tuh lokasinya. Mumpung ada shuttle selama event berlangsung, kenapa gak dimanfaatkan hehehe

Rabu, 24 Agustus 2016

Inilah Alasan Memiliki Asuransi Jiwa

inilah alasan memiliki asuransi jiwa

Chi sempat kapok sama asuransi. Bertahun-tahun lalu *ketika masih lajang* pernah tertipu sama asuransi. Gara-gara terpengaruh dengan janji-janji menggiurkan dari sales asuransi. Ya, salah Chi juga, sih. Saat itu lagi jenuh karena mengantre cukup panjang. Ketika sedang antre, didatangi sales asuransi. Pikiran lagi jenuh trus dengar janji-janji manis berasa segar, dong. Gak pake lama langsung Chi iyain aja.

Setelah premi diterima baru deh Chi baca kata per kata. Setelah membaca, Chi merasa ada yang aneh, ya? Langsung telepon untuk curhat sama salah seorang sahabat. Yaelah ternyata dia lebih dulu ngalamin hal yang sama. Malah sahabat Chi ini taunya rada telat dan merugi yang lumayan banyak.

Masih ingin memastikan lagi, Chi pun tanya ke papah yang lebih mengerti urusan seperti ini. Sudah ditebak, Chi langsung kena tegur karena main setuju aja sama penawaran asuransi tanpa berpikir panjang. Chi juga harusnya banyak konsultasi dulu sama yang lebih ngerti. Kalau di keluarga Chi, papah lah yang paling mengerti. Sehari-harinya kan kerja di bank *kalau sekarang sih udah pensiun hehehe.* Untung aja Chi cepat nyadarnya, jadi gak terlalu banyak kerugian finansial yang sudah dikeluarkan.

Selasa, 23 Agustus 2016

Belanja Apa di Alfamart?


http://www.kekenaima.com/2016/08/belanja-apa-di-alfamart.html

Pertengahan bulan, paling pas irit-irit uang belanja, ya. Tunggu akhir atau awal bulan tiba. Tiba saatnya untuk gajian hehehe. Antara pasar, supermarket/hypermarket, dan minimarket, mana tempat belanja tersebut yang teman-teman pilih?

Kalau berdasarkan kebutuhan, tentu tergantung butuhnya apa. Kalau beli sayur-mayur, bumbu dapur, atau kebutuhan harian lainnya, Chi lebih suka belanja di pasar. Supermarket atau Hypermarket biasanya Chi cari daging selain kebutuhan keluarga lainnya. Sedangkan memilih minimarket biasanya kalau ada kebutuhan di rumah yang sudah habis. Tentunya gak termasuk sayur dan daging, ya.

Jumat, 19 Agustus 2016

Pahami dan Atasi Pencernaan Peka si Kecil

pahami dan atasi pencernaan sensitif si kecil
Si kecil yang tersenyum menandakan bahwa dirinya sehat
(Nai, saat usia 6 tahun)


Nai: “Bunda, perut Ima sakit.”

Setelah Chi usap-usap perutnya, kadang dioles dengan minyak tawon, biasanya Nai kembali pulih dan ceria lagi. Kejadian seperti itu tidak hanya terjadi sekali, tapi beberapa kali. Tidak ada sebab yang jelas mengapa Nai mengeluh sakit perut. Hanya butuh sedikit usapan dan dipeluk sejenak, gangguan di perutnya langsung lenyap. Chi rasa itu akibat gangguan psikologis. Ya, mungkin saat itu Nai sedang lelah sehingga butuh perhatian. Atau bisa juga sedang sedih karena beberapa sebab.

Kok, bisa karena psikologis tapi larinya ke perut?

Bisa banget. Jangankan anak-anak, orang dewasa pun bisa mengalaminya. Sering kan kejadian ketika stress melanda, mendadak perut mengalami gangguan? Misalnya, ketika sedang dikejar waktu, ternyata di jalan terkena macet total. Rasanya perut langsung mendadak mules. Atau melihat kejadian gak enak di media sosial, langsung merasa mual.
“Pencernaan adalah otak kedua manusia”
Beberapa ahli mengatakan kalau pencernaan adalah otak kedua manusia. Otak dan pencernaan saling berkaitan dengan erat. Kecerdasan berkaitan dengan kesehatan pencernaan. Sekitar 80% sistem imun ada di pencernaan. Sehingga apabila orang tua ingin memiliki anak yang cerdas, jangan hanya fokus pada otak si kecil saja tetapi sangat penting untuk memperhatikan kesehatan pencernaannya sejak si kecil masih bayi.

Keke dan Transportasi Pulang Sekolah


http://www.kekenaima.com/2016/08/keke-dan-transportasi-pulang-sekolah.html

Sekarang, Keke udah SMP *Cieee anak SMP hehehe* Karena udah gak satu lokasi dengan Nai, urusan transportasi pulang sekolah sempat bikin pusing. Kalau berangkatnya sih gak pusing karena Keke tetap diantar setiap hari sama Ayahnya. Abis itu ayahnya pulang lagi buat antar Nai.

Tadinya, kami sempat bagi tugas. Ayahnya kebagian antar Keke sekalian ngantor. Sedangkan, Chi jadi dapat tugas baru yaitu antar Nai ke sekolah. Tapi, lama-kelamaan K’Aie memilih balik dulu ke rumah. Terlalu pagi ke kantor kalau sekalian antar Keke. Macet berat di jalan kalau masih pagi hehehe.

Giliran pulangnya nih yang bingung. Jam pulang Keke memang setengah jam lebih cepat dari Nai. Jarak sekolahnya pun gak terlalu jauh. Tapi jalur maceeeett … Apalagi kalau jam sibuk. Trus di sekolah Keke gak ada parkiran buat mobil. Repot kalau Chi harus jemput.

Enaknya gimana, ya?

Kamis, 18 Agustus 2016

Tang … Ting … Tung … Mari Berhitung Sebelum Membeli Rumah

http://www.kekenaima.com/2016/08/mari-berhitung-sebelum-membeli-rumah.html

Bekasi tuh adem, tapi sepi banget. Masih ada sawah dan kali di dekat rumah. Kadang kalau malam juga suka ada kodok yang lagi nongkrong di teras rumah. Jangankan malam, kalau siang hari aja sunyi senyap. Jauuuuhhh … dari Jakarta hihihi …

Etapi itu suasana lebih dari 20 tahun lalu, ya. Saat untuk pertama kalinya Chi pindah rumah ke Bekasi. Masih kelas 5 SD hihihi. Saat itu Bekasi memang masih sepi banget. Jauh dari mana-mana. Mall aja gak ada. Gak kayak sekarang yang menjamur mall dan perumahan.

Walaupun wajah Bekasi sudah sangat berubah, dari daerah yang sangat sepi menjadi ramai dan tidak jauh beda dengan Jakarta, Chi tetap betah. I love Bekasi huahahaha!

Jumat, 12 Agustus 2016

"Time Please" Peluncuran Gerakan Kerjasama Peduli Lingkungan Antara Pramuka, Disney, dan Microsoft

sumber foto: timeplease.id

Salam Pramuka!

"Kami di Walt Disney Indonesia sering mengadakan kegiatan sosial. Biasanya mengajak beberapa karakter Disney mengunjungi berbagai rumah sakit untuk menghadirkan keceriaan bagi anak-anak yang sedang sakit. Seringkali keluarga dilibatkan dalam kegiatan sosial ini. Anak-anak biasanya merasa senang. Dan dari situlah timbul ide untuk membuat Time Please, " ujar Mochtar Sarman, Country Director - Disney Consumer Product, The Walt Disney Company Indonesia.

Lebih lanjut, Mochtar Sarman mengatakan kalau program Time Please ingin mengajak anak-anak untuk berkontribusi kepada masyarakat dalam kegiatan sosial. Keluarga pun diminta untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial yang dipilih oleh anak. Sifat-sifat Pramuka, yaitu gotong-royong, kekeluargaan, dan kebersamaan sama dengan sifat-sifat yang ada di keluarga besar Disney. Atas kesamaan tersebut pada hari Sabtu, 30 Juli 2016 bertempat di Gandaria City diluncurkan kerjasama antara Pramuka, Disney, dan Miscrosoft yang bernama Time Please.


Senin, 08 Agustus 2016

Keke dan Pencernaan Sensitif

 
Keke dan pencernaan sensitif. Jadi kurus banget setelah sakit. :)

Makan dan istirahat yang cukup, benar, dan tepat waktu adalah 2 hal yang selalu rutin Chi ingatkan kepada Keke dan Nai. Kadang-kadang, Chi agak keras mengingatkan 2 hal itu kalau dirasa mereka mulai gak disiplin. Buat Chi, kalau Keke dan Nai bisa disiplin dengan 2 hal itu, aktivitas apapun yang mereka lakukan termasuk belajar, insya Allah akan lancar.

"Enak kalau ketitipan Keke. Mamah gak resah karena dia kalau waktunya makan bakal jalan sendiri ke dapur. Gak perlu disuruh-suruh," kata Neneknya Keke.

Keke memang termasuk yang cukup disiplin untuk urusan makan dan istirahat tanpa Chi harus terus-menerus mengingatkan. Chi gak resah kalau Keke menginap di rumah neneknya atau dimanapun. Karena Chi percaya kalau Keke tetap akan disiplin urusan makan dan istirahat.

Contoh lainnya adalah ketika acara perpisahan sekolah yang diadakan di The Highland Park Resort, Bogor. Ketika ada jam bebas di hari pertama, Keke memilih untuk bersantai-santai dengan ngobrol ma beberapa temannya sambil cari camilan sore hehehe. Sebetulnya di jam bebas, boleh pada berenang tapi Keke gak mau karena sejak pagi hari sudah ikut berbagai game kemudian malamnya masih lanjut acara lagi. Makanya Keke memilih bersantai tanpa berenang. Malam harinya, acara berlanjut hingga larut malam. Katanya sih Keke memilih tidur sebelum acara selesai dengan alasan daripada besoknya kecapekan.

Keke pun sakit selama hampir 1 bulan ...

Rabu, 03 Agustus 2016

Gadget Sebagai Teman Si Kecil

gadget teman anak, samsung galaxy tab a, samsung, tablet

Gadget sebagai teman si kecil? Duh, mendingan berpikir ulang, deh! Bikin anak jadi gak bergerak, nanti obesitas. Bikin anak jadi menatap layar melulu. Bisa-bisa masih kecil udah pake kacamata. Belum lagi banyak konten yang gak pantas! Bisa ditiru ma anak-anak, nih.

Etapi ...

Trus, ada tugas dari sekolah yang sumbernya bisa dicari di internet. Ada tugas kelompok juga tapi cari waktu ngumpulnya sulit banget. Padahal kalau diskusinya lewat LINE pasti udah beres.

Jadinya gimana, nih? Mulai mengenalkan gadget ke anak atau enggak, ya? Binguuuuungg!

Cerita yang di atas hanya ilustrasi aja ya, Teman-teman. Tapi, apakah teman-teman pernah mengalami kegalauan yang sama? Sebelum memutuskan, mendingan baca artikel ini dulu lalu ditimbang-timbang perlu atau tidak mengenalkan anak dengan gadget.

Sedini Apa Orang Tua Mengenalkan Gadget Pada Anak?

"Sedini apa orang tua mengenalkan gadget pada anak?" Begitu pertanyaan awal dari mbak Anna Surti Nina S.Psi., M.Si, Psikolog pada acara "Jadikan Gadget Teman Si Kecil bersama Samsung Galaxy Tab A" di Letter D, Jakarta (23/7).

Usia 2 tahun? 3 tahun? Atau di atas 5 tahun? Kenyataannya, disadari atau tidak, banyak orang tua yang mengenalkan gadget pada anak sejak lahir. Begitu bayi lahir, difoto dan langsung diupload ke social media. Saat itulah orang tua mulai mengenalkan anak pada gadget.

Senin, 01 Agustus 2016

Fish Express untuk Menu Bekal Sekolah

fish express, bekal sekolah 
Sik ... asiiikkk ... bisa puas bekelin Keke dan Nai dengan ikan kalau ada Fish Express

Antara ikan, ayam, bebek, daging sapi, atau daging kambing, mana yang teman-teman paling suka? Kalau keluarga kami, berdasarkan urutan paling suka adalah
  1. Ikan
  2. Daging kambing
  3. Bebek
  4. Daging sapi
  5. Ayam
Ikan yang kami maksud ini bisa ikan laut atau air tawar, ya. Pokoknya yang namanya ikan, kami pasti suka dan bisa makan dengan sangat lahap. Aneka seafood seperti udang, cumi, atau kerang bolehlah dimasukkan ke urutan ikan. Tapi karena memang paling jarang dibandingkan kelima lauk tadi makanya gak dimasukkan ke daftar.

Diantara kelima lauk tadi, mana yang paling asik dibawa buat bekal?

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
badge