Rabu, 07 Desember 2016

Kalau Jalan-Jalan Jangan Lupa Membawa Kartu Debit


K’Aie: “Bun, jangan lupa bawa uang receh buat besok.”

Uang receh yang K’Aie maksud tentu aja bukan bawa uang koin yang banyak. Yang dimaksud receh adalah uang kertas dengan nominal kecil seperti 2 ribu, 5 ribu, 10 ribu, paling besar 50 ribu sebanyak beberapa lembar.

‘Udah ada e-banking ini, bawa token aja, lah’

Chi masih suka berpikir kayak gitu. Terlalu mengandalkan e-banking karena nyaman. Padahal gak setiap saat bisa bertransaksi melalui e-banking. Gak semua tempat juga koneksi wifinya bagus. Kalau gak pegang uang tunai memang kadang merepotkan. Apalagi kalau lagi jalan-jalan.

Kayak beberapa waktu lalu, kami sekeluarga mau camping. Dari rumah berangkat sore hari, sampai daerah Lido sekitar pukul 7. Kami pun memutuskan cari makan dulu sebelum melanjutkan perjalanan ke Situ Gunung. Salah satu rumah makan padang di Lido yang kami pilih. Karena hanya rumah makan kecil, gak mungkin juga bayar pakai kartu debit. Untung diingatin sama K’Aie untuk bawa uang tunai.

Walaupun Chi lebih suka less cash *karena perasaan kalau megang uang tunai cepat habisnya hehehe* tapi untuk kegiatan sehari-hari juga masih butuh uang tunai. Dari mulai belanja ke pasar hingga bayar SPP. Biasanya K’Aie langsung kasih Chi uang. Tapi kadang K’Aie lagi gak ada uang tunai. Kalau udah gitu, K’Aie transfer ke rekening Chi sebanyak yang dibutuhkan *kadang dilebihin hehehe*. Untungnya Chi pakai debit BCA. Dan, di dekat rumah mudah banget ditemui ATM BCA. Di supermarket, pasar, dan di BCA nya sendiri. Atau kalau enggak, ambil uang tunai di salah satu minimarket dekat rumah. Gampang banget lah pokokya.

Kalau di dekat rumah memang enak. ATM BCA sangat mudah ditemukan di manapun. Kalau belanja pun Chi lebih suka bayar menggunakan kartu debit BCA. Tapi kadang suka bingung kalau lagi jalan-jalan. Bakalan susah gak ya cari ATM? Memang sih dari rumah udah siapin uang cash. Tapi siapa tau aja uang yang dibawa kurang. Kalau ada ATM kan membantu banget.


Pengalaman Chi selama ini sih gak terlalu sulit mencari ATM BCA. Jumlahnya dimanapun lumayan banyak. Setelah Chi tau kalau BCA dan Jaringan PRIMA udah bekerja sama, makin hip hip hore, deh. Kerjasama ini udah terjalin 15 tahun, lho. Dan Chi baru tahu banget. *Kudet, ya hehehe!*
Jaringan ATM PRIMA merupakan layanan switching ATM/Debet yang dikelola oleh PT Rintis Sejahtera dan beroperasi sejak Agustus 2000. Beranggotakan 60 bank, dengan jumlah jaringan ATM lebih dari 93.000 ATM. Jaringan PRIMA didukung pula oleh layanan PRIMA Debit untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan berbelanja bagi seluruh bank peserta PRIMA Debit melalui lebih dari 380.000 terminal EDC yang tersebar di berbagai merchant berlogo PRIMA Debit/ Debit BCA. Jaringan PRIMA didukung pula dengan web-based complaint handling system yang efektif dan efisien.
Jadi kalau Chi sedang di jalan dan butuh ke ATM untuk mengambil uang atau transaksi lainnya tapi gak ada ATM BCA, gak usah khawatir. Tinggal cari ATM yang berlogo PRIMA. Gak hanya itu, nasabah bank lain yang sudah masuk jaringan prima juga bisa menggunakan ATM BCA, lho. Tanpa dikenakan biaya!

Ada lebih dari 93.000 ATM PRIMA yang tersebar dengan 60 bank yang tergabung di jaringan PRIMA. Tentu ini sangat membantu kalau nasabah ingin melakukan transfer. Dan transfer di ATM PRIMA itu real time online. Artinya proses transfer dilakukan saat itu juga. Untuk kode transfer bank peserta PRIMA bisa dilihat di www.jaringanprima.com

Kalau lagi belanja pun begitu. Bank yang tergabung di jaringan PRIMA gak perlu khawatir. Tetap bisa bertransaksi dengan kartu debit menggunakan mesin EDC BCA di seluruh Indonesia. Tenang aja, gak akan dikenakan biaya merchant, kok. Ya, daripada bawa uang tunai dalam jumlah besar mending pakai kartu debit. Lebih nyaman dana mudah.

Jadi, sekarang udah gak ada cerita galau karena khawatir susah cari ATM, deh. Jalan-jalan pun makin semangat. Yang penting kartu debit jangan sampai ketinggalan :)

13 komentar:

  1. pakai jaringan Prima jadi aman, mau belanja tarik tunai atau transaksi lainnya bisaaaa

    BalasHapus
  2. Bawa uang banyak rasanya juga kurang nyaman sih... takut ilang hahaha, bkn krn apa-apa soalnya sering teledor. Btw, bawa tunia emang cepet habisnya wkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau saya suka lupa. Naro uang sembarangan :D

      Hapus
  3. Aku selalu pk debit teh chi, abis mls bawa2 uang cash banyak2 di dompet hehee

    BalasHapus
  4. Mbak Myra, saya juga suka deg-degan kalau ketinggalan kartu debbit. Kalau uang tunai kurang, bingung jadinya.

    BalasHapus
  5. Aku selalu bawa, tp sedia duit jg sih soalnya kadang lama antri, wehehehe

    BalasHapus
  6. itu selalu ada didompet debit mbaaa
    uang tunai yang jarang wkwkw

    BalasHapus
  7. aku pun kalo jalan emang enakan bawa kartu aja siih,
    Biar kagak boros dan bisa lebih jelas itungannya hehe.
    *anaknya emang medit*

    BalasHapus
  8. Kartu debit memang yang paling nyaman sih buat aku yang memang paling malas bawa-bawa uang tunai banyak.

    BalasHapus
  9. Iya kalau ada kartu debet ngapa juga harus bawa cash yang berlebiha

    BalasHapus
  10. Banyak manfaatnya dan handy ya mba.. jadi mau bertransaksi gampang :)

    BalasHapus

Terima kasih banyak sudah berkenan berkomentar di postingan ini. Mulai saat ini, setiap komen yang masuk, dimoderasi dulu :)

Plisss, jangan taro link hidup di kolom postingan, ya. Akan langsung saya delete komennya kalau taruh link hidup. Terima kasih untuk pengertiannya ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
badge