Selasa, 01 Maret 2016

Kiddle.co, Search Engine Khusus Anak (Bukan) Dari Google

Kiddle.co, Google, Search Engine

Seminggu yang lalu, Chi menjadi salah seorang narasumber dalam acara Sunday Sharing Blogdetik. Sebuah acara yang dilakukan teratur setiap 1 bulan sekali. Tema sharingnya bermacam-maca, bisa berubah-ubah setiap bulannya. Untuk tema bulan Februari 2016 adalah tentang parenting yang kali ini mengambil topik "Mengasuh Anak di Era Digital"

Chi tidak menjadi narasumber tunggal di acara tersebut. Ada Dr. Andyda Meliala dan juga partnernya mbak Kristi. Mereka berdua adalah ahli parenting. Sedangkan kapasitas Chi adalah sebagai narasumber yang akan berbicara tentang pengalaman pribadi. Dimana keseharian Keke dan Nai lekat dengan dunia digital.

Dunia digital dalam hal ini adalah dunia internet seperti dua sisi mata pisau. Positifnya banyak, negatifnya pun gak kalah banyak. Seringkali sisi negatifnya sampai menghkhawatirkan sehingga mungkin saja itu menjadi pertimbangan bagi bebeapa orang tua untuk tidak mengenalkan internet kepada anak. Tapi bukan berarti yang memilih untuk mengenalkan tidak punya rasa khawatir, ya.

Di postingan ini, Chi gak akan bercerita secara keseluruhan tentang apa aja yang disampaikan pada acara tersebut. Mungkin di postingan selanjutnya. Di acara tersebut, Chi menyarankan untuk memasang parental contro di rumah. Bisa lewat router, install aplikasi, atau saat ini sudah ada gadget yang punyaaplikasi parental control sendiri. Masukkan berbagai kata kunci terlarang di parental control tersebut.

Tentu saja gak menjamin 100% aman. Seperti yang mbak Kristi bilang kalau saat ini cari info di Google dengan memasukkan kata kinci 'banana' saja yang keluar bisa info tak terduga. Dan, tentu saja 'banana' tidak termasuk kata terlarang di parental control rumah kami. Berarti resiko tetap ada.

Beberapa hari yang lalu, Chi mendengar kabar kalau Google baru saja meluncurkan search engine khusus anak bernama Kiddle.co. Kalau dari warna solid di setiap huruf memang khas Google banget. Ada warna merah, hijau, kuning, dan biru.

Cara mencari informasinya sangat mudah. Sama aja kayak mencari info melalui Google.Chi udah coba memasukkan berbagai kata kunci 'aneh' yang sekiranya kurang atau tidak baik bagi anak-anak, sejauh ini tidak keluar sama sekali. Kabarnya, tim editor Google memang menyaring ketat, apa saja konten yang bisa keluar di search engine Kiddle.

Sedikit kekurangannya adalah masih belum komplit terutama untuk konten lokal. Chi coba cari konten tentang menyelesaikan soal matematika akar pangkat tiga ternyata tidak ditemukan. Chi coba cari konten tentang kartun Syamil dan Dodo, juga tidak ditemukan. Sepertinya tim editor Google masih harus bekerja keras untuk lebih banyak lagi memasukkan dan menentukan mana saja konten yang aman termasuk konten lokal. Walaupun begitu, gak ada salahnya sebagai orang tua menyambut baik search engine ini terlebih dahulu. Setidaknya bisa membantu mengurangi kekhawatiran orang tua terhadap bahaya dunia internet. Tapi tetap saja jangan lupakan pengawasan, ya :)

Next, Chi berharap semoga YouTube untuk anak juga akan segera ada.

Ralat (10 Maret 2016):

Berita terbaru yang Chi dapat dari beberapa sumber, ternyata Kiddle bukan dari Google. Bukan berarti Chi gak melakukan cek dan ricek ketika berita ini ditulis. Beberapa media yang Chi anggap terpecaya juga awalnya mengabarkan kalau Kiddle adalah search engine khusus anak versi Google. Terlebih tampilannya memang agak Google hanya versi anak. Membuat Chi percaya kalau memang dari Google. Baru-baru ini saja dikabarkan kalau situs ini memang menggunakan Google Safety Search. Tapi berarti dari Google.

Ya, apapun alasannya, Chi minta maaf untuk kekeliruan ini. Tapi, mau dari Google atau bukan kalau memang aman untuk anak tetap Chi dukung. Dan tetap jangan lupakan pengawasan.

post signature

13 komentar:

  1. Meskipun masih banyak yangvjarus dilengkapi tapi salut ya Mbak sama upayanya tim Google. Emang bahayanya gak terduga cari di search engine umum sih.

    BalasHapus
  2. Ya anak-anak memang harus punya search engine khusus ya mbak, jangan dicampur dengan punya orang dewasa karena bahaya sekali. Saya senang kalau Google sudah memulai hal ini, nanti saya coba deh :)

    BalasHapus
  3. wah iya search engine ini kudu di bookmark dan jadiin favorit keluarga yang punya anak kecil mbak

    BalasHapus
  4. Mau nyoba ah.. anak sy sih belom bs pake google atau search engine.. tp sbg ortu hrs prepare dan ga boleh kudet y

    BalasHapus
  5. belum coba, aku kasih tau pascal ah. Makasih infonya ya myr

    BalasHapus
  6. Senang ada pilihan untuk anak, jadi kita lebih aman rasanya membiarkan anak browsing.

    BalasHapus
  7. Semoga mesin pencari lainnya juga bisa menghadirkan filter seperti ini.

    BalasHapus
  8. fitur wajib nih, anak sekarang nyari tugas lewat google, takut malah nyari aneh2

    BalasHapus
  9. Jadi lebih aman ya mbak buat anak2 klo lg gugling sesuatu.

    BalasHapus
  10. Anakku belom dikenalin search engine sih, kalau nonton kartun di youtube juga dicariin dan diawasi, siapa tahu nanti berkenalan dengan internet bisa pakai kiddle ya, dan semoga lebih banyak konten buat anak-anak :)

    BalasHapus
  11. Iya Chi... kmrn coba konten yg jelas anak2 ga bisa terdeteksi ma kiddle..
    beneer mb... moga2 ke depan ada yg utk youtube jg

    BalasHapus
  12. Tapi anak2 sekarang jauh lebih cerdas dari orang tua nya hahaha #SerbaSalah

    BalasHapus
  13. Maaf Mbak.... boleh saya ngasih sedikit ralat?
    Setahu saya, Kiddle ini bukan hasil produksi atau pengembangan dari Google.

    Kiddle merupakan search engine yang dikembangin oleh pihak luar. Hanya dlm sistem pencariannya masih memakai google yang disetting dalam 'mode aman'. Selain itu, tim editor yang bertugas menyeleksi dan memilih-milih konten yg akan ditampilkan pada page di Kiddle sesuai topik yg dicari pengguna dalam batas aman untuk anak-anak dalam Kiddle juga bukan tim editor Google, Kiddle punya tim editor sendiri

    Banyak yg salah sangka klo kiddle ini keluaran/pengembangan google krn cara kerjanya yg sama seperti google yakni sebagai search engine. Padahal bukan.

    Beberapa hari yang lalu, Danny Sullivan yang merupakan co-founder of Search Engine Land, an industry publication that covers news and information about search engines mengatakan lewat twitternya bahwa "Google has NOT launched a kids search engine called Kiddle, despite some new reports you may read. It's a third-party using Google's results"

    Di halaman resmi kiddle juga menyebutkan bahwa kiddle adalah "Visual search engine for kids, powered by editors and Google safe search".

    Jadi, Jadi, kiddle bukan search engine kembangan google. Kiddle hanya piranti (search engine) luar yang memanfaatkan/menggunakan hasil pencarian dari Google, yakni pencarian 'mode aman' yang sudah saya singgung di awal tadi.

    Kesalahan mengira Kiddle adalah produk pengembangan dari Google ini sepertinya selain salah sangka dari orang-orang akibat cara kerjanya kiddle yg sama seperti google juga karena kesalahan translasi dan interpretasi media-media Indonesia terhadap berita-berita dari media2 luar yang kemudian dibaca luas oleh banyak orang. Karena setau saya (yg hanya sedikit dan sekilas), saat saya baca berita tentang kiddle dari media luar (salah satunya dailymail.co.uk) mereka sama sekali tidak bilang klo kiddle ini buatan/keluaran/pengembangannya google.

    Semoga menjadi masukan yang bermanfaat... :)

    BalasHapus

Terima kasih banyak sudah berkenan berkomentar di postingan ini. Mulai saat ini, setiap komen yang masuk, dimoderasi dulu :)

Plisss, jangan taro link hidup di kolom postingan, ya. Akan langsung saya delete komennya kalau taruh link hidup. Terima kasih untuk pengertiannya ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
badge