Featured Post

Bebas Nyeri Sendi Saat Mendaki dengan VIOSTIN DS

Kelihatan gagah, ya. Padahal aslinya sendi lutut terasa nyut-nyutan berkali-kali hehehe. Tapi sekarang udah ada solusinya. Baca aja cer...

Rabu, 29 April 2015

5 Tip Supaya Anak Tidur dengan Tertib dan Nyenyak

Keke dan Nai itu kalau biasanya kalau tidur gak lebih dari pukul 9 malam. Chi memang melarang mereka untuk tidur larut malam kecuali kalau hari libur. Kalau lagi libur, bolehlah sedikit larut. Tapi karena memang udah terbiasa, tanpa Chi harus sering mengingatkan pun, biasanya menjelang pukul 9, Keke dan Nai udah ngantuk dan bersiap-siap untuk tidur.

Memang pernah ada masa dimana Keke dan Nai tidur sampe larut malam banget. Sekitar pukul 1-2 dinihari. Bangunnya sekitar pukul 10 pagi. Tapi, itu dulu waktu belum sekolah. Kira-kira, saat usia batita. Sekarang udah enggak, lagi.

Chi punya 5 tip bagaimana membuat Keke dan Nai mau tidur dengan tertib dan nyenyak

Senin, 27 April 2015

Untuk Ayah yang Luar Biasa - Manfaat Kedekatan Ayah dengan Anak

Bunda: “Yah, kenapa sih, Ayah dulu suka ikut mandiin anak-anak waktu mereka masih bayi?”
Ayah: “Namanya juga ayahnya. Masa’ gak boleh mandiin?”
Bunda: “Iiihh, bukan gak boleh. Bunda malah seneng banget. Cuma kayaknya Bunda belum pernah sekalipun tanya kenapa.”
Ayah: “Ya, jawabannya itu tadi.”
Bunda: “Iya, sih. Cuma, bagi kebanyakan orang mungkin aja kurang umum kalau seorang ayah pake ikut terjun ngurusin anak. Apalagi mandiin anak-anak.”
Ayah: “Mungkin karena mereka gak tau caranya atau takut.”
Bunda: “Begitu, ya. Hmm… Bisa jadi, sih. Kok, Ayah tau caranya? Atau gak takut? Kan, Ayah juga waktu itu gak punya pengalaman ngurus anak?”
Ayah: “Tapi bisa dipelajari, kan?”
Bunda: “Iya, sih.”

Ketika Keke dan Nai masih bayi, yang selalu memandikan mereka setiap pagi memang ayahnya. Chi hanya bertugas menyiapkan segala kebutuhan perlengkapan mandi anak-anak. K’Aie bisa memandikan mereka setiap pagi karena jam kerjanya fleksibel. Setiap pagi, yang selalu K'Aie lakukan adalah menyuapi dan memandikan anak-anak, setelah itu baru berangkat ke kantor.

Tentu aja Chi seneng banget K’Aie mau terjun langsung mengurus anak-anak. Gak cuma sekedar memberi nafkah. Dan, saking senangnya, Chi sampe gak pernah bertanya kenapa K’Aie sampe mau ikut turun tangan langsung mengurus anak. Ah, maafkan Bunda yang gak pernah bertanya, ya, Yah ;)

Ngomong-ngomong tentang mandiin bayi, yang K’Aie lakukan gak cuma sekedar cibang-cibung trus selesai. Tapi dari mulai membuka baju, mandiin, hingga memakaikan baju, K’Aie selalu melakukan sambil mengajak Keke dan Nai ngobrol dan becanda. Gak heran kalau mereka selalu tertawa-tawa kalau lagi mandi. Sebelum mandi, dipijat sejenak supaya rileks. Setelah mandi dan dikeringkan badannya, kembali dipijat sejenak. Kalau udah beres hingga berpakaian, baru diserahin ke bundanya untuk disusui.

 Waktu anak-anak bayi, setelah mandi dan di kasih ASI, suka langsung pada tidur. Enak kali, badan segar sehabis mandi, rilek setelah dijitin, trus perut kenyang. :)

Masuk usia batita, momen dimandikan sama ayah juga paling ditunggu sama Keke dan Nai. Karena cuma ayah yang berani bikin Keke dan Nai 'terbang' setelah mandi. Mereka anak ketawa-tawa kegirangan :D

Jumat, 24 April 2015

Ketika Body Age Lebih Tua Dari Usia Kronologis

Kemarin, Chi datang ke acara seminar tentang diabetes yang disponsori oleh salah satu camilan. Setelah acara selesai, Chi mengukur kadar lemak dalam tubuh menggunakan sebuah alat yang bernama Bioelectric Impedance Analysis (BIA). Alatnya itu seperti timbangan digital tapi ada alat lagi yang kita genggam. Cara bekerjanya, arus elektroda akan mengalir dalam tubuh untuk kemudian diketahui hasilnya berupa angka digital. Tenang aja, gak berasa apa-apa, kok. Kayak menimbang badan biasa. Prosesnya juga sebentar banget. Sebelum diukur, Chi ditanya tinggi badan dan usia dulu. Datanya dimasukkan ke dalam alat tersebut.

Hasilnya, kadar lemak dalam organ tubuh Chi masih dalam batas normal. Sebelum acara juga dicek tekanan darah dan kadar gula dalam darah. Semuanya masih normal, alhamdulillah. Tapiiii... lumayan kelebihan lemak di bagian bawah kulit dengan kata lain gemuk hihihi. Berat badan Chi akhir-akhir ini juga lagi lumayan meningkat *pake kata lumayan biar lebih enak hihihi* *menghibur diri :p* Trus, body age Chi katanya lebih tua dari usia kronologis (= usia kita sekarang) yaitu xx tahun *rahasia hehehe* Ya, pokoknya Chi dijelasin kalau body age kita lebih tua dari usia kita sekarang, itu biasanya makan sedikit aja cepat gemuk. Bagusnya itu body age haus sama dengan usia kronologis, syukur-syukur kalau lebih muda.

Penyebab body age bisa lebih tua itu biasanya karena kurang olahraga, pola hidup, dan asupan makanan yang kurang terjaga. Kayaknya olahraga dan pola hidup memang lagi jadi masalah buat Chi, nih. Chi akhir-akhir ini lagi males olahraga, mulai rajin makan (terlalu larut) malam lagi, belum bisa mengurangi begadang, dan kurang istirahat banget. Huff! Harus disiplin lagi, nih. Penyakit Chi memang masih suka gak konsisten untuk urusan jaga kesehatan.

Ngomong-ngomong tentang olahraga, ada 3 olahraga yang Chi suka, yaitu

Selasa, 21 April 2015

Quote Mamah Mertua

"Kalau udah di usia Mamah sekarang, yang selalu diingat tentang anak-anak adalah tingkah laku lucu mereka ketika masih kecil. Segala rasa cape saat mengasuh mereka, Mamah udah lupa." - mamah mertua, 74 tahun -

Kalimat yang singkat dari mamah mertua tapi dalam maknanya.

Mungkinkah kita bisa mengenang segala tingkah lucu anak kelak kalau kita tidak pernah dekat sama mereka? Semuanya tentang kualitas. Semoga, Chi juga bisa seperti mamah mertua. Selalu dekat dengan anak-anak *merenung di pojokan*

Ps: Postingan tersingkat yang pernah Chi buat. Khusus untuk mamah mertua, Chi pernah membuat postingannya dengan judul "Superwomen Pun Ada Di Sekitar Kita"

Selamat Hari Kartini :)


post signature

Senin, 20 April 2015

3K Kunci Keberhasilan Pola Asuh - Bagian 1

3K, Kunci Keberhasilan Pola Asuh. Apa mungkin kita bisa sukses menerapkan pola asuh dengan 3K?

Banyak yang bilang -dari mulai pakar hingga masyarakat biasa- katanya menjadi orang tua berarti harus siap belajar seumur hidup. Gak ada yang namanya sekolah menjadi orang tua. Kalau gadget ada buku panduannya, menjadi orang tua mungkin ada juga, misalnya berbagai macam buku parenting, info dari internet, hingga berbagai seminar parenting. Cuma perbedaannya, gadget adalah sebuah benda. Kita bisa menstel dan meperbaiki gadget dengan mengikuti buku panduan. Kalau gak bisa juga, tinggal datang ke teknisi.

Sedangkan mendidik anak tidak begitu. Yang kita hadapi adalah manusia seperti halnya kita. Dari lahir mereka sudah mempunyai sifatnya sendiri-sendiri. Buku parenting mungkin saja banyak kita miliki, banyak info dari google yang sudah kita baca, belum lagi datang ke seminar parenting pun sampai berkali-kali. Tapi, tetap saja dalam mendidik anak, gak semudah membalikkan telapak tangan. Berdasarkan pengalaman, ada 3 hal mendasar yang bisa menjadi kunci keberhasilan pola asuh.

Minggu, 19 April 2015

Hari Senin, Harga Naik! Serba-Serbi Program Afiliasi CNI


Hari Senin harga naik!

Sering mendengar kalimat di atas? Chi sering dengar, waktu masih gemar nonton salah satu acara lawak di salah satu televisi. Acara lawakan parody dari sebuah talkshow di salah satu televisi lainnya. Kalimat ‘Hari Senin harga naik’ juga sebetulnya merupakan parody dari sebuah acara televisi tentang perumahan yang selalu tayang setiap weekend. Nah, hostnya itu sering bilang yang kalau tanggal sekian harga rumah akan naik. Maksudnya, sih, supaya yang tertarik pada buru-buru beli.

Namanya juga parody, Chi seringkali ngikik mendengar kalimat tersebut. Tapi, kalau kejadian di dunia justru suka dibikin pucing pala berbie kalau dengar harga-harga pada naik. Walopun berusaha untuk gak mengeluh dan selalu berusaha bersyukur masih diberi kemampuan untuk memenuhi kebutuhan. Pengennya, sih, ada penghasilan tambahan buat bikin dapur tetap ngebul. Atau paling gak bisa beli lipstik pake uang sendiri hehehe.

Sekarang ini, banyak online store yang menawarkan program affiliasi. Salah satunya CNI. Lama-lama, Chi penasaran juga. Tapi, apa itu CNI Affiliate atau program affiliasi CNI? Yuk, Chi jelasin serba-serbinya di bawah ini:

Jumat, 17 April 2015

iprice Tempat Asik Untuk Para Pemburu Diskon


Siapa yang suka barang diskon! *Langsung tunjuk tangan tinggi-tinggi*

Chi suka cari barang diskon *kalau gratisan lebih suka lagi. Ups! :p* Tapi masalahnya, Chi itu gak bisa nawar. Suka nyerah atau males duluan kalau harus nawar. Chi lebih suka harga yang pasti-pasti aja. Plus diskon yang pasti-pasti juga :D

Biasanya, kalau lagi pengen belanja online, Chi suka buka beberapa web sekaligus. Tujuannya buat bandingin harga. Atau melihat barang-barang yang dijual di beberapa toko online secara bersamaan biar bisa dibadingin. Tapi, suami selalu mengingatkan untuk jangan buka window terlalu banyak. Lagian emang agak ribet juga jadinya. Abis lihat di web OS (Online Store) A, mampir dulu ke OS B, trus pindah agi ke OS C, dan begitu seterusnya. Kalau di dunia nyata udah cape banget kali, ya, pindah-pindah toko sebelum akhirnya memutuskan belanja hihihi.

iprice. Pernah dengar namanya? Your one stop shopping destination, seperti itulah tag line iprice.

Iya, jadi iprice itu tempat asik untuk para pemburu diskon. Karena kita cukup buka web iprice aja, terlihat banyak info diskon dari beberapa OS. Mau diskon dari OS mana? Lazada, Zalora, Groupon, Air Asia, atau lainnya? Tinggal pilih aja.

Rabu, 15 April 2015

4 Tip Melatih Anak Disiplin Waktu

Melatih anak disiplin waktu itu penting. Chi paling sebel dengan yang namanya jam karet. Ya, bukan berarti Chi gak pernah telat. Tapi, kalau yang namanya telat sudah menjadi budaya, kayaknya sesuatu yang enggak banget.

Supaya jam karet gak jadi membudaya, tentunya perlu dilatih disiplin dengan waktu. Sejak kapan? Sedini mungkin kalau bisa. Cuma masalahnya, anak sampai usia balita itu belum paham banget dengan yang namanya konsep waktu.

"Kemaren sore, jam 1, Keke diajak jalan-jalan sama Bunda"

Pernah gak denger anak ngomong gitu. Misalnya cerita tentang pengalamannya jalan-jalan pake keterangan waktu 'kemaren sore' dan 'jam 1'. Padahal jalan-jalannya itu minggu lalu, itupun bukan sore tapi pagi.

Sebelum mengkoreksi pemahaman mereka tentang waktu, Chi harus sadar dulu kalau anak usia balita itu pemahaman tentang waktunya masih sangat terbatas. Pelan-pelan dikoreksi dan diajarkan yang benar. Tapi, bagaimana kita melatih anak disiplin waktu kalau mereka sendiri belum paham waktu?

Berikut adalah 4 tip melatih anak disiplin waktu sedini mungkin.

Senin, 13 April 2015

5 Tip Mengajarkan Anak Terbiasa Makan Dengan Tertib

5 tip mengajarkan anak terbiasa makan dengan tertib akan Chi bagikan di postingan ini. Karena menyenangkan rasanya punya anak yang bisa makan dengan cara tertib. Makannya gak berantakan, gak lari-larian, pokoknya sedikit atau zero drama saat waktunya makan hehe.

Teman Chi: "Anak lo mau, ya, duduk di meja makan. Coba kalau anak gue, udah jalan-jalan gak mau diem. Bikin gak tenang kalau lagi makan."

Temen Chi pernah berkata seperti itu saat kami bertemu. Eits! Chi bukan membanding-bandingkan siapa yang lebih baik, lho. Tapi, memang kalau anak mau tertib duduk saat makan, kita makannya juga tenang. Apalagi kalau anaknya juga udah bisa makan sendiri, nikmat deh rasanya hehehe.

Papah Chi: "Lihat Keke makan itu seneng. Anaknya tertib, gak mondar-mandir. Trus, gak pilih-pilih makan."

Itu ucapan Papah Chi sepulang dari mengajak Keke dan Nai berlibur ke Bali *tanpa Chi dan K'Aie hihihi*

Mamah mertua, "Kalau Keke liburan di sini, Mamah gak khawatir walopun gak sama ayah-bundanya. Makannya tertib. Mamah gak perlu nyuruh-nyuruh. Yang penting sediain aja makanan di meja makan. Pokoknya, Keke itu kalau udah jamnya makan pasti gak usah disuruh juga bakal ambil piring sama makanan sendiri. Makanan apapun juga dimakan sama dia. Apalagi ikan sama sambel. Lahap banget. Mamah suka khawatir kalau ketitipan cucu tapi susah makan. Khawatir sakit. Tapi, kalau Keke enggak. Dia gak pernah susah makan."

Mamah mertua sering bilang seperti kalau Chi titipin Keke. Kadang-kadang, Keke suka nginep di rumah kakek-neneknya kalau liburan sekolah. Nai belum pernah nginep tanpa orang tua. Kecuali waktu ke Bali itu.

Keke memang gak terlalu pemilih untuk urusan makanan. Di blog ini, Chi pernah menulis tip supaya Keke dan Nai tidak melakukan gerakan tutup mulut dan juga gak menjadi anak yang picky eater. Tapi, Chi belum pernah menulis tip tentang bagaimana membuat Keke dan Nai supaya mau makan dengan tertib.

Minggu, 12 April 2015

Bunda, Sebentar Lagi Kita Puasa?

Beberapa hari sebelum tahun baru 2015...

Nai: "Bunda, ke 2015 berapa hari lagi?"
Bunda: "5 hari lagi."
Nai: "Jadi, 5 hari lagi kita puasa? Yeaaaay!"
Bunda: "Ya, enggak. 5 hari lagi itu masuk ke 2015, Nai."
Nai: "Iya, artinya kita bakal puasa, kan, 5 hari lagi?"
Bunda: "Enggak, dong. Puasa Ramadhan masih bulan Juni."
Nai: "Itu berapa lama lagi?"
Bunda: "Yaaa... Masih beberapa bulan lagi, lah."
Nai: "Yaaa... Masih lamaaaa.."

Selasa, 07 April 2015

Sepertinya Nai Butuh Piknik

Sepertinya Nai butuh piknik. Hmmm... gak cuma Nai aja, sih, sebenarnya :p

Hari Senin lalu, Chi ambil rapor bayangan Keke dan Nai. Sebetulnya rapotannya itu hari Kamis lalu, tapi kami dari pagi udah berangkat ke rumah kakek-nenek Keke dan Nai. Jadi, ambil rapornya menyusul aja. Dan, minggu kemaren mereka long weekend selama 4 hari, deh.

Melihat deretan nilai akademis Nai yang bertabur angka 9-atas (95 ke atas), tentu aja Chi merasa senang. Apalagi nilai UTSnya hampir semuanya bernilai 99. Bikin guru dan banyak temannya gregetan dengan nilai-nilainya yang nanggung. Malah kata wali kelasnya, justru teman-temannya yang pada heboh kenapa gak dijadiin 100 aja. Abis tanggung dapet 99. Sementara, Nai tetep kalem hihihihi.

"Bagaimana dengan kegiatan belajar Nai di sekolah, Bu?"

Senin, 06 April 2015

Handy Manny

Suka atau pernah nonton kartun Handy Manny? Keke dan Nai pernah suka banget nonton Handy Manny. Sekarang bukan udah gak suka tapi udah lumayan lama mereka gak nonton.

Handy Manny adalah sebuah serial animasi yang rutin tayang di Playhouse Disney. Manny sebagai tokoh utama adalah seorang yang terampil yang selalu senantiasa membantu warga kota apabila ada barang-barang milik mereka yang rusak. Sebagai seorang yang terampil memperbaiki barang, kemanapun dia pergi selalu ditemani oleh perkakas. Namanya juga film kartun, perkakasnya pun bisa berbicara dan bernyanyi. Setiap perkakas juga mempunya karakter. ada yang lugu, suka ngedumel, lucu, ceroboh, dan lain-lain.

Kamis, 02 April 2015

Serunya Kulineran di Food Truck Festival Digitalicious 2015 Summarecon Digital Center

food truck festival digitalicious 2015, summarecon digital center, scientia square park

Beberapa hari lalu, salah seorang teman SMP di grup WA, upload banner Food Truck Festival Digitalicious 2015 yang akan digelar di Summarecon Digital Center (SDC). Chi pikir menarik juga, nih, eventnya. Apalagi tanggal 28 Maret bakal ada Blogger visiting di SDC.Dan, acara berlangsung dari tanggal 27 Maret - 5 April 2015

Makanan/minuman jalanan atau lebih dikenal dengan makanan/minuman kaki lima. Chi gak tau persis apa resep rahasia dari setiap pedagang makanan/minuman kaki lima ini, karena umumnya rasa kuliner yang mereka jajakan itu enak-enak. Bahkan beberapa diantaranya bikin ketagihan.

Eat Street, salah satu acara di National Geographic yang suka Chi tonton. Tentang beraneka makanan kaki lima di US. Makanannya gak cuma berhasil bikin Chi ngeces tapi tempat mereka berjualan juga menarik banget. Yup! Para penjual menjajakan makanannya di truk yang udah dimodifikasi, dibikin semenarik mungkin untuk mendatangkan pelanggan. Lucu-lucu, deh, truknya.

Di Indonesia, umumnya pedagang kaki lima masih menggunakan gerobak atau dipikul. Makanya, Chi tertarik banget untuk datang ke Food Truck Festival ini. Ternyata di Indonesia juga mulai ada! Asiiikkk, gak cuma lihat di televisi lagi.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
badge