Senin, 14 Juli 2014

Yang Dikenang Oleh Anak

Kemarin, dalam perjalanan menuju Bandung, ketika kendaraan kami melintas tempat futsa di dekat rumah...

Nai: "Ini kan tempat waktu Ima kartinian pas TK."
Bunda: "Iya, gitu?" *Chi pura-pura gak inget
Nai: "Iya, Bun. Masa' lupa, sih. Itu, lho, acara hari kartini yang semua disuruh pake baju daerah. Trus, acaranya permainan tradisional."
Bunda: "Kok, Ima masih inget, sih? Emang Ima suka sama acaranya?"
Nai: "Seru, Bun..."

Lalu, meluncurlah dari mulut Nai apa aja yang dia ingat ketika acara kartinian. Acara waktu dia masih di TK A.

Bunda: "Kalau acara family gathering, Ima suka, gak?"
Nai: "Family gathering itu apa?"
Bunda: "Itu, lho, acara yang suka diadain waktu Ima playgroup dan TK."
Nai: "Iya, yang mana?"
Bunda: "Yang acaranya sama semua orang tua. Trus, ada game macem-macem. Yang suka diadain dilapangan TPC."
Nai: "Gak inget."

Waktu Nai bilang kalau dia gak inget sama acara family gathering, Chi gak kaget, sih. Kejadian yang kurang lebih sama pernah terjadi beberapa tahun lalu.

Keke begitu terkesan dengan acara Hari Gembira yang diadakan sekolahnya waktu Keke masih duduk di PG besar. Untuk hal yang sama, Keke gak inget dengan acara family gathering.

Acara kartinian, hari gembira, dan family gathering adalah 3 acara dari beberapa acara yang pernah diadakan oleh sekolah Keke dan Nai ketika mereka masih playgroup dan TK. Acara kartinian, cukup rutin diadakan setiap tahun. Tapi, konsep acaranya berbeda setiap tahunnya. Nah, acara kartinian yang paling berkesan untuk Nai adalah yang konsepnya permainan tradisional antara ibu dan anak. Ibu dan anak saling bekerja sama mengikuti beberapa permainan tradisional. Nanti setiap selesai mengikuti permainan, akan mendapat poin di kartu yang sudah diberikan sebelumnya.

Untuk hari gembira juga semacam family gathering. Konsepnya mirip seperti acara kartinian yang berkesan bagi Nai. Ada beberapa game yang harus dimainkan, trus nanti dapet poin. Bedanya, kalau kartinian dilakukan antara ibu-anak, sedangkan hari gembira yang melakukan adalah anak dengan kedua orang tuanya.

Acara kartinian dan hari gembira yang berkesan untuk Keke dan Nai hanya dirasakan sekali. Justru yang rutin setiap tahun diadakan adalah family gathering. Acara rutin setiap awal tahun, dimana seluruh orang tua berkumpul dan dibuat kelompok-kelompok yang sudah ditentukan sebelumnya. Mengikuti beberapa game yang sudah dibuat sekolah.

Menarik sebetulnya, kenapa acara family gathering yang rutin diadakan setiap tahun justru kurang mendapat kesan di hati Keke dan Nai. Menurut Chi, karena pada acara family gathering yang berkompetisi adalah orang tuanya. Game-gamenya banyak yang sulit dilakukan oleh anak-anak. Memang, sih, acaranya seru. Sesama orang tua bisa saling mengenal dan akrab. Sayangnya karena anak-anak kurang dilibatkan, mereka pun lebih banyak berlarian dengan teman-temannya atau ngekor orang tuanya.

Waktu itu, Chi pernah usulin ke pihak sekolah untuk lebih rutin mengadakan family gathering dengan konsep seperti hari gembira aja. Karena anak-anak yang lebih dilibatkan. Sehingga anak juga terkesan. Tapi, sekolah juga mungkin punya pertimbangan sendiri, ya. Akhirnya, tetap aja yang rutin dilakukan setiap tahun adalah acara family gathering.

Pelajaran yang bisa Chi ambil dari sana adalah ketika kita mengajak anak-anak, pastikan mereka gak hanya sekedar sebagai pelengkap. Mereka pun harus bisa menikmati. Ketika mau jalan-jalan, Chi suka mikir dulu, anak-anak bakal menikmati gak, ya? Kalau cuma sekedar diajak dengan alasan belum bisa ditinggal, mendingan jangan. Kan, salah satu tujuannya juga pengen meninggalkan kesan di hati anak-anak. Jadi, mereka harus dilibatkan :)

Oiya, hari ini umumnya hari pertama masuk sekolah, ya. 'Met sekolah. Kalau Keke dan Nai udah masuk dari seminggu lalu, nih. Semangat, ya!

post signature

10 komentar:

  1. nah setuju banget itu mak. jangan sampe anak2 jadi pelengkap aja pas jalan2, sebisa mungkin aku bikin acara jalan2 yg anakku suka, kalo dia bete kan ribet juga. jalan2 jadi nggak seru lagi :( kaya pas mo camping di gunung kemarin, dari mulai sewa tenda sampe packing aku ajakin biar dia semangat :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. biasanya kalau anak2 dilibatkan akan melekat diingatannya, ya, Mak :)

      Hapus
  2. Kl anak seneng pasti orangtuanya tambah seneng ya mak...di sini masuknya hbs lbaran mak..byk liburnya hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau saya lebih seneng anak2 sekoah pas ramadhan hihi

      Hapus
  3. berarti ada sesuatu yg bisa dikenang sama si anak dan kadang mereka juga lupa ya,,,hmmm baru tau,,aku pikir setiap anak pasti ingat,,,soalnya pikiran mereka kan masih fresh

    BalasHapus
    Balasan
    1. mereka memang masih fresh, tapi tetep aja kapasitas otak kan terbatas, mak :)

      Hapus
  4. Kakak keke dan nai,,, toss dulu samaan sama farrell masuk sekolahnya :)

    BalasHapus
  5. wah keke dan nai sudah masuk sekolah duluan ya....

    lebih berkesan acara kartinia ya Nai??

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, Mbak. Karena pas kartinian anak2 terlibat :)

      Hapus

Terima kasih banyak sudah berkenan berkomentar di postingan ini. Mulai saat ini, setiap komen yang masuk, dimoderasi dulu :)

Plisss, jangan taro link hidup di kolom postingan, ya. Akan langsung saya delete komennya kalau taruh link hidup. Terima kasih untuk pengertiannya ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
badge