Rabu, 16 April 2014

Kalau Badut Masuk Mana, Mah?

Ini bukan celotehan Keke dan Nai, tapi celoteh Fabian - keponakan Chi. Fabian (4,5 tahun) lagi dinasehatin mamanya karena memukul kakaknya.

Mama Bian : "Kamu gak boleh suka mukul gitu, Bian. Nanti dosa. Kalau dosa masuk neraka, lho. Fabian mau masuk neraka?"
Fabian        : "Kalau badut masuk mana, Ma?"

Wkwkwk.... Fabian memang takut sama badut. Jadi, mungkin dalam pikirannya terserah deh masuk mana aja selama gak ada badut di dalamnya. :D

Ya biar gimana Fabian kan masih balita. Surga dan neraka itu sesuatu yang gaib dan bagi anak-anak mungkin hal gaib itu agak susah ditangkap maksudnya. Bukan berarti kita gak boleh mengenalkan agama kepada anak-anak. Tentu aja anak-anak juga harus mengenal agama sedini mungkin. Tapi mungkin cara penyampampaiannya disesuaikan juga dengan pemikiran mereka.

"Bian kan tau kalau dipukul itu sakit. Jadi, Bian gak boleh suka mukul. Kasihan kan Kakak. Gak boleh mukul-mukul lagi dan harus minta maaf, ya."

Chi pikir kalau kita menyampaikan seperti contoh kalimat di atas, bahwa memukul itu akan menimbulkan sakit, anak lebih bisa mengerti. Karena rasa sakit itu rasanya. Jadi, dikombinasikan aja. Menjelaskan secara agama dan juga jelaskan tentang rasa yang timbul dari memukul. Menurut Chi begitu.

post signature

28 komentar:

  1. iyah bun memang kadang agak bingung mengenalkan agama sama anak2, seperti waktu itu kanaya pernah tanya Allah itu laki-laki atau perempuan, saya jelaskan tetap ngeyel , dan pengen jawaban laki2 atau perempuan

    BalasHapus
    Balasan
    1. karena anak2 masih taunya sesuatu yang bener2 bisa dia lihat :D

      Hapus
  2. hahaha,,anak pintar cepat tanggap ya,,bagus nak,,lanjutkan,,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau dilanjutkan, ibunya tambah pusing hehe

      Hapus
  3. hahaha...kalo ara nanya, surga itu di mana? pusing jawabnya

    BalasHapus
  4. hahahahaha....ada2 aja sih bian,kreatif ya jawabnya hehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. anak2 memang suka gak terduga jawabannya :D

      Hapus
  5. Hahaha... lucu juga ya..
    kalau aku juga lebih suka pakai cerita yang bawah, sakit, nggak sakit. anak lebih mudah mengerti

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, untuk anak memang kelihatannya lebih mudah menangkap contoh kalimat itu ya :)

      Hapus
  6. hahaha, dunia anak.. pemikirannya memang beda. :D

    BalasHapus
  7. Menurutku, konsep surga dan neraka versi yang ada sekarang ini berbeda dengan konsep surga neraka versi Alquran yang sebenarnya, sehingga susah menerangkan ke anak-anak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. yang benar memang seharusnya berpatokan pada al-quran. Tapi, mnrt saya kembali lagi gimana kita mengajarkannya kpd anak2. Harus disesuaikan dengan bahasa dan daya tangkap mereka

      Hapus
  8. Cihuuuy, Badut2nya udah pada masuk penjara, Bian. Hahaha

    Lebih pada penjelasan, daripada menakut2i ya, Mba. . .

    BalasHapus
    Balasan
    1. anak2 biasanya lebih bisa menerima apa yang mereka lihat dan rasakan :)

      Hapus
  9. Tergantung Dik, badutnya nakal gak? hehe... ntar malah Bian tambah bingung klo dijawab begitu ya... :)
    Setuju, Chi... menjawab pertanyaan anak memang harus super hati-hati...

    BalasHapus
    Balasan
    1. harus yang mausk ke cara berpikir mereka :)

      Hapus
  10. kalau badutnya baik masuk surga kali ya hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nanti Bian bingung mau masuk mana :p

      Hapus
  11. Hahaha, jadi tergantung badut ya Mak :D

    BalasHapus
  12. Hahaha... aira juga takut sama badut. Padahal udah dijelasin, gapapa sayang itu cuma kakak yg pake kostum. Abis itu pertanyaannya brubah, yg biasanya bilang, "Ma, kmrn ada badut?" Berubah jadi. "Ma, kmarin ada kakak pake kostum?" XD

    BalasHapus
    Balasan
    1. kenapa ya anak2 itu banyak yg takut badut? nyeremin kayaknya haha

      Hapus

Terima kasih banyak sudah berkenan berkomentar di postingan ini. Mulai saat ini, setiap komen yang masuk, dimoderasi dulu :)

Plisss, jangan taro link hidup di kolom postingan, ya. Akan langsung saya delete komennya kalau taruh link hidup. Terima kasih untuk pengertiannya ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
badge