Rabu, 11 Desember 2013

Penghematan Ala Belanja Online

Ibarat mall yang kian hari kian menjamur, terutama di kota-kota besar, toko online pun demikian. Sebagai penggemar belanja online, semakin banyaknya toko online tentu saja bikin saya gembira sekaligus meningkatkan kewaspadaan. Saya gembira karena makin banyak pilihan toko online yang bisa saya jelajahi. Tapi harus semakin meningkatkan kewaspadaan, karena gak sedikit toko online yang palsu. Mempermainkan kepercayaan customer. Padahal dalam kegiatan jual-beli online, kepercayaan itu adalah modal yang paling utama.

Walaupun semakin banyak toko online, saya tetap punya toko online pilihan. Toko online yang biasanya selalu saya andalkan kalau saya ingin membeli sesuatu. Salah satu toko andalan saya adalah Lamido. Toko online yang satu ini sebetulnya bukan nama yang asing, karena berada di bawah group Lazada.

Salah satu alasan utama saya menggemari belanja online adalah penghematan. Yang namanya penghematan itu kayaknya emak-emak banget, deh, hehehe. Dan ngomong-ngomong tengtang penghematan, gak cuma menghemat uang aja yang harus dipertimbangkan. Hemat waktu juga harus dipertimbangkan, lho.

Hemat uang. Saya punya cara ampuh yang selalu saya praktekan ketika belanja online, yaitu cari toko online yang berkonsep one stop shopping atau kalau kata anak muda sekarang ‘palu gada (apa yang lu mau, gua ada). Dengan one stop shopping, kita bisa membeli beberapa barang sekaligus. Dan itu artinya penghematan ongkos kirim.

Contohnya, gini, umumnya ongkos kirim itu di hitung per kilogram. Untuk toko online di Jakarta, kalau mau ngirim ke rumah saya, biasanya kena ongkos kirim Rp.9.000 per kilo. Katakanlah 1 baju beratnya 250gr, mendingan saya beli 4 baju sekaligus di toko online yang sama daripada saya beli 1 baju di toko online A trus baju lainnya di toko online B, C, dan D. Kemahalan ongkos kirimnya nanti :D

Wew, beli baju banyak amat! Gak mubazir apa?

Ya, itu kan cuma contoh soal hehe. Kita bisa beli macem-macem dalam 1 pengiriman aja. Gak semua isinya baju, dan gak harus belanja baju juga. Bisa juga belanja elektronik, kosmetik, kebutuhan rumah tangga, atau yang lainnya. Yang penting kita harus cermat menghitung ongkos kirim.

Hemat waktu. Cari juga toko online yang detil setiap item yang dijual. Mulai dari harga, spesifikasi barang, deskripsi, cara pembayaran, bahkan lebih bagus lagi kalau tertera berapa stok yang tersedia untuk barang tersebut. Yang membedakan transaksi jual beli di toko konvensional dan toko online adalah kita gak bertatap muka secara langsung dengan penjualnya kalau belanja di toko online. Jadi, kalau tidak terlalu detil dan bikin customer bolak-balik tanya sebetulnya itu sangat gak menghemat waktu. Apalagi kalau respons dari penjualnya sangat lambat. Walaupun saya coba memaklumi, mungkin aja lambat karena lagi banyak order, tapi kalau terlalu lambat biasanya saya akan mencari toko online lain.



Salah satu toko online yang bisa memenuhi pertimbangan saya dalam menghemat waktu dan uang, udah saya sebutin di atas, yaitu Lamido Indonesia. Berada di bawah grup Lazada, membuat saya tidak perlu meragukan lagi kualitas Lamido.

Mumpung sebentar lagi musim liburan sekolah, tahun baru, sementara hasrat untuk belanja juga tinggi, jadi mending mulai cari, deh, toko online yang berkonsep one stop shoping dan praktekin tips hemat ala saya:)

post signature

21 komentar:

  1. Belom pernah beli baju online sih saya. Istri yang sering. Hemat emang juga dalam hal waktu kalo belanja di olshop ya Mba.

    BalasHapus
  2. Iya mak, emang lebih hemat sih kalo dipikir2, saya juga jarabng ke mall. Ke mall kalo lagi jenuh aja di rumah terus

    BalasHapus
  3. Memang lebih efisien, tetapi kontak langsung tak pernah dapat tergantikan.

    BalasHapus
  4. Ini sama terpercayanya dengan Lazada ya mak

    BalasHapus
  5. Idem. Aku juga kalo respons telat, langsung cari yang laen. Untungnya OL shop langgananku customer oriented banget, selalu memuaskan :)

    BalasHapus
  6. baru tahu lamido,ternyata saudaraan sama lazada ^^

    BalasHapus
  7. saya baru dengar ada lamido :D

    BalasHapus
  8. aku juga sudah kenalan sama dua saudara ini hehehe

    BalasHapus
  9. ooh palu gada kepanjanganya itu yah, di instag ada toko namanya palu gada...aneh aja hari gini masa namanya palu gada (senjatanya wayang) tyt oh tyt

    BalasHapus
  10. aku pernah beli di lamido ini mba, dan emang pelayanannya memuaskan sama dengan lazada juga, pokonya jadi pengen beli2 lagi disana *kekepindompet* :))

    BalasHapus
  11. bonus tahun baru buat belanja :D

    BalasHapus
  12. sharing nih mba, terus terang saya br pertama kali belanja di lamido, dan kebetulan sistem nya agak beda dgn yg biasa saya pakai. untuk pembayaran di lamido itu bisa langsung sekaligus atau harus per transaksi sih mb? soalya saya beli 2 barang, udah dpt sms dr lamido kode orderannya ada 2, tapi berhubung saya memakai e banking yg mmg kena biaya per transaksi, saya jadiin satu totalnya trus saya transfer ke rek lamido. kmudian saya konfirm pembayaran via web, saya masukkan satu2 sesuai kode orderannya. tapi kan jumlah jadi terpecah. nah itu tetap masuk kategori berhasil ga ya mba?
    mohon sharingnya mba terimakasih

    BalasHapus

Terima kasih banyak sudah berkenan berkomentar di postingan ini. Mulai saat ini, setiap komen yang masuk, dimoderasi dulu :)

Plisss, jangan taro link hidup di kolom postingan, ya. Akan langsung saya delete komennya kalau taruh link hidup. Terima kasih untuk pengertiannya ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
badge