Featured Post

Terapi Air Alkali, Pristine 8+, Untuk Kesehatan Lambung

Keringat dingin mulai terasa lagi. Beberapa kali Chi meringis di sepanjang perjalanan ketika perut mulai protes. Rasa diaduk-aduk sehingg...

Selasa, 30 Desember 2008

Reunian Dan Selamat Jalan

Tanggal 24 Desember kemarin ada cerita seneng & sedih.

Reunian



Hari itu Chi punya janji mau ketemu 'ma temen-temen 1 gank waktu jaman kuliah, reunian kecil-kecilan ceritanya. Emang sie dari 8 orang yang bisa ngumpul cuma setengahnya alias cuma 4 orang. Tapi gak apa-apa lah yang penting bisa ngumpul lagi. Karena udah lama banget gak ketemuan. Terutama sejak pada nikah & punya anak, makin susah deh kalo di ajakin ngumpul. Ada acara keluarga lah, anak yang sakit, dll. Pokoknya seinget Chi sejak pada nikah belom pernah tuh ketemuan dengan formasi lengkap, pasti ada aja yang gak bisa ikutan.

Rabu, 24 Desember 2008

Through The Years

Hari Sabtu kemaren dateng ke acara kawinan di Balai Sudirman. Penyanyi yang ada di kawinan itu nyanyiin lagu "Through the years - Kenny Rogers"

Chi udah lama... banget gak dengerin lagu ini. Ini lagu enak banget (Chi suka banget 'ma lagu-lagunya Kenny Rogers & Barry Manilow). Saking enaknya sampe hari ini masih kebayang-bayang 'ma ini lagu. Dan sampe postingin ini lagu..

Ini liriknya

Through The Years - by Kenny Rogers

I can't remember when you weren't there
When I didn't care for anyone but you
I swear we've been through everything there is
Can't imagine anything we've missed
Can't imagine anything the two of us can't do

Through the years, you've never let me down
You turned my life around, the sweetest days I've found
I've found with you ... Through the years
I've never been afraid, I've loved the life we've made
And I'm so glad I've stayed, right here with you
Through the years

I can't remember what I used to do
Who I trusted, who I listened to before
I swear you taught me everything I know
Can't imagine needing someone so
But through the years it seems to me
I need you more and more

Through the years, through all the good and bad
I knew how much we had, I've always been so glad
To be with you ... Through the years
It's better every day, you've kissed my tears away
As long as it's okay, I'll stay with you
Through the years

Through the years, when everything went wrong
Together we were strong, I know that I belong
Right here with you ... Through the years
I never had a doubt, we'd always work things out
I've learned what love's about, by loving you
Through the years

Through the years, you've never let me down
You've turned my life around, the sweetest days I've found
I've found with you ... Through the years
It's better every day, you've kissed my tears away
As long as it's okay, I'll stay with you
Through the years!

Jadi makin cinta aja 'ma ayah tiap kali denger lagu ini. I love honey.. post signature

Senin, 22 Desember 2008

Macet Dan Artis

Libur tlah tiba.. libur tlah tiba... Hore... Hore... Hore...!!!

(lagunya Tasya)

Asik nih bentar lagi libur panjang... Biarpun ibu rumah tangga tapi tetep seneng dong kalo ada libur panjang. Kenapa? Karena anak-anak kan libur sekolah, dan itu artinya Chi juga bebas dari rutinitas anter jemput ke sekolah (malah kadang-kadang nungguin). Bisa bangun agak siang dari biasanya (ini dia yang ditunggu-tunggu. Hehe...). Apalagi kalo ayah juga ikut cuti, pasti bakalan lebih asik lagi...

Tadinya sie kami gak punya rencana apa-apa buat ngabisin libur panjang ini. Lagi pengen di rumah aja. kalopun jalan-jalan ya jalan-jalan seputaran Jakarta aja.. Tapi rencana kayaknya bakalan berubah.. Kayaknya kami bakal ngabisin liburan panjang ini di Ciamis. Karena setelah tanya sana-sini keluarga besar juga bakal liburan ke sana. Kayaknya bakalan seru nie... Jadi mungkin kami bakal liburan kesana...

Cuma kalo kami liburan kesana itu artinya Chi bakal ngilang sementara dari peredaran terutama di dunia inet.. Karena boro-boro bisa inetan, signal HP aja gak sampe ke sana. Kalo mau nelpon harus naik ke bukit dulu. Hahaha....

Kali ini Chi mau nulis tentang pemikiran Chi... Serius amat ya kesannya.. hihihi... Ada 2 hal sie yang lagi Chi pikirin... Ganggu banget sie enggak, cuma pengen aja di tulis di blog... kali aja kita bisa berbagi pendapat...

Jumat, 19 Desember 2008

Mirip Cina

Kalo ada bayi yang baru lahir pasti orang tuanya suka ditanya, mirip siapa ya anaknya? Ayahnya apa ibunya? Tapi kalo kata Chi sie kalo bayi baru lahir lebih seringnya belom mirip siapa-siapa. Maksudnya mirip ke ayah gak terlalu, ke bundanya juga gak terlalu. Masih suka berubah-rubah. Walopun gak semua bayi kayak gitu kali ya.. Paling gak kalo Keke & Nai itu waktu lahir belom ketauan mirip siapa-siapanya. Kadang ada yang bilang mirip ayahnya, kadang ada yang bilang mirip bundanya.



Ini foto Keke, ayah, bunda waktu masih kecil. Ayo mana Keke, mana ayah dan mana bunda? Hehehe...

Waktu Keke kecil Chi pernah iseng bikin ngegabungin foto Keke, juga foto ayah-bundanya waktu kami berdua masih kecil. Maksudnya sie buat ngebandingin kira-kira Keke mirip siapa ya... Ternyata setelah di perhatiin kok perpaduan dari ayah & bunda ya.. Hehehe... Atau ada pendapat lain?

Makin Keke gede, makin banyak yang bilang kalo Keke itu mirip sama bundanya. Horeeeee, Bunda yang menang!!!! Hehehe....

Nah yang unik itu Nai. Waktu dia lahir belom bisa diterka dia lebih mirip ke siapa.. ayahnya apa bundanya.. tapi ya maklum aja sie masih kecil kan...

Tapi makin Nai gede, masih belom ada aja yang bilang kalo Nai itu mirip ke ayah atau bunda. Masih 50 : 50 gitu lah.. Banyak yang tanya "Nai itu laki-laki apa perempuan?". Kami pikir karena Nai emang gak kami kasih anting sama sekali, makanya suka ada pertanyaan kayak gitu ya..

Tapi yang paling lucu justru banyak yang bilang gini.. "Nai kok kayak Cina ya?". Gak 1 atau 2 orang aja yang bilang Nai kayak Cina. Tapi banyak banget. Hehehe... Kadang malah ada orang yang bener-bener gak bisa nutupin kebingungannya dia trus nanya-nanya. Karena mukanya Nai kok kayak Cina tapi orang tuanya gak kayak Cina. Malah orang yang tadinya gak tau ayahnya Nai sempet nyangka kalo ayahnya Nai itu orang Cina. Makanya begitu tau wajah ayahnya Nai, mereka sempet bingung karena ternyata ayahnya juga gak mirip orang Cina..

Chi sie maklum aja kalo orang-orang suka banyak yang bingung. Emang sie kalo kita perhatiin juga Nai mukanya agak-agak kayak orang Cina. Kulitnya gak item, tapi juga gak putih banget. Matanya gak kecil-kecil banget kalo kata Chi, tapi mungkin karena ujungnya yang narik jadi keliatan kayak sipit. Udah gitu rambutnya lurus... banget. Rata-rata orang asia timur kan rambutnya lurus ya.. Padahal ayah-bundanya itu ikal, Keke pun ikal. Cuma Nai aja yang lurus. Makanya gak heran sie banyak yang nyangka Nai itu anak Cina. Hihihi...

Emang sie kalo liat dari ayah-bundanya dia gak mirip-mirip banget. Istilahnya gak foto copy-an lah... Tapi gak tau ya kalo udah gede nanti. Cuma kalo liat keluarga besar dari mamahnya Chi, wajahnya kebanyakan ya kayak Cina gitu. Makanya sering disangka keluarga Cina. Mungkin Nai nurun dari keluarga besar mamah ya.. karena biar gimana kan masih 1 gen..

Kalo Chi sama Kak Aie sih nyantai aja... Yang penting Nai itu kan emang anak kandung kami. Ya iya lah... hehehe... Malah kadang-kadang orang baru bilang "Nai itu mirip siapa ya...". Kami langsung bilang aja, "Kayak Cina ya.." Hehehehe...

Di bawah ini foto-fotonya Nai. Dari bayi sampe sekarang. Mirip orang Cina gak? Hehehe...


post signature

Rabu, 17 Desember 2008

Cara Membuat Mobil-mobilan dari Botol Bekas

Bahan :
1 buah botol plastik bekas
4 buah tutup botol (untuk ban mobil)
2 buah sedotan
Selotip
Cara Membuat :
Lubangi bagian badan botol depan & belakang (untuk memasukkan sedotan).
Bagi 2 salah satu sedotan. Sedotan yang sudah di potong 2 lalu di masukkan ke botol yang sudah di lubangi.
Masukan tutup botol yang sudah dilubangi terlebih dahulu ke masing2 sisi sedotan.
setelah tutup botol di masukkan ke sedotan. Sedotan lalu di lapisi selotip agak tebal. tujuannya supaya ban mobilnya gak mudah lepas.
Tempel 1 buah sedotan lagi di bagian belakang mobil. Sebagai pegangan mobil-mobilan..
Simpel kan bikinnya? Mudah-mudahan gak bingung ya baca instruksinya :)

Senyum

Chi gak pernah melarang anak-anak untuk bersedih atau menangis. Termasuk ke Keola. Yang katanya kalo anak laki-laki itu gak boleh nangis.
Kalo kata Chi siapapun boleh bersedih. Menangis pun boleh. Termasuk untuk laki-laki. Karena menurut Chi ini hal yang manusiawi banget. Laki kan juga manusia. Punya rasa, punya hati.. *Halah kayak lagu banget. Hihihi...*
Yang dilarang sama Chi adalah sikap yang berlebihan. Silahkan bersedih, menangis pun boleh asal jangan berlebihan. Anak perempuan sekalipun gak boleh berlebihan kalo menangis..

Senin, 15 Desember 2008

Kelabu

Semuanya pasti tau lagu balonku kan? Salah satu lirik di lagu balonku adalah hijau, kuning, kelabu, merah muda dan biru.

Ternyata kata-kata kelabu punya arti tersendiri buat anak-anak..

Keola (kira 2 s/d 2,5 tahun yang lalu - seumuran Nai sekarang deh)

Lagi nyanyi lagu balonku.. sampe lirik yang ada kata kelabunya, Keke mulai bertanya..

Keola : "Bun, kelabu itu kemana sih? Keke gak tau"
Bunda : "Kelabu itu artinya abu-abu Ke"
Keola : "Ih...! Bukan abu-abu bunda!! Tapi kelabu. Itu kemana sih?!!"
Bunda : "Maksud Keke apa ya?" *bingung 'ma pertanyaan Keke*
Keola : "Kan di lagunya itu hijau, kuning, kelabu.. Hijau sama kuningnya lagi pergi kemana? Kelabu itu tempat apa sih?!"
Bunda : "Oooooh itu maksudnya!!! Hahahahaha.. Ke labu (pergi ke labu maksud Keke). Itu bukan nama tempat Keke"
Keola : "Trus nama apa dong?"
Bunda : "Kelabu itu artinya abu-abu Ke"
Keola : "Kenapa kelabu itu artinya abu-abu?"
Bunda : "Ya karena sama aja. Jadi kalo ada orang yang bilang ini warna kelabu artinya sama dengan abu-abu.
Keola : "Kenapa kelabu artinya sama dengan abu-abu?"
Bunda : "????"

Ya gitulah anak-anak. Satu penjelasan di balas dengan 1 pertanyaan baru, begitu seterusnya, sampe lama-lama suka bingung jawabnya..

Naima (usia 2th 7bln, kejadian semalem)

Lagi nyanyi lagu balonku juga.. Setelah lewat bagian kelabunya..

Naima : "Bun, hijau cama kuningnya kelabu ya.."
Bunda : "Maksud Ima?" *Kali ini pura-pura gak ngerti*
Naima : "Kelabu itu kan kecana, kecana, tlus belok cini.. campe deh kelabu" *Gayanya udah kayak orang lagi nunjukin jalan*
Bunda : "Emang kelabu itu tempat apa sih Nai" *Chi mulai penasaran 'ma penjelasan Nai*
Naima : "Tempat makan"
Bunda : "Tempat makan?" *Chi mulai bingung nih*
Naima : "Iya.. kan hijau, kuningnya lagi makan labu di cana. Di depan lumah"
Bunda : "O... jadi itu maksud Ima kelabu... Hihihihi..."

Punya 2 anak ternyata punya pendapat yang berbeda tentang arti kelabu.. Dari situ Chi jadi penasaran, bagaimana kalo kelabu ini ditanya ke anaknya temen-temen Chi. Bisa jadi kelabu mempunyai 1001 arti atau bahkan berjuta-juta arti ya... Padahal dari 1 kata aja. Hihihihi...

post signature

Sabtu, 13 Desember 2008

Imunisasi Hepatitis A

Chi pernah cerita kan kalo anak-anak itu gak ada takut-takutnya 'ma yang namanya obat, malah mereka termasuk yang doyan obat. Ke rumah sakit udah berasa piknik kayaknya buat mereka. Selalu aja girang..
Tadi pun begitu. Tadi pagi Chi bawa anak-anak ke rumah sakit. Nai mau di imunisasi hepatitis a. Nai udah tau mau di imunisasi dari 2 hari sebelumnya. Gak sengaja dia denger chi nelepon rumah sakit buat ambil nomer.
Naima : "Bunda, nelepon capa?"
Bunda : "Bunda telpon rumah sakit."
Naima : "Ima cakit bun?"
Bunda : "Enggak. Mau diimunisasi ajah.. Mau di suntik."
Naima : "Aciiikkk...!!"
Bunda : ?????
Sejak tau bundanya mau ngajak dia ke rumah sakit, hampir setiap saat dia tanya ke Chi.. "Bunda kapan kita ke lumah sakitnya?", "Di cuntik cakit ya bun?", "Ima nangisnya bental aja ya bun..."
Dia terus... aja nanya seperti itu. Gak cuma sekali tapi berkali-kali.. Walopun dia udah tau kalo di suntik bakal sakit, kayaknya gak ada tuh ekspresi takut ato gimana? Aneh deh.. Hehehe...
Bangun paginya pun semangat. Gak susah. Happy terus. Pas di ruang dokter juga gitu. Biasa aja. Emang sie dia agak sedikit meringis pas di suntiknya. Tapi ya gak apa-apa lah kalo kata Chi. Namanya di suntik kan sakit... Hehehehe.... Tapi abis itu ya udah. Cuek aja lagi.. Balik ke happy lagi.. Hihihi...
Mumpung lagi ke dokter Chi ceritain aja tentang masalah gondongan yang lagi menyebar di sekolahnya anak-anak (yang belum baca ceritanya bisa baca disini dan lanjutannya di sini).
Chi juga tanya kenapa kok anak-anak gak pernah di jadwalin untuk imunisasi MMR. Padahal setau Chi MMR itu salah satunya bisa mencegah gondongan. Dan banyak juga anak-anak yang seumuran Keke & Nai udah pada di imunisasi MMR.
DSAnya menjelaskan kalo dia gak menjadwalkan imunisasi MMR karena anak-anak udah dapat imunisasi campak. Jadi gak perlu MMR lagi. Cukup imunisasi MR aja (untuk gondongan & rubellanya). Itupun nanti aja pas umurnya 5 tahun.
Sampe rumah Chi langsung cari info tentang yang di jelasin DSA. Bener sie gak perlu imunisasi MMR lagi. Ternyata bener. Cukup imunisasi MR aja kalo udah di imunisasi campak.
Chi sendiri gak tau apa gondokan atau gondongan itu beda atau sama.. Cuma akhirnya Chi search juga... ternyata bener beda. Kalo gondokan itu akibat sering mengkonsumsi makanan yang kurang sehat atau kekurangan yodium. sementara kalo gondongan penyebabnya adalah virus & menular.
Oke deh... 'met wiken ya buat semua..:)
post signature

Jumat, 12 Desember 2008

Mobil-Mobilan dari Botol Bekasi


Lumayan banyak botol bekas minuman di rumah. Bukannya males ngebuang, tapi emang sengaja di kumpulin. Karena kami pikir kayaknya masih bisa di manfaatkan..
Nah ini proyek pertama kami. Lebih tepatnya ayah yang bikin untuk Keke karena Keke kan seneng banget 'ma mobil-mobilan...
Sederhana banget ya.. Tapi udah bikin Keke seneng.... banget!! Keke sie pengennya mobilnya ini di cat. Tapi belom kesampaian. Nanti ya sayang kalo sempet kita ngecat. O'ya sama 1 lagi dia sempet komplain 'ma ban mobilnya. Katanya pasangnya terbalik. Ini juga belom di benerin sampe sekarang.. Sabar ya...

Field Trip

Sebelum Chi ceritain tentang field trip, Chi mau ceritain tentang gondongan yang kemaren itu ya...
Akhirnya sekolah mengambil keputusan untuk meliburkan 1 kelas yang terkena gondongan, karena ternyata udah ada 9 anak yang kena (padahal terakhir Chi tau ada 4, sekarang udah jadi 9).
Mereka di liburkan +/- 1 minggu. Untuk yang terkena sakit di perpanjang jadi 2 minggu. Untuk mengganti hari sekolah yang hilang, pihak sekolah memberikan materi pelajaran dan di kirim ke rumah masing-masing siswa. Selama mereka di liburkan, rencananya kelas berikut peralatannya mau di sterilkan.
Chi bersyukur dengan keputusan ini. Chi pikir ini solusi yang terbaik. Mudah-mudahan dengan adanya solusi ini bisa putus rantainya. Mudah-mudahan ya...

Kamis, 11 Desember 2008

Matematika

Mau ceritain tentang pelajaran matematikanya anak-anak ah...
Keola
Keola sekarang lagi belajar tambah-tambahan tanpa gambar. Misalnya 2+3=...., 5+7=...., dan seterusnya.
Kenapa Chi mulai ngajarin tambah-tambah tanpa gambar, karena Chi liat dia udah lancar berhitung. Jadi kalo di kasih tambah-tambahan dengan gambar dia udah gak pernah salah, kecuali kalo dia ngerjainnya terburu-buru.
Trus Chi pernah ngetes apa dia udah bisa menghitung angka tanpa harus mulai dari 1. Misalnya gini, setelah angka 3 itu angka berapa? setelah angka 9 angka berapa? Coba berhitung mulai dari angka 5. Begitu kira-kira...
Kenapa Chi tes dulu, karena Chi pikir kalo dia mau belajar tambahan tanpa gambar maka dia harus nguasain dulu angka-angkanya tanpa harus mulai dari angka 1 (gimana ya cara ngejelasinnya.. Maap ya kalo ngebingungin. Hehehe...)
Karena Chi liat Keke udah mulai bisa jadi gak ada salahnya Chi mulai ngajarin dia berhitung tanpa gambar.
Cara ngajarin Chi tuh kayak gini... Misalnya 3+2=...? Chi minta angka 3 di simpen di mulut Keke, angka 2 di jari. Nanti Chi minta Keke untuk mulai menghitung setelah angka 3 sesuai dengan angka yang ada di jarinya.
Awalnya Keke masih bingung. Tapi karena rutin latihan, dia udah mulai lancar... Chi sendiri baru ngajarin tambah-tambahan ini lisan aja belom sampe menulis di buku. chi pikir yang penting dia lancar dulu. Nanti kalo udah mulai lumayan lancar, baru deh di buku sekalian belajar menulis..
Kalo kurang-kurangan Chi belom ajarin. Rencananya nanti kalo udah lumayan lancar berhitung tanpa gambar baru deh belajar pengurangan.

Sebel Banget Deh!!

Di sekolahnya Keke & Nai lagi musim penyakit gondongan. paling gak udah ada 4 anak yang kena. Chi sendiri baru taunya kemarin.. Kenapa virus ini bisa nyebar di sekolah, ini dia yang bikin Chi kesel...... banget!!!! Katanya ada salah satu anak yang kena gondongan orang tuanya tetep maksain sie anak untuk sekolah. Alasannya anaknya sendiri yang minta sekolah, gak betah di rumah.

Pihak sekolah udah berusaha melarang. Tapi orang tua si anak ini tetep ngotot, malah katanya marah besar. Karena mau sekolah kok di larang..

Ya udah karena nie orang tua ngotot banget & sekolah gak mau cari ribut kali ya... solusinya katanya selama jam istirahat si anak yang sakit ini gak boleh keluar kelas. Jadi tetep di kelas selama ada di sekolah.. Tapi yah namanya juga virus kan menyebar, akhirnya beberapa anak mulai ketularan deh...

Emang sie semua anak yang kena gondongan itu semuanya satu kelas. Belum nyebar ke kelas lain. Aduh jangan sampe.... Tapi tetep aja sebagai orang tua was-was..

Apalagi setelah Chi cari-cari info lewat google, ternyata gak bisa dianggap main-main ya... Orang dewasa pun bisa kena. Apa Chi gak makin was-was tuh


Senin, 08 Desember 2008

Fx

Kemarin (7/12) kami sekeluarga pergi ke mall FX. Baca kompas ada pameran Lego. Chi pikir Keola pasti seneng kalo di ajak liat lego . Sebetulnya bukan cuma mau liat pameran aja sie.. Chi kan belom pernah tuh ke mall FX (jangan di ketawain ya.. Hehehe...) jadi Chi penasaran aja kayak apa sie slide yang ada di mall FX itu?
Slide

Akhirnya kesampean juga liat slidenya mall FX. Slidenya (kalo gak salah namanya atmosphere) ini meluncur dari lantai 7 sampe lantai 1. Kami gak ikutan, cuma liat aja. Selain bawa anak-anak, harga tiketnya Rp. 75.000,- (kalo weekdays Rp. 50.000,-) rasanya kami lebih memilih uang kami itu diem manis di dompet daripada buat bayar tiket atmosphere .

Rabu, 03 Desember 2008

212

212 angka yang special bukan kami. Bukan karena kami suka dengan agen polisi 212 (Lucu banget ya ini komik. Sayang sekarang udah gak ada...). Kami juga bukan fans berat dari wiro sableng 212 itu. Tapi tetep aja angka 212 itu spesial buat kami karena kalo gak ada angka itu berarti gak ada angka spesial lainnya....

Hahahaha.... penasaran ya? Udah ah maen teka-tekinya! Chi gak jago maen teka-teki... Hehehe...

Kenapa 212 itu spesial? Karena tepat tanggal 2 Desember 1995 Chi 'ma K' Aie jadian alias pacaran. Berarti kalo diitung-itung udah 13 tahun ya kami bersama? Wii.... lama juga ya... Walopun usia pernikahannya sendiri baru mau menginjak usia 6 tahun..

Jadi pengen sedikit mengenang masa lalu nie...

Selasa, 02 Desember 2008

Ulang Tahun Azka



Hari Sabtu kemarin Keke & Nai dateng ke acara ulang tahunnya Azka. Acaranya jam 11 siang di Hoka-hoka bento Sentra Pancoran.

Kami datengnya telat (sorry banget ya Ver ). sebenernya Chi tuh bangunnya udah pagi, tapi ya gitu deh nyantai abis. Chi mikir nanti deh masih beberapa jam lagi. Jadi di rumah nyantai-nyantai dulu, sempet ngeplurk juga (padahal kalo udah ngeplurk kan suka lupa waktu). Hihihihi...

Begitu udah masuk jam 10 baru deh panik. Belom ngapa-ngapain. Mandi juga belom. Mana kalo jalan-jalan itu kan gimana komandannya (Chi maksudnya). Kalo Chi bilang siap-siap baru deh pada siap semua. Tapi karena komandannya nyantai-nyantai aja, ayah & anak-anak pun kebawa santai.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
badge