Kamis, 28 Agustus 2008

Sabar Ya Bu..

Untuk masalah sekolah Keke sebenarnya udah gak terlalu masalah. Udah mau di tinggal, makan udah mau sendiri. Paling tinggal 1 masalah lagi yang belum terselesaikan, yaitu setiap kali ada kegiatan bersama di aula Keke gak pernah mau. Pasti nempel lagi sama bunda. Chi gak boleh jauh-jauh. Mending kalo di deketin trus dianya aktif, ini mah gak juga. Bikin pusing...

Beberapa kali gurunya menyarankan supaya Keke ditinggal aja. Maksudnya benar-benar di tinggal. Jadi Chi juga gak nungguin, walaupun nunggunya di tempat nunggu. Maksud gurunya biar Keke mandiri.

Apa iya cara itu bisa bikin Keke mandiri? Baru-baru ini chi juga baca selebaran tentang tip-tips mempersiapkan anak masuk sekolah (di tulis oleh Kak Seto). Salah satu tipsnya ada yang tertulis seperti ini.. "Sebaiknya orang tua tidak bersikap permisf dengan tetap menemani anak di hari pertamnya sekolah. Karena hal itu akan menghambat kegiatan belajar-mengajar dan kemampuan bersosialisasi anak". Kira-kira seperti itu lah kalimatnya..

Chi memang bukan seorang psikolog, hanya seorang ibu rumah tangga. Tapi rasanya Chi kok gak setuju ya kalo sikap Chi ini di bilang permisif (maap ya Kak Seto...). Chi bersikap seperti ini karena melihat sifat anak-anak Chi sendiri. Kalo Nai mungkin bisa di perlakukan seperti itu. Dari hari pertama udah bisa langsung ditinggal. Kalo pun dia menangis, gak akan bikin dia kapok sekolah. Tapi Keke beda, nangisnya mungkin gak akan meraung-raung. Tapi ke hati mainnya. Bisa-bisa Keke itu akan kapok gak mau sekolah lagi. Kalo udah seperti itu siapa yang bakalan repot coba?

Nanganin Keke itu harus pelan. Harus banyak-banyak kasih pengertian jangan di paksa. Memang akan lambat prosesnya, tapi begitu dia mengerti enak deh pokoknya. Chi juga kasih contoh, waktu di play group Keke itu kan gak punya teman sama sekali. Paling pas terakhir-terakhir mau naik ke TK aja dia udah mulai punya teman. Sebelumnya gak pernah. Gurunya juga kasih laporan gitu, Keke itu pintar, tapi dalam bersosialisasi kurang. Gak mau bermain dengan temannya. Tapi sekarang beda banget, temannya Keke udah banyak. Gurunya juga bilang kalo Keke pintar bersosialisasi. Jadi kalo kata Chi sie kuncinya itu sabar, jangan di paksa.

Makanya untuk masalah yang satu ini, Chi lebih milih bilang ke gurunya... "Sabar ya bu..." :) (minta dingertiin maksudnya. Hehe...)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih banyak sudah berkenan berkomentar di postingan ini. Mulai saat ini, setiap komen yang masuk, dimoderasi dulu :)

Plisss, jangan taro link hidup di kolom postingan, ya. Akan langsung saya delete komennya kalau taruh link hidup. Terima kasih untuk pengertiannya ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
badge