Kamis, 05 Juni 2008

Asma

Waktu kecil Nai lumayan sering kena batuk-pilek. Dsa udah memperkirakan kalo dia itu kena asma. Hanya saja karena asma itu kan penyakit genetik, jadi harus ada turunan dari keluarga dulu. Kalo gak ada dsa akan mencari kemungkinan penyakit lain.

Dari dulu Chi cuma Chi pikir turunannya itu kalo ada salah satu dia anatara orang tua yang kena asma, ada kemungkinan anaknya juga bakal asma. karena Chi & kak Arie gak ada asma, makanya waktu di tanya sama dsa ada riwayat asma di keluarga kami jawabnya gak ada.

Sampe satu hari, chi nonton acaranya Oprah di metro tv. Lagi ngebahas tentang penyakit kanker sih sebenernya, tapi yang menarik dokter di acara itu mengatakan bahwa kanker itu penyakit genetik. Dan kalo mau tau apakah kita ada riwayat kanker di keluarga apa kita bisa melakukan tes (nama tesnya lupa). Dan ternyata walaupun orang tua kita mengidap kanker, bisa jadi kita akan mengidap kanker apabila di dalam riwayat keluarga besar kita ada yang mengidap kanker.

Setelah diinget-inget tantenya Kak Arie itu ada yang kena asma. Makanya waktu Naima pilek-batuk lagi, Chi tanya tentang hal ini ke dokternya. Dokter bilang bisa jadi, asal tantenya ini adalah saudara kandung (maksudnya keluarga sedarah gitu loh...). Tantenya Kak Arie ini adalah adik kandung mamah (orang tua Kak Arie). Ya udah deh sejak itu Naima dipastiin kena asma.

Agak gimana gitu perasaan Chi waktu tau Naima kena asma. Soalnya gak tau banyak juga tentang asma. Tapi menurut dsa nya gak ada yang perlu ditakutin, selama kita bisa memanagenya. Asma itu seperti alergi, jadi harus dicari sendiri pemicunya. Kalo udah tau, ya harus dihindarin. Insya Allah kalo kita selalu hindarin asmanya gak akan kambuh.

Kalo kami perhatiin sih kayaknya Nai itu alergi debu, sama kayak bundanya. Sekarang sih kita lebih hati-hati aja, lebih rajin bebersih. eh tapi bukannya dulu gak rajin loh... Cuma lebih rajin aja sekarang... Alhamdulillah sih sekarang Nai udah jarang banget sakit. Gak kayak dulu, bisa 1-2 kali dalam sebulan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih banyak sudah berkenan berkomentar di postingan ini. Mulai saat ini, setiap komen yang masuk, dimoderasi dulu :)

Plisss, jangan taro link hidup di kolom postingan, ya. Akan langsung saya delete komennya kalau taruh link hidup. Terima kasih untuk pengertiannya ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
badge