Senin, 19 Mei 2008

Allah SWT Itu Ada

Beberapa waktu yang lalu Chi sempet menulis cerita tentang Keke yang sering menanyakan kenapa kita harus berdo'a (judul postingannya waktu itu Do'a).

Di satu sisi Chi merasa bersyukur sekali mempunyai anak yang cukup kritis. Jadi dia gak mau terima ajaran atau perintah begitu aja tanpa dia ngerti kenapa-napanya.

Tapi di sisi lain juga agak khawatir apalagi kalo urusannya sama Agama. Suka ada pertanyaan dalam hati, bagaimana kalo Chi gak bisa jelasin, apa Keke jadi gak mau berdo'a? Atau bagaimana kalau suatu hari nanti dia ngasih pertanyaan, "Apakah Allah itu ada? Buktinya apa?" Kalo Chi atau orang sekitarnya gak bisa ngasih penjelasan, apakah dia akan percaya kalo Allah itu ada? Ih... Serem deh kalo ngebayanginnya. Mudah-mudahan dia gak akan seperti itu.

Sebenernya sih Keke pernah nanyain tentang keberadaan Allah. Sekali lagi Chi coba jawab dengan jawaban yang sederhana aja. Chi bilang ke dia kalo Allah yang menciptakan ini semua. Manusia, hewan, pohon, bulan, bintang, dan masih banyak lagi. Jadi walaupun Allah tidak kelihatan, tapi kita bisa merasakan hasil ciptaannya.

Keke : "Berarti yang bikin mainan Keke itu Allah ya?"
Bunda : "Yang bikin sih manusia. Tapi manusia bisa bikin mainan kan karena dikasih otak sama Allah. Kalo manusia gak di kasih otak kita gak akan bisa ngapa-ngapain".
Keke : "O... gitu. Kalo gitu Allah baik ya Bun..".

Pernah juga Chi kaitin masalah agama ketika PSnya lagi error (liat postingan Do'a juga ya..). Yah... Alhamdulillah sejauh ini Keola bisa ngerti dan bikin dia juga belajar untuk bersyukur.

Btw, kenapa Chi angkat lagi topik ini karena dia harian Kompas kemarin ada artikel dari Samuel Mulia (penulis Mode & Gaya Hidup), dia mendapat ilustrasi ini melalui surat elektronik. Dan (secara tidak langsung) Chi ingin mengutip artikel ini karena menurut Chi ulasan ini sangat menarik.

A man went to a barbershop to have his hair cut and his beard trimmed. As the barber began to work, they began to have a good conversation. They talked about so many things and various subjects. When they eventually touched on the subject of God, the barber said : "I don't believe that God exists." "Why do you say that?" asked the customer. "Well you just have to go out in the street to realize that God doesn't exist."
"Tell me, if God exists, would there be so many sick people? would there be abandoned children? If God existed, there would be neither suffering nor pain. I can't imagine a loving God who would allow all of these things".
The customer thought for a moment, but didn't respond because he didn't want to start an argument. The barber finished his job and the customer left the shop. Juat after he left the barbershop, he saw a man in the street wit long, stringy, dirty hair and untrimmed beard. he looked dirty and unkempt. The customer turned back and entered the barbershop again and he said to the barber, "You know what? Barbers do not exist." "How can you say that?" asked the surprised barber. "I am here and i am a barber. And I just worked on you!" "No!" the customer exclaimed. "Barber don't exist because that man outside".
"Ah, but barbers do exist! That's what happens when people do not come to me." "Exactly!" affirmed the customer. "That's the point! God, too, does exist! That's what happens when people do not go to Him and don't lokk to Him for help. That's why there's so much pain and suffering in the world"

post signature

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih banyak sudah berkenan berkomentar di postingan ini. Mulai saat ini, setiap komen yang masuk, dimoderasi dulu :)

Plisss, jangan taro link hidup di kolom postingan, ya. Akan langsung saya delete komennya kalau taruh link hidup. Terima kasih untuk pengertiannya ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
badge