Featured Post

Antara Kopi Hijau, Diet, dan Antioksidan

Chi pernah bercerita di blog kalau K’Aie adalah seorang pecinta kopi. Setelah bangun tidur, aktivitas yang pertama kali dilakukan adalah ...

Selasa, 30 Desember 2008

Reunian Dan Selamat Jalan

Tanggal 24 Desember kemarin ada cerita seneng & sedih.

Reunian



Hari itu Chi punya janji mau ketemu 'ma temen-temen 1 gank waktu jaman kuliah, reunian kecil-kecilan ceritanya. Emang sie dari 8 orang yang bisa ngumpul cuma setengahnya alias cuma 4 orang. Tapi gak apa-apa lah yang penting bisa ngumpul lagi. Karena udah lama banget gak ketemuan. Terutama sejak pada nikah & punya anak, makin susah deh kalo di ajakin ngumpul. Ada acara keluarga lah, anak yang sakit, dll. Pokoknya seinget Chi sejak pada nikah belom pernah tuh ketemuan dengan formasi lengkap, pasti ada aja yang gak bisa ikutan.

Rabu, 24 Desember 2008

Through The Years

Hari Sabtu kemaren dateng ke acara kawinan di Balai Sudirman. Penyanyi yang ada di kawinan itu nyanyiin lagu "Through the years - Kenny Rogers"

Chi udah lama... banget gak dengerin lagu ini. Ini lagu enak banget (Chi suka banget 'ma lagu-lagunya Kenny Rogers & Barry Manilow). Saking enaknya sampe hari ini masih kebayang-bayang 'ma ini lagu. Dan sampe postingin ini lagu..

Ini liriknya

Through The Years - by Kenny Rogers

I can't remember when you weren't there
When I didn't care for anyone but you
I swear we've been through everything there is
Can't imagine anything we've missed
Can't imagine anything the two of us can't do

Through the years, you've never let me down
You turned my life around, the sweetest days I've found
I've found with you ... Through the years
I've never been afraid, I've loved the life we've made
And I'm so glad I've stayed, right here with you
Through the years

I can't remember what I used to do
Who I trusted, who I listened to before
I swear you taught me everything I know
Can't imagine needing someone so
But through the years it seems to me
I need you more and more

Through the years, through all the good and bad
I knew how much we had, I've always been so glad
To be with you ... Through the years
It's better every day, you've kissed my tears away
As long as it's okay, I'll stay with you
Through the years

Through the years, when everything went wrong
Together we were strong, I know that I belong
Right here with you ... Through the years
I never had a doubt, we'd always work things out
I've learned what love's about, by loving you
Through the years

Through the years, you've never let me down
You've turned my life around, the sweetest days I've found
I've found with you ... Through the years
It's better every day, you've kissed my tears away
As long as it's okay, I'll stay with you
Through the years!

Jadi makin cinta aja 'ma ayah tiap kali denger lagu ini. I love honey.. post signature

Senin, 22 Desember 2008

Macet Dan Artis

Libur tlah tiba.. libur tlah tiba... Hore... Hore... Hore...!!!

(lagunya Tasya)

Asik nih bentar lagi libur panjang... Biarpun ibu rumah tangga tapi tetep seneng dong kalo ada libur panjang. Kenapa? Karena anak-anak kan libur sekolah, dan itu artinya Chi juga bebas dari rutinitas anter jemput ke sekolah (malah kadang-kadang nungguin). Bisa bangun agak siang dari biasanya (ini dia yang ditunggu-tunggu. Hehe...). Apalagi kalo ayah juga ikut cuti, pasti bakalan lebih asik lagi...

Tadinya sie kami gak punya rencana apa-apa buat ngabisin libur panjang ini. Lagi pengen di rumah aja. kalopun jalan-jalan ya jalan-jalan seputaran Jakarta aja.. Tapi rencana kayaknya bakalan berubah.. Kayaknya kami bakal ngabisin liburan panjang ini di Ciamis. Karena setelah tanya sana-sini keluarga besar juga bakal liburan ke sana. Kayaknya bakalan seru nie... Jadi mungkin kami bakal liburan kesana...

Cuma kalo kami liburan kesana itu artinya Chi bakal ngilang sementara dari peredaran terutama di dunia inet.. Karena boro-boro bisa inetan, signal HP aja gak sampe ke sana. Kalo mau nelpon harus naik ke bukit dulu. Hahaha....

Kali ini Chi mau nulis tentang pemikiran Chi... Serius amat ya kesannya.. hihihi... Ada 2 hal sie yang lagi Chi pikirin... Ganggu banget sie enggak, cuma pengen aja di tulis di blog... kali aja kita bisa berbagi pendapat...

Jumat, 19 Desember 2008

Mirip Cina

Kalo ada bayi yang baru lahir pasti orang tuanya suka ditanya, mirip siapa ya anaknya? Ayahnya apa ibunya? Tapi kalo kata Chi sie kalo bayi baru lahir lebih seringnya belom mirip siapa-siapa. Maksudnya mirip ke ayah gak terlalu, ke bundanya juga gak terlalu. Masih suka berubah-rubah. Walopun gak semua bayi kayak gitu kali ya.. Paling gak kalo Keke & Nai itu waktu lahir belom ketauan mirip siapa-siapanya. Kadang ada yang bilang mirip ayahnya, kadang ada yang bilang mirip bundanya.



Ini foto Keke, ayah, bunda waktu masih kecil. Ayo mana Keke, mana ayah dan mana bunda? Hehehe...

Waktu Keke kecil Chi pernah iseng bikin ngegabungin foto Keke, juga foto ayah-bundanya waktu kami berdua masih kecil. Maksudnya sie buat ngebandingin kira-kira Keke mirip siapa ya... Ternyata setelah di perhatiin kok perpaduan dari ayah & bunda ya.. Hehehe... Atau ada pendapat lain?

Makin Keke gede, makin banyak yang bilang kalo Keke itu mirip sama bundanya. Horeeeee, Bunda yang menang!!!! Hehehe....

Nah yang unik itu Nai. Waktu dia lahir belom bisa diterka dia lebih mirip ke siapa.. ayahnya apa bundanya.. tapi ya maklum aja sie masih kecil kan...

Tapi makin Nai gede, masih belom ada aja yang bilang kalo Nai itu mirip ke ayah atau bunda. Masih 50 : 50 gitu lah.. Banyak yang tanya "Nai itu laki-laki apa perempuan?". Kami pikir karena Nai emang gak kami kasih anting sama sekali, makanya suka ada pertanyaan kayak gitu ya..

Tapi yang paling lucu justru banyak yang bilang gini.. "Nai kok kayak Cina ya?". Gak 1 atau 2 orang aja yang bilang Nai kayak Cina. Tapi banyak banget. Hehehe... Kadang malah ada orang yang bener-bener gak bisa nutupin kebingungannya dia trus nanya-nanya. Karena mukanya Nai kok kayak Cina tapi orang tuanya gak kayak Cina. Malah orang yang tadinya gak tau ayahnya Nai sempet nyangka kalo ayahnya Nai itu orang Cina. Makanya begitu tau wajah ayahnya Nai, mereka sempet bingung karena ternyata ayahnya juga gak mirip orang Cina..

Chi sie maklum aja kalo orang-orang suka banyak yang bingung. Emang sie kalo kita perhatiin juga Nai mukanya agak-agak kayak orang Cina. Kulitnya gak item, tapi juga gak putih banget. Matanya gak kecil-kecil banget kalo kata Chi, tapi mungkin karena ujungnya yang narik jadi keliatan kayak sipit. Udah gitu rambutnya lurus... banget. Rata-rata orang asia timur kan rambutnya lurus ya.. Padahal ayah-bundanya itu ikal, Keke pun ikal. Cuma Nai aja yang lurus. Makanya gak heran sie banyak yang nyangka Nai itu anak Cina. Hihihi...

Emang sie kalo liat dari ayah-bundanya dia gak mirip-mirip banget. Istilahnya gak foto copy-an lah... Tapi gak tau ya kalo udah gede nanti. Cuma kalo liat keluarga besar dari mamahnya Chi, wajahnya kebanyakan ya kayak Cina gitu. Makanya sering disangka keluarga Cina. Mungkin Nai nurun dari keluarga besar mamah ya.. karena biar gimana kan masih 1 gen..

Kalo Chi sama Kak Aie sih nyantai aja... Yang penting Nai itu kan emang anak kandung kami. Ya iya lah... hehehe... Malah kadang-kadang orang baru bilang "Nai itu mirip siapa ya...". Kami langsung bilang aja, "Kayak Cina ya.." Hehehehe...

Di bawah ini foto-fotonya Nai. Dari bayi sampe sekarang. Mirip orang Cina gak? Hehehe...


post signature

Rabu, 17 Desember 2008

Cara Membuat Mobil-mobilan dari Botol Bekas

Bahan :
1 buah botol plastik bekas
4 buah tutup botol (untuk ban mobil)
2 buah sedotan
Selotip
Cara Membuat :
Lubangi bagian badan botol depan & belakang (untuk memasukkan sedotan).
Bagi 2 salah satu sedotan. Sedotan yang sudah di potong 2 lalu di masukkan ke botol yang sudah di lubangi.
Masukan tutup botol yang sudah dilubangi terlebih dahulu ke masing2 sisi sedotan.
setelah tutup botol di masukkan ke sedotan. Sedotan lalu di lapisi selotip agak tebal. tujuannya supaya ban mobilnya gak mudah lepas.
Tempel 1 buah sedotan lagi di bagian belakang mobil. Sebagai pegangan mobil-mobilan..
Simpel kan bikinnya? Mudah-mudahan gak bingung ya baca instruksinya :)

Senyum

Chi gak pernah melarang anak-anak untuk bersedih atau menangis. Termasuk ke Keola. Yang katanya kalo anak laki-laki itu gak boleh nangis.
Kalo kata Chi siapapun boleh bersedih. Menangis pun boleh. Termasuk untuk laki-laki. Karena menurut Chi ini hal yang manusiawi banget. Laki kan juga manusia. Punya rasa, punya hati.. *Halah kayak lagu banget. Hihihi...*
Yang dilarang sama Chi adalah sikap yang berlebihan. Silahkan bersedih, menangis pun boleh asal jangan berlebihan. Anak perempuan sekalipun gak boleh berlebihan kalo menangis..

Senin, 15 Desember 2008

Kelabu

Semuanya pasti tau lagu balonku kan? Salah satu lirik di lagu balonku adalah hijau, kuning, kelabu, merah muda dan biru.

Ternyata kata-kata kelabu punya arti tersendiri buat anak-anak..

Keola (kira 2 s/d 2,5 tahun yang lalu - seumuran Nai sekarang deh)

Lagi nyanyi lagu balonku.. sampe lirik yang ada kata kelabunya, Keke mulai bertanya..

Keola : "Bun, kelabu itu kemana sih? Keke gak tau"
Bunda : "Kelabu itu artinya abu-abu Ke"
Keola : "Ih...! Bukan abu-abu bunda!! Tapi kelabu. Itu kemana sih?!!"
Bunda : "Maksud Keke apa ya?" *bingung 'ma pertanyaan Keke*
Keola : "Kan di lagunya itu hijau, kuning, kelabu.. Hijau sama kuningnya lagi pergi kemana? Kelabu itu tempat apa sih?!"
Bunda : "Oooooh itu maksudnya!!! Hahahahaha.. Ke labu (pergi ke labu maksud Keke). Itu bukan nama tempat Keke"
Keola : "Trus nama apa dong?"
Bunda : "Kelabu itu artinya abu-abu Ke"
Keola : "Kenapa kelabu itu artinya abu-abu?"
Bunda : "Ya karena sama aja. Jadi kalo ada orang yang bilang ini warna kelabu artinya sama dengan abu-abu.
Keola : "Kenapa kelabu artinya sama dengan abu-abu?"
Bunda : "????"

Ya gitulah anak-anak. Satu penjelasan di balas dengan 1 pertanyaan baru, begitu seterusnya, sampe lama-lama suka bingung jawabnya..

Naima (usia 2th 7bln, kejadian semalem)

Lagi nyanyi lagu balonku juga.. Setelah lewat bagian kelabunya..

Naima : "Bun, hijau cama kuningnya kelabu ya.."
Bunda : "Maksud Ima?" *Kali ini pura-pura gak ngerti*
Naima : "Kelabu itu kan kecana, kecana, tlus belok cini.. campe deh kelabu" *Gayanya udah kayak orang lagi nunjukin jalan*
Bunda : "Emang kelabu itu tempat apa sih Nai" *Chi mulai penasaran 'ma penjelasan Nai*
Naima : "Tempat makan"
Bunda : "Tempat makan?" *Chi mulai bingung nih*
Naima : "Iya.. kan hijau, kuningnya lagi makan labu di cana. Di depan lumah"
Bunda : "O... jadi itu maksud Ima kelabu... Hihihihi..."

Punya 2 anak ternyata punya pendapat yang berbeda tentang arti kelabu.. Dari situ Chi jadi penasaran, bagaimana kalo kelabu ini ditanya ke anaknya temen-temen Chi. Bisa jadi kelabu mempunyai 1001 arti atau bahkan berjuta-juta arti ya... Padahal dari 1 kata aja. Hihihihi...

post signature

Sabtu, 13 Desember 2008

Imunisasi Hepatitis A

Chi pernah cerita kan kalo anak-anak itu gak ada takut-takutnya 'ma yang namanya obat, malah mereka termasuk yang doyan obat. Ke rumah sakit udah berasa piknik kayaknya buat mereka. Selalu aja girang..
Tadi pun begitu. Tadi pagi Chi bawa anak-anak ke rumah sakit. Nai mau di imunisasi hepatitis a. Nai udah tau mau di imunisasi dari 2 hari sebelumnya. Gak sengaja dia denger chi nelepon rumah sakit buat ambil nomer.
Naima : "Bunda, nelepon capa?"
Bunda : "Bunda telpon rumah sakit."
Naima : "Ima cakit bun?"
Bunda : "Enggak. Mau diimunisasi ajah.. Mau di suntik."
Naima : "Aciiikkk...!!"
Bunda : ?????
Sejak tau bundanya mau ngajak dia ke rumah sakit, hampir setiap saat dia tanya ke Chi.. "Bunda kapan kita ke lumah sakitnya?", "Di cuntik cakit ya bun?", "Ima nangisnya bental aja ya bun..."
Dia terus... aja nanya seperti itu. Gak cuma sekali tapi berkali-kali.. Walopun dia udah tau kalo di suntik bakal sakit, kayaknya gak ada tuh ekspresi takut ato gimana? Aneh deh.. Hehehe...
Bangun paginya pun semangat. Gak susah. Happy terus. Pas di ruang dokter juga gitu. Biasa aja. Emang sie dia agak sedikit meringis pas di suntiknya. Tapi ya gak apa-apa lah kalo kata Chi. Namanya di suntik kan sakit... Hehehehe.... Tapi abis itu ya udah. Cuek aja lagi.. Balik ke happy lagi.. Hihihi...
Mumpung lagi ke dokter Chi ceritain aja tentang masalah gondongan yang lagi menyebar di sekolahnya anak-anak (yang belum baca ceritanya bisa baca disini dan lanjutannya di sini).
Chi juga tanya kenapa kok anak-anak gak pernah di jadwalin untuk imunisasi MMR. Padahal setau Chi MMR itu salah satunya bisa mencegah gondongan. Dan banyak juga anak-anak yang seumuran Keke & Nai udah pada di imunisasi MMR.
DSAnya menjelaskan kalo dia gak menjadwalkan imunisasi MMR karena anak-anak udah dapat imunisasi campak. Jadi gak perlu MMR lagi. Cukup imunisasi MR aja (untuk gondongan & rubellanya). Itupun nanti aja pas umurnya 5 tahun.
Sampe rumah Chi langsung cari info tentang yang di jelasin DSA. Bener sie gak perlu imunisasi MMR lagi. Ternyata bener. Cukup imunisasi MR aja kalo udah di imunisasi campak.
Chi sendiri gak tau apa gondokan atau gondongan itu beda atau sama.. Cuma akhirnya Chi search juga... ternyata bener beda. Kalo gondokan itu akibat sering mengkonsumsi makanan yang kurang sehat atau kekurangan yodium. sementara kalo gondongan penyebabnya adalah virus & menular.
Oke deh... 'met wiken ya buat semua..:)
post signature

Jumat, 12 Desember 2008

Mobil-Mobilan dari Botol Bekasi


Lumayan banyak botol bekas minuman di rumah. Bukannya males ngebuang, tapi emang sengaja di kumpulin. Karena kami pikir kayaknya masih bisa di manfaatkan..
Nah ini proyek pertama kami. Lebih tepatnya ayah yang bikin untuk Keke karena Keke kan seneng banget 'ma mobil-mobilan...
Sederhana banget ya.. Tapi udah bikin Keke seneng.... banget!! Keke sie pengennya mobilnya ini di cat. Tapi belom kesampaian. Nanti ya sayang kalo sempet kita ngecat. O'ya sama 1 lagi dia sempet komplain 'ma ban mobilnya. Katanya pasangnya terbalik. Ini juga belom di benerin sampe sekarang.. Sabar ya...

Field Trip

Sebelum Chi ceritain tentang field trip, Chi mau ceritain tentang gondongan yang kemaren itu ya...
Akhirnya sekolah mengambil keputusan untuk meliburkan 1 kelas yang terkena gondongan, karena ternyata udah ada 9 anak yang kena (padahal terakhir Chi tau ada 4, sekarang udah jadi 9).
Mereka di liburkan +/- 1 minggu. Untuk yang terkena sakit di perpanjang jadi 2 minggu. Untuk mengganti hari sekolah yang hilang, pihak sekolah memberikan materi pelajaran dan di kirim ke rumah masing-masing siswa. Selama mereka di liburkan, rencananya kelas berikut peralatannya mau di sterilkan.
Chi bersyukur dengan keputusan ini. Chi pikir ini solusi yang terbaik. Mudah-mudahan dengan adanya solusi ini bisa putus rantainya. Mudah-mudahan ya...

Kamis, 11 Desember 2008

Matematika

Mau ceritain tentang pelajaran matematikanya anak-anak ah...
Keola
Keola sekarang lagi belajar tambah-tambahan tanpa gambar. Misalnya 2+3=...., 5+7=...., dan seterusnya.
Kenapa Chi mulai ngajarin tambah-tambah tanpa gambar, karena Chi liat dia udah lancar berhitung. Jadi kalo di kasih tambah-tambahan dengan gambar dia udah gak pernah salah, kecuali kalo dia ngerjainnya terburu-buru.
Trus Chi pernah ngetes apa dia udah bisa menghitung angka tanpa harus mulai dari 1. Misalnya gini, setelah angka 3 itu angka berapa? setelah angka 9 angka berapa? Coba berhitung mulai dari angka 5. Begitu kira-kira...
Kenapa Chi tes dulu, karena Chi pikir kalo dia mau belajar tambahan tanpa gambar maka dia harus nguasain dulu angka-angkanya tanpa harus mulai dari angka 1 (gimana ya cara ngejelasinnya.. Maap ya kalo ngebingungin. Hehehe...)
Karena Chi liat Keke udah mulai bisa jadi gak ada salahnya Chi mulai ngajarin dia berhitung tanpa gambar.
Cara ngajarin Chi tuh kayak gini... Misalnya 3+2=...? Chi minta angka 3 di simpen di mulut Keke, angka 2 di jari. Nanti Chi minta Keke untuk mulai menghitung setelah angka 3 sesuai dengan angka yang ada di jarinya.
Awalnya Keke masih bingung. Tapi karena rutin latihan, dia udah mulai lancar... Chi sendiri baru ngajarin tambah-tambahan ini lisan aja belom sampe menulis di buku. chi pikir yang penting dia lancar dulu. Nanti kalo udah mulai lumayan lancar, baru deh di buku sekalian belajar menulis..
Kalo kurang-kurangan Chi belom ajarin. Rencananya nanti kalo udah lumayan lancar berhitung tanpa gambar baru deh belajar pengurangan.

Sebel Banget Deh!!

Di sekolahnya Keke & Nai lagi musim penyakit gondongan. paling gak udah ada 4 anak yang kena. Chi sendiri baru taunya kemarin.. Kenapa virus ini bisa nyebar di sekolah, ini dia yang bikin Chi kesel...... banget!!!! Katanya ada salah satu anak yang kena gondongan orang tuanya tetep maksain sie anak untuk sekolah. Alasannya anaknya sendiri yang minta sekolah, gak betah di rumah.

Pihak sekolah udah berusaha melarang. Tapi orang tua si anak ini tetep ngotot, malah katanya marah besar. Karena mau sekolah kok di larang..

Ya udah karena nie orang tua ngotot banget & sekolah gak mau cari ribut kali ya... solusinya katanya selama jam istirahat si anak yang sakit ini gak boleh keluar kelas. Jadi tetep di kelas selama ada di sekolah.. Tapi yah namanya juga virus kan menyebar, akhirnya beberapa anak mulai ketularan deh...

Emang sie semua anak yang kena gondongan itu semuanya satu kelas. Belum nyebar ke kelas lain. Aduh jangan sampe.... Tapi tetep aja sebagai orang tua was-was..

Apalagi setelah Chi cari-cari info lewat google, ternyata gak bisa dianggap main-main ya... Orang dewasa pun bisa kena. Apa Chi gak makin was-was tuh


Senin, 08 Desember 2008

Fx

Kemarin (7/12) kami sekeluarga pergi ke mall FX. Baca kompas ada pameran Lego. Chi pikir Keola pasti seneng kalo di ajak liat lego . Sebetulnya bukan cuma mau liat pameran aja sie.. Chi kan belom pernah tuh ke mall FX (jangan di ketawain ya.. Hehehe...) jadi Chi penasaran aja kayak apa sie slide yang ada di mall FX itu?
Slide

Akhirnya kesampean juga liat slidenya mall FX. Slidenya (kalo gak salah namanya atmosphere) ini meluncur dari lantai 7 sampe lantai 1. Kami gak ikutan, cuma liat aja. Selain bawa anak-anak, harga tiketnya Rp. 75.000,- (kalo weekdays Rp. 50.000,-) rasanya kami lebih memilih uang kami itu diem manis di dompet daripada buat bayar tiket atmosphere .

Rabu, 03 Desember 2008

212

212 angka yang special bukan kami. Bukan karena kami suka dengan agen polisi 212 (Lucu banget ya ini komik. Sayang sekarang udah gak ada...). Kami juga bukan fans berat dari wiro sableng 212 itu. Tapi tetep aja angka 212 itu spesial buat kami karena kalo gak ada angka itu berarti gak ada angka spesial lainnya....

Hahahaha.... penasaran ya? Udah ah maen teka-tekinya! Chi gak jago maen teka-teki... Hehehe...

Kenapa 212 itu spesial? Karena tepat tanggal 2 Desember 1995 Chi 'ma K' Aie jadian alias pacaran. Berarti kalo diitung-itung udah 13 tahun ya kami bersama? Wii.... lama juga ya... Walopun usia pernikahannya sendiri baru mau menginjak usia 6 tahun..

Jadi pengen sedikit mengenang masa lalu nie...

Selasa, 02 Desember 2008

Ulang Tahun Azka



Hari Sabtu kemarin Keke & Nai dateng ke acara ulang tahunnya Azka. Acaranya jam 11 siang di Hoka-hoka bento Sentra Pancoran.

Kami datengnya telat (sorry banget ya Ver ). sebenernya Chi tuh bangunnya udah pagi, tapi ya gitu deh nyantai abis. Chi mikir nanti deh masih beberapa jam lagi. Jadi di rumah nyantai-nyantai dulu, sempet ngeplurk juga (padahal kalo udah ngeplurk kan suka lupa waktu). Hihihihi...

Begitu udah masuk jam 10 baru deh panik. Belom ngapa-ngapain. Mandi juga belom. Mana kalo jalan-jalan itu kan gimana komandannya (Chi maksudnya). Kalo Chi bilang siap-siap baru deh pada siap semua. Tapi karena komandannya nyantai-nyantai aja, ayah & anak-anak pun kebawa santai.

Jumat, 28 November 2008

Bunda Minta Uang


Ini kejadian semalem. Ceritanya Chi itu jarang banget sholat di depan anak-anak. Sebenernya sie Chie pengen ngajak mereka tiap kali Chi sholat. Chi pikir kalopun mereka gak ikut sholat tapi dengan mereka suka liat orang sholat, maka lama-lama mereka pun akan ikutan sholat.
Tapi masalahnya tiap kali Chi sholat di depan mereka ada aja perbuatan mereka yang akhirnya bikin Chi gak khusyu. Seringnya sie mereka gangguin Chi. Ntar pada masuk ke sarung lah, ngelitikin, sarung di pelorotin, mukena di copot, lagi sujud di tumplekin (disangka ngajak main kuda-kudaan), dll. Macem-macem lah pokoknya. Pokoknya akhirnya Chi gak khusyu banget. Akhirnya daripada terus-terusan gak khusyu Chi mutusin untuk diem-diem kalo mau sholat.
Suka juga sie mereka di nasehatin untuk gak gangguin. Tapi ya sampe sekarang belom berhasil. Di kasih tau cuma cekikikan, padahal Chi perasaan udah serius banget ngasih taunya. Dasar anak-anak..
Semalem waktu mau sholat Isya, Chi kepikiran untuk ngajakin anak-anak sholat lagi. Sebelum sholat Chi udah wanti-wanti ke anak-anak terutama ke Keke. Karena sebetulnya semuanya itu tergantung Keke, Nai sie ikut-ikutan aja. Kalo Keke gak mulai gangguin, Nai biasanya gak gangguin. Keke pun dengan manis menjawab "Iya bunda".
Rakaat 1 s/d 2 alhamdulillah mulus gak ada gangguan. Masuk ke rakaat 3 mulai deh tuh gangguan-gangguan datang. Ampun deh!!
Selese sholat Chi nasehatin anak-anak. Mereka sendiri sie tetep dengan cekikikannya dan bilang iya-iya aja waktu di kasih tau . Selesai kasih nasihat Chi pun mulai berdo'a. Nah pas lagi berdo'a ini ada dialog yang lucu antara Keke & Nai..
Naima : "Ke, punya uang gak?"
Keke : "Enggak de. Emangnya buat apa?"
Naima : "Buat bunda. Itu bunda lagi minta uang"
Dalam hati Chi mulai ngikik denger omongan Nai. Orang lagi berdo'a kok di sangka minta uang . Tapi Chi tetep berusaha terlihat serius berdo'anya. Sampe akhirnya Nai nyamperin Chi pura-puranya ngasih uang ke telapak tangan Chi sambil bilang "Ini bun uangnya.."
Gubrak!!!!! akhirnya gak bisa nahan ketawa deh. Tapi kok bisa-bisanya ya orang lagi berdo'a di sangka minta uang. Padahal di sekolah atao di rumah gaya berdo'anya kan sama, telapak tangan diangkat. Tapi giliran bundanya yang berdo'a kok di sangka minta uang
post signature

Jumat, 21 November 2008

Membaca dan Dikte

Membaca
Keke udah lumayan lancar membaca. Tapi untuk urusan membaca moodnya di emang masing sering on-off. Kalo lagi semangat dia lancar sekali membaca. Tapi kalo moodnya lagi gak oke, bacanya lama kayak baru belajar baca. Beda sekali dengan pelajaran berhitung. Selalu semangat. Tapi saking semangatnya, kadang suka gak teliti. Suka buru-buru. Jadi Chi harus selalu ngingetin.
Kalo diperhatiin Keke paling semangat membaca kalo di bikin teka-teki. Misalnya gini..
Aku adalah sebuah kendaraan
Aku berjalan di darat
Badanku sangat panjang
Aku berbunyi jes jes tut tut
Rumahku bernama stasiun
Siapakah aku?
Nah kalo soal kayak gini dia semangat banget membacanya. Apalagi kalo abis itu di suruh menggambar sesuai dengan teka-teki tadi, pasti lebih semangat lagi karena Keke hobi sekali menggambar.
Tapi kalo di suruh baca buku, dia masih berubah-ubah. Kadang semangat, kadang gak. Padahal udah di beliin buku yang menarik tampilannya, tulisannya juga gak kecil. Khas buku anak-anak lah. Tapi tetep aja semangatnya masih berubah-ubah.

Naima Punya Penggemar

Udah hampir seminggu ini Nai agak-agak cengeng di sekolah. Chi gak boleh jauh-jauh dari dia. Asal ilang dari penglihatan dia pasti nangis deh. Padahal biasanya ceria banget.
Untungnya dia masih mau di tinggal di kelas. Gak maksa minta di temenin juga. Tapi tetep aja tiap mau masuk kelas dia suka sedikit ngerengek minta di temenin di kelas. Tapi cukup sebentar aja di kasih tau dia nurut mau masuk sendiri.
Pernah beberapa kali nanya kenapa sie kok tiap sekolah sedih terus sekarang. Tapi Nai belom pernah jawab. Paling cuma diem sambil langsung masang muka sedih.
Chi belom pernah tanya gurunya. chi pikir tunggu seminggu dulu deh. Rencananya kalo sampe senin besok masih sedih juga baru Chi tanya, siapa tau aja gurunya tau jawabannya.
Tapi belom juga di tanya, gurunya tadi ngejelasin kenapa akhir-akhir ini Nai suka sedih. Ternyata Nai punya penggemar.
Penggemarnya itu temen sekelasnya. Namanya Rayyan. Dia itu keliatannya seneng banget 'ma Naima. Dimana ada Nai pasti di deketin. Udah gitu gak cuma sekedar di deketin, tapi di tempel. Nai di pelukin. Pipinya Rayyan di tempel ke pipinya Nai. Pokoknya ditempel terus deh.
Nah ceritanya Nai itu risih di deketin. Nai gak suka, tapi Rayyannya nempelin terus. jadi akhirnya Nainya yang cengeng. Karena namanya juga anak-anak umur 2 tahun masih susah-susah gampang kan ngasih taunya. Hehehe...
Chi pernah sie sekali liatin Nai di deketin 'ma Rayyan. Tapi Chi pikir Rayyan cuma pengen nagajak Nai main cuma Nai nya gak mau (waktu itu Nai lari menghindar). Makanya Chi sempet kasih tau ke nai kalo di ajak main 'ma temen gak boleh gitu. Tapi kalo tau kayak gitu ceritanya gak heran ya kenapa Nai lari menghindar. Hehehehe...
Sampe sekarang sie Chi belom tau gimana cara nyelesain masalah supaya Nai gak nangis terus. Lucu sie denger cerita gurunya. Tapi kasian juga kalo terus-terusan nangis & mudah-mudahan jangan sampe mogok sekolah gara-gara ini deh. Ada yang bisa kasih saran?
post signature

Kamis, 20 November 2008

Traditional Game Fair

2 hari ini (19-20 November 2008) sekolahnya Keke & Nai ngadain kegiatan namanya Traditional Game Fair. Tujuannya untuk memperkenalkan permainan-permainan tradisional jaman dulu. Jadi mereka gak cuma tau PS, Nintendo, Xbox, dkk. Sekolah merasa prihatin aja dengan makin tidak mengenalnya permainan-permaian tradisional, padahal sebenernya permainan tradisional itu gak kalah menarik daripada main video game.

Rabu, 19 November 2008

Bolos

"Keke & Nai bolos lagi?", "Kok sering banget sie bolos?", "Cuek banget ya lo Myr", dll. Kira-kira gitu deh beberapa pertanyaan yang suka di tanyain ke Chi kalo anak-anak lagi gak sekolah.
Iya sie kalo dipikir2 dalam 1 bulan pasti mereka ada bolosnya, minimal 1 hari (termasuk cukup sering ya? Hehehe...). Yang pasti bolos itu biasanya kalo pelajaran berenang. Chi males aja, abis berenang 'ma sekolahnya paling cuma sebentar tapi abis itu merekanya susah banget di keluarin dari air. Pada doyan banget main aer.
Pernah sekali nyobain ikut berenang bareng sekolah, yang laen udah pada pulang tapi Keke & Nai masih nanti-nanti pulangnya. Males banget nungguinnya, ngantuk. Belom lagi repotnya ngurus mereka setelah berenang. Kelaperan, abis kelaperan ngantuk berat karena kelamaan berenang. Ujung-ujungnya rewel trus bundanya repot deh. Nyetir juga, nanganin anak-anak yang rewel juga. Jadi mendingan gak deh...
Trus bolos apa lagi ya..? Yang rutin sie berenang itu. Hehehe... Tapi pada dasarnya Chi emang rada nyantai. Dalam arti gak mau terlalu memaksa mereka harus sekolah, yang penting di rumah tetep belajar. Jadi kalo mereka sampe gak sekolah mereka gak ketinggalan pelajaran.
Cuma ya bukan berarti nyepelein sekolah juga loh. Kalo sama sekali gak ada alesan ya jangan sampe bolos juga. Nanti kebiasaan. Biar yang namanya bangun pagi itu sangat nyebelin, tapi tetep aja status mereka saat ini kan pelajar. Jadi mau gak mau, suka gak suka tetep harus sekolah. Kalo sesekali ya boleh lah. Pokoknya kesimpulannya Chi gak mau terlalu ketat. Santai aja lah...
Kayak kemaren Chi lagi cape banget. Udah beberapa susah tidur. Sebetulnya kalo di paksain nganter sie bisa aja. Tapi daripada BT plus ngantuk berat di sekolah.
Trus pernah juga beberapa hari yang lalu sekolahnya (khusus TK) ngadain manasik haji. Cuma 3 anak yang gak ikut. Salah satunya adalah Keke. Bedanya kalo yang 2 anak karena sakit, kalo Keke karena bundanya males. Hehehe... Tapi ada alesannya juga loh (tetep bikin pembelaan. Hehehe..). Chi udah ngebayangin bakalan repot banget, ngejagain 2 anak (Naima biarpun gak manasik tapi otomatis kan ikut nemenin) di siang hari yang panas (waktu itu udara lagi edan-edannya tuh panasnya). Emang sie kayaknya lucu liat segerombolan anak-anak memakai ikhram/mukena trus ngelilingin ka'bah (kata orang tua yang pada ikut nemenin juga lucu liat anak-anak keci bermanasik haji). Tapi Chi pikir buat anak-anak belom tentu lucu. Ketemu temen-temen pasti mereka seneng, tapi gak tau juga deh kalo di udara yang panasnya lagi gila-gilaan kayak gitu masih tetep happy apa jadi rewel. Ya udah daripada repot Chi mutusin untuk gak ikutan. Lagian secara ilmu untuk usia mereka kan gak perlu juga pelajaran manasik haji. Naik hajinya aja Insya Allah masih beberapa tahun ke depan, pelajaran manasiknya dari sekarang. Itu juga cuma sekali. Jadi emang cuma lucu-lucuan aja (buat yang ngeliatnya). Tapi ini menurut Chi ya...
Mungkin buat sebagian orang (bahkan keluarga sekalipun) kok keluarga kami kayaknya santai banget ya.. Tapi menurut kami, kadang kalo di bawa santai gini justru kita ngejalaninnya lebih happy. Termasuk anak-anak, biasanya lebih mudah di atur kalo gak terlalu banyak aturan. Buktinya semangat belajar mereka justru tinggi kalo gak di paksa tapi di ajak.
Chi nulis ini bukannya ngajakin untuk suka bolos loh. Cuma sekedar cerita aja. Syukur-syukur ada temennya. Hehehe...
post signature

Kamis, 13 November 2008

10 Facts About Me

Dapet PR dari Mama Tole udah dari beberapa hari yang lalu sie tapi gini deh namanya juga pelupa kalo gak langsung dikerjain pasti bisa gak inget-inget. Sorry ya mom..
10 Facts About Me


Selasa, 11 November 2008

Japan-Indonesia Expo

Hari Sabtu kemarin kami sekeluarga dateng ke JIExpo. Rencananya sie 1 minggu yang lalu tapi gak jadi, akhirnya baru kesampaian hari Sabtu kemarin.
Ternyata exponya cukup mengecewakan (buat kami ya...). Tadinya yang ada di bayangan Chi exponya itu bakalan di isi dengan banyak sekali stand-stand kebudayaan baik dari Indonesia maupun Jepang. Tau sendiri kan kalo Indonesia & Jepang negara yang kaya budaya.
Trus Chi juga membayangkan akan banyak acara-acara kebudayaan. Udah gitu Jepang kan juga banyak benda-benda yang unik & menggemaskan tuh, nah Chi berharap di sana bakal banyak nemuin barang-barang yang lucu itu. Lumayan nie bisa borong-borong tanpa harus ke Jepang.
Tapi ternyata... Hhhh!! Mengecewakan. Kebanyakan yang ikut pameran itu perusahan otomotif, elektronik, trus perusahaan-perusahaan yang bikin kerjasama sama Jepang lah. Ya... apa yang menarik? Kalo pengen liat mobil atau elektronik mendingan pergi ke showroom atau toko elektronik aja. Sama aja kok. Lagian kalo emang mau liat ke pamerannya kayaknya lebih bagus waktu ke kami dateng ke pameran mobil waktu itu. Koleksi mobilnya lebih banyak gak cuma dari Jepang, jadi anak-anak (terutama Keke) pun puas. Gak seru banget deh pamerannya...
Kebudayaannya sie bukan berarti gak dpt porsi. Mereka tetep dapet. Tapi sangat-sangat minim porsinya, saking minimnya jadi gak keliatan. Hehe...
Belom lagi food areanya. Sedikit dan sempit banget. Kalo stand yang laen antar lorongnya tuh lumayan lebar, nah untuk food area sempit banget. Sementara yang pengen beli makan kan banyak. Tapi juga gak ada yang istimewa di food area. Chi tadinya berpikir aka ada macem-macem makanan jepang di sana selain makanan Indonesia. Tapi ternyata makanan Jepang yang ada di sana cuma Hoka-Hoka Bento. Hahahaha.... Eh, ada sie 1 stand yang menjual takoyaki. Tapi standnya kecil & cuma dia satu-satunya yang menjual makanan Jepang (selain hoben. Hehe....). Otomatis yang ngantri beli disana pun rame banget!! Saking ramenya kami putusin makan siang di luar aja deh..
Satu-satunya hiburan yang rada lumayan itu adalah pertunjukan Shinkansen 3D. Ngantrinya lumayan panjang. Tapi karena liat di pengumumannya sekali pertunjukan maximum jumlah penontonnya adalah 400 orang, jadi Chi pikir kami gak akan terlalu lama ngantrinya.
Pertunjukannya terbagi 2 film. yang pertama tentang shinkansen, yang ke dua tentang kebudayaan & kehidupan orang-orang Jepang. Walaupun nama pertunjukannya adalah Shinkansen 3D tapi Chi justru lebih tertarik dengan film tentang budaya Jepang.
Okelah lah Shinkansen emang canggih banget. Chi kagum liatnya. Tapi rasanya untuk kita orang Indonesia saat ini baru bisa mimpi ya kapan itu Shinkansen ada di Indonesia. Atau bermimpi kapan kita bisa ke Jepang. Hehehe...
Chi justru suka dengan film tentang kebudayaan & kehidupannya. Udah gitu warna-warnanya keren banget. Suka banget waktu bagian ketika Jepang lagi musim gugur, ada pohon-pohon yang daunnya warna kuning pada berguguran trus semua jalanan berubah jadi warna kuning karena tertutup oleh banyaknya daun yang berguguran. Udah gitu ada serombongan anak-anak kecil Jepang berseragam. Chi lupa warna seragamnya, yang pasti Chi inget banget warna topinya hijau muda. Mereka pada berlarian ke jalanan yang diselimutin daun-daun itu. Aduh.... lucu banget!!
Satu lagi nie yang bikin Chi terkagum-kagum sama budaya & kehidupan orang sana itu adalah Jepang itu kan negara maju tapi biar gitu kebudayaannya masih kuat banget. Dan ternyata kalo kita emang cinta dengan budaya kita gak akan tergeser kok dengan majunya teknologi secanggih apapun. Buktinya ya Jepang itu.Dan sebenernya kita pun bisa ya kalo mau karena kebudayaan kita kan juga kaya sebenernya. Yah mudah-mudahan deh..
post signature

Senin, 10 November 2008

Ulang Tahun

Hari Jum'at kemaren di kelasnya Nai ada yang ulang tahun, namanya Agis.
Bu Guru : "Anak-anak hari ini ada temen kita yang ulang tahun. Tau gak siapa?"
Naima : "Ima!!!!! (Naima maksudnya)." Nai berteriak dengan lantang, sementara yang ulang tahun? Cuek bebek gak meralat sama sekali. Hehe...
Gara-gara teriakan Nai tadi setiap anak yg di tanya siapa bu guru yang ulang tahun hari ini Jawaban mereka adalah Naima. Hehehe...
Sampe Rumah
Bunda : "Nai tadi di sekolah ada yang ulang tahun ya?"
Naima : "Iya"
Bunda : "Nai pengen gak ulang tahunnya di sekolah"
Naima : "Enggak"
Bunda : "Loh kenapa?" Sempet agak heran dengan jawabannya karena biasanya anak-anak kan seneng kalo ulang tahunnya di rayain.
Naima : "Kan tadi udah di layain"
Oke deh kesimpulannya untuk sementara gak perlu di rayain, karena Nai merasa udah ulang tahun (padahal masih lama, nanti bulan Mei). Hehehe...

Rabu, 05 November 2008

Pertimbangan Akademis Nai

Akhir-akhir ini perkembangan akademis Nai agak lumayan meningkat pesat. Maksudnya selama ini kan dia lebih banyak bermainnya. Keliatan banget deh belom tertarik untuk belajar, kebanyakan main-mainnya. Sekarang udah mulai ada minat.
Kalo Keke lagi belajar, dia ikutan minta belajar. Dan akhir-akhir ini Chi perhatiin perkembangan akademisnya agak meningkat dengan pesat.

Seperti pelajaran mencari persamaan misalnya (liat foto ya). Beberapa minggu yang lalu dia masih kesulitan. Lama-lama udah mulai lancar. Cukup di kasih 1 kali instruksi, bahkan sekarang-sekarang dia udah tau harus ngapain kalo di kasih pelajaran seperti itu. Terakhir kali belajar adalah mencari 3 gambar yang sama. Insya Allah mulai hari ini di tambah 1 jadi 4. Gak cuma gambar, tapi angka atau huruf pun dia bisa cari persamaannya.
Udah mulai bisa berhitung penjumlahan. Kalo menyebutkan angka secara berurut 1 s/d 10 sie udah lama bisanya. Tapi kalo berhitung masih suka salah-salah. Misalnya di suruh menghitung 4 buah apel. Ngitungnya sie bener 1.. 2.. 3.. 4.. Tapi begitu di tanya jadinya berapa, dia jawabnya masih suka salah-salah. Seenaknya dia aja nyebutin angka. Kalo sekarang enggak, paling gak menjumlahkan sampe 4 sie udah gak salah. Nah pas 5 ke atas masih suka salah-salah tuh. Tapi lama-lama juga Insya Allah pasti bisa..

Selasa, 04 November 2008

Pakai Baju Sendiri Pun Belajar

Chi selalu menganggap kalo setiap hari anak-anak itu belajar. Belajar makan sendiri, mandi sendiri, dll. Gak selalu yang namanya belajar itu berhubungan dengan akademis.

Cerita tentang pelajaran akademis, seringnya mereka itu belajar di malam hari. Tapi beberapa hari yang lalu Nai lagi gak mau belajar. Dia lebih memilih untuk gonta-ganti pakaian sendiri. Jadilah lemari bajunya berantakan gak karuan.

Kalo ngeliatnya sie males banget buat ngerapiin. Pengennya ngelarang aja. Tapi Chi pikir Nai itu bukannya lagi ngacak-ngacak tapi lagi belajar pake baju & celana sendiri. Chi pikir kalo Chi terlalu melarang ini itu justru yang ada malah dia gak belajar. Kalo masalah berantakan, pelan-pelan kalo dia udah bisa pake baju & celana sendiri pasti gak akan ngacak-ngacak lagi deh.

Bunda, Baik sekali Sama Keke

Beberapa hari ini ucapan-ucapan Keke tuh lagi ada-ada aja deh.. Dari mulai kasih pertanyaan yang bikin kepala bundanya cukup mumet. Trus yang terakhir ini memuji bunda sampe perasaan bunda campur aduk .

Jadi ceritanya gini... Setiap malam Chi kan selalu tanya ke anak-anak "Hari ini seneng gak?". Kalo seneng kenapa, gak seneng juga kenapa?. Jawaban mereka sie biasa aja. Maksudnya kalo mereka seneng, mereka akan cerita kenapa mereka hari itu seneng. begitu sebaliknya.

Tapi semalem tuh beda. Keke bilang kalo hari itu dia seneng... banget. Alasannya karena Bunda selalu baik sama Keke. Keke pengen apa aja selalu di kasih. Gak pernah marah.

Jumat, 31 Oktober 2008

Guru SD

Udah 2 hari ini Keke mengeluarkan pertanyaan yang bikin bundanya ngikik tapi juga puyeng untuk di jawab. 2 malam yang lalu tanya tentang superman, sekarang tentang guru SD

Keke : "Bunda, kenapa sie guru SD itu sampe tua di SD terus gak ikutan muridnya naek ke SMP?"

Dari awal Chi udah mulai langsung ngikik denger pertanyaan ini.

Bunda : "Ya karena tugasnya guru SD itu kan ngajar bukan belajar Ke.."
Keke : "Emang kl guru SD gak bisa ngajar SMP?"
Bunda : "Ya bisa lah.."
Keke : "Nah kalo gitu kenapa gak ikutan naik ke SMP?"
Bunda : "Karena semua kan punya tugas masing-masing. Guru SD tugasnya ngajar anak SD. Guru SMP ngajar anak SMP. Guru SMA juga gitu."
Keke : "Nah itu dia maksud Keke. Kenapa guru itu gak ikutan naik. Guru SD di SD terus sampe tua, guru SMP sama SMA juga deh."

Bunda : ?????? (Gak jawab lagi bener2 bingung. Hehe...)

Kamis, 30 Oktober 2008

Kenapa Supermen Pake Celana Dalem Di Luar?

Keke itu seneng banget sama kegiatan mewarnai. Setiap hari pasti mewarnai. Bisa lupa waktu & abis berlembar-lembar kertas untuk mewarnai. Untung sekarang udah ada yang namanya internet ya. Tinggal cari di mbah gugel, cari mewarnai yang gratisan. Coba kalo jaman dulu, bisa bangkrut nie beli buku mewarnai terus-terusan.
Setiap mau mewarnai Keke selalu minta kali ini lagi mau mewarai ini atau itu. Salah satu permintaan Keke kemarin adalah mau mewarnai Superman. Waktu Chi lagi ngeprint, Keke tanya gini..
Keke : "Bunda, kenapa sie Superman kalo pake celana dalem di luar gak di dalem?"
Chi bener-bener gak siap sama pertanyaan Keke itu cuma bisa ngakak. Bahkan untuk menjawab secara becanda pun gak kepikiran sama sekali.
Merasa di cuekin kali ya sama bundanya, Keke pun ngeloyor pergi. Gak taunya dia pergi ke kamar untuk merubah posisi celana dalemnyanya jadi di luar.
Bunda : "Ke, kok celana dalemnya di luar sie?"
Keke : "Biarin, kan Superman juga gitu"
Waduh!!! Gara-gara Superman nie...
Sampe malem bahkan keesokan harinya malah, itu celana dalem tetap berada di posisi luar. Waktu Ayah dateng, Ayah pun ngakak. tapi gak kaget juga sie karena sebelumnya kan Chi udah ceritain lewat telepon.
Keliatannya Keke itu serius dengan pertanyaannya. Waktu di kamar, Keke pun mengulang pertanyaan yang sama ke Ayahnya..
Ayah : "Superman celana dalemnya di luar karena kalo di dalem namanya Suparman"
Keke cuma nyengir denger penjelasan ayahnya. Tapi keliatan kayaknya dia kurang puas..
Keke : "Iya tapi kenapa harus di luar ayah?" (masih tetep penasaran dia)
Ayah : "Ya mungkin karena Superman kalo ganti kostum selalu buru-buru jadi sampe salah deh pake celana dalemnya. Coba aja deh Keke perhatiin pasti superman selalu buru-buru deh kalo ganti kostum."
Kali ini Keke gak tanya lagi, walooun rada manyun. Gak tau karena ngantuk apa karena masih gak ngerti. Hehe...
Bunda : "Ke, tadi kan Keke tanya kenapa Superman pake celana dalem di luar.. Sekarang Bunda mau tanya, Keke sendiri kenapa pake celana dalem di luar?"
Keke : "Karena Keke kan ngikutin Superman."
Bunda : "Berarti Keke udah tau dong kenapa Superman pake celana dalemnya di luar.."
Keke menggeleng..
Bunda : "Lah kalo gak tau, kenapa Keke ikutin?"
Keke rada manyun di ledekin sama di ketawain terus 'ma Ayah & Bundanya. Mungkin pikir Keke, orang nanya serius malah di becandain terus. Hehe...
Ayah : "Ke, tau gak kenapa Superman celana dalemnya warna merah?"
Keke : "Enggak.."
Ayah : "Karena yang item udah di pake sama Batman"
Lumayan tuh Keke mulai rada nyengir
Ayah : "Trus kalo yang item udah di pake Batman, kenapa superman gak pake yang warna ijo atau kuning?"
Keke ngegeleng lagi kepalanya..
Ayah : "Karena yang warna ijo sama kuning udah di pake Ijal sama Alam"
Kali ini Keke pun ikutan ngakak . O'ya Ijal ma Alam itu sepupunya chi. Tapi kalo liat dari usianya yang masih kecil-kecil mereka jadi temen mainnya Keke. Nah Ijal sama Alam ini kalo pake celana dalem itu yang warnanya solid-solid & ngejreng-ngejreng kayak merah, ijo, kuning. Hehe...
Hari ini sie dia udah mulai normal lagi. Pake celana dalemnya di dalem. Walopun baru normalnya pas sore hari. Hehe... Bener-bener deh nie, semua gara-gara Superman..
post signature

Rabu, 29 Oktober 2008

Nai Belajar Warna

Udah lama juga ini blog gak di update, bukan karena kena virus plurk loh tapi karena emang gak ada cerita baru. Bukan berarti mereka gak pernah belajar juga, belajar sie tiap malem masih jalan. Alhamdulillah... Cuma ya gak ada sesuatu yang baru untuk di ceritain aja. Kalo isinya hanya kegiatan sehari-hari tapi gak ada sesuatu yang baru kayaknya gak menarik, gitu-gitu aja. Lagian menuh-menuhin blog & males juga kali bikin postingannya. Hehe...

Oke, kembali ke topik utama. Semalem Nai belajar tentang warna. Sebenernya udah lumayan sering Nai belajar tentang warna, hampir tiap hari malah. Cuma kok ya agak-agak susah ngajarin Nai tentang warna. Malah dulu Chi agak sedikit parno juga. Takut gimana-gimana... gitu. Duh.. Nai maapin bunda ya yang suka agak-agak parno.

Sabtu, 25 Oktober 2008

Raport

Hari Jum'at kemarin Chi abis ambil raport di sekolahnya Keke & Nai. Harusnya sie hari Sabtu ini, tapi gurunya nawarin kalo mau di ambil hari Jum'at juga boleh. Baik ya guru-gurunya.. Chi pikir daripada besok harus berantri-antri nunggu giliran, mendingan hari Jum'at aja lebih sepi.

Raportnya bisa di bilang puas & tidak puas. Puas kalo dinilai bagus, gak bagus kalo dinilai kurang. Hehehe... Tapi cukup memuaskan lah keseluruhannya. Alhamdulillah... Lagipula Chi emang gak mau terlalu berpatokan sama raport juga. Karena menurut Chi hasil raport itu adalah hasil akhir dari para siswa bukan hasil keseluruhan. Bingung ya... ya pokoknya gitu deh. Hehe...

O'ya sebelum cerita tentang hasil raport anak-anak, Chi mau cerita dulu kenapa kok udah ada pembagian raport. Menurut kepsek di sekolah anak-anak sebetulnya kalo menuruti aturan pemerintah terima raport itu cuma 2 x setahun. Tapi karena menurut kepsek sepertinya terlalu lama bagi murid-murid PG/TK kalo raportnya cuma 2 kali makanya di tengah-tengah semester 1 ada raport lagi jadinya 3 kali deh.. Malah untuk play group setiap hari ada raportnya loh.. cuma kalo untuk raport harian orang tua gak perlu dateng untuk ngambilnya.

Chi sendiri hampir setiap hari selalu tanya tentang perkembangan anak-anak ke guru Keke & Nai walopun setiap hari dapet raport. Tapi gak afdol kayaknya kalo gak tanya langsung. Hehe... Makanya pas terima raport kemarin ya berasa banget formalitasnya. Hehehe...

Selasa, 14 Oktober 2008

Cerita Setelah Hari Raya

Lebaran Hari Ke-3 (Masih Ada Halal Bihalal & Rumah Sosis)

Lebaran hari ke-3 ini masih ada halal bihalal. Halal-bihalal keluarga H. Usman. Masih keluarga besarnya papah mertua. Bedanya kalo kemaren itu kan kakak-beradik sekandung yang kumpul. Kali ini ini lingkupnya lebih luat lagi. Tetep kakak-beradik, tapi kakak-beradik para buyut-buyut. Hehe...

dari kemaren cerita halal bihalal keluarga Naripan (keluarga besar mamah), trus di Sailendro (keluarga besar papah mertua). Gimana dengan keluarganya papah & mamah mertua? Kalo papah kan keluarganya di Ciamis. Lebaran hari ke-2 papah, mamah, adik-adik & keluarga Naripan pada ke Ciamis. Chi gak ikut. Lagi gak kepengen aja... Di Ciamis sie gak terlalu banyak yang Chi kenal. Paling keluarganya uwa. Bapak & Emak Ciamis udah gak ada juga (taun kemaren sie Bapak masih ada). Papah sendiri juga anak tunggal. jadi ya sekarang kalo ke Ciamis lebih kayak berlibur kali ya... Karena ketemu ya keluarga sendiri & Naripan lagi..

Kalo Mamah mertua juga cuma 2 bersodara. Adik Mamah tiap Lebaran biasanya ke Tegal. Keluarga besar Mamah mertua keliatannya masih banyak yang tinggal di Palembang. Ibu (orang tuanya mamah) juga kan tinggalnya di Sailendro. Kalo Abah (orang tuanya mamah juga) udah lama meninggal. Katanya sie meninggalnya waktu lagi naik haji (waktu Kak Aie & sodara-sodaranya masih kecil), jadi ya gak ada kuburannya juga di sini.

Sekarang balik ke cerita acara halal bihalalnya keluarga Haji Usman. Setiap tahun acara halal bihalal keluarga besar ini di adain di suatu tempat. Entah itu di gedung pertemuan atau di restoran. Yang jadi tuan rumah gak bergiliran kayak halal bihalal lebaran hari ke-2 itu. Tapi ada panitianya. Kalo kita mo dateng ke acara itu ya bayar, gak dateng ya gak bayar.


Halal bihalal tahun ini diadain di Kampung sawah, didaerah soreang sana. Denger nama restonya (kampung sawah) kayaknya menarik. Tapi kalo liat lokasinya (soreang) males banget sebenernya. Jalan kesananya suka macet. Mana acaranya baru dimulai jam 1 siang. Biasanya sie mulainya pagi, tapi mungkin karena lebaran hari ke-3 ini jatuhnya hari Jum'at jadi acara baru di mulai setelah sholat Jum'at.

Gak tau karena lokasi acaranya yang jauh atau waktunya yang lumayan siang, yang dateng ke acara halal bihalal kemaren tuh sedikit banget. Sepi... Udah gitu di sana ternyata ada kolam renangnya. Keliatan pula dari tempat bihalal (sebelahan). Anak-anak ngeliatin dari jendela aja, sambil sesekali bilang "Bun... abis ini berenang ya...". Untungnya sie gak pake ngamuk, cukup dengan mata memelas . Tapi jadi kasian liatnya. Sayang sie gak tau kalo disana ada kolam renangnya juga, jadi gak bawa perlengkapannya. Padahal lagi panas terik kayak gini emang paling enak berenang ya...


Yasmin lagi ngeliatin yang pada berenenang dari jendela

Selesai acara sekitar jam 3 sore. Abang & Mbak Heny (kakak ipar) ngajakin jalan-jalan ke Rumah Sosis. Chi males banget sebenernya. Abis jauh banget tuh perjalanannya (Soreang-Lembang). Belom lagi kalo mikir macetnya... Mana udah sore. Tapi mo nolak gak enak juga. Masalahnya anaknya abang & mbak Heni, Nara pengen ikut Keke terus. Dari kemaren pergi-pergian juga maunya naek mobilnya Keke. Padahal biasanya dia nempel banget sama bundanya. Sekarang nempelnya sama Keke.

Waktu diajakin jalan-jalan sama orang tuanya, Nara gak mau kalo Keke gak ikut. Sementara Keke maunya sama ayah & bunda. Ya... Chi gak enak juga sama abang & mbak Heny jadinya kalo nolak. Mereka pengen jalan-jalan kan pastinya pengen seneng-seneng sama anak-anaknya. Tapi kalo anaknya gak mau ikut kasian juga jadinya. Akhirnya ngalah deh..

Perjalanan yang lumayan jauh. Apalagi kami ambil jalan muter (dateng dari Lembang). Abis kalo lewat Setiabudi takutnya kena macet. Awalnya sie lancar banget, walopun berasa juga jauhnya. Tapi gak apa-apa deh yang penting lancar.

Ternyata perkiraan kami semua salah. Begitu masuk jalan utamanya.... macet banget!!! Udah gitu macetnya gak brenti-brenti sampe kami masuk ke rumah sosis. Alhasil baru sampe rumah sosis jam 1/2 6 sore. Bener-bener perjalanan yang jauh!!

Ayah langsung ngajakin makan dulu sebelum main. lagi-lagi Chi pengen nolak sebenernya. Karena udah sore, walopun belom pernah sampe sore maen di rumah sosis tapi feeling Chi kok mengatakan kalo yang namanya tempat permainan anak gak ada yang buka sampe sore ya?

Tapi kasian juga liat ayah karena dari tadi siang belom makan. Pastinya laper banget apalagi di Lembang lagi ujan. Lumayan dingin lah...


Para krucil di foto sambil nunggu makanannya dateng. Ki-ka: Nara, Nai, Yasmin, Keke

Selese makan sekitar jam 1/2 7, langsung meluncur ke tempat bermain perosotan (rumah pohon). Tenyata oh ternyata 15 menit lagi udah mau tutup!! Tuh kan feeling Chi bener berarti!! Untung mas-masnya baek. Kami masih dikasih masuk, boleh main sebentar tanpa harus bayar lagi. Lumayan deh sedikit mengobati kekecewaan anak-anak. Cukup meluncur di perosotan 1-2 kali mereka mau di ajak pulang.

Keesokan Harinya (Rumah Sosis Lagi... )

Pagi-pagi Chi belom tau mo ngapain. Mo jalan-jalan masih males, karena yakin banget deh di jalanan pasti masih rame banget. Apalagi kalo ke tempat-tempat wisata. Nanti-nanti aja dulu deh... Rencananya sie siangan mo ke Gramedia aja, waktu itu kan gak jadi beli karena dompetnya ketinggalan di mobil. Hehe...

Ngobrol-ngobrol ma Kak Aie, ternyata di ajakin ke rumah sosis lagi. Duh bingung lagi deh...

Jam 12-an kami berangkat dari rumah. Kali ini lewat Setiabudi. Sudah di tebak.. macet. Suka gak suka dinikmatin aja deh... Sampe rumah sosis langsung ke rumah pohonnya. Puas-puasin deh anak-anak maen di sana. Sampe makan siang pun di sana (sebelum ke rumah sosis beli KFC dulu).

Setelah puas Keke & Nai pengen main ATV. Kami main ATVnya yang indoor. Gak tau karena rada ngumpet tempat ato karena lebih besar tantangannya, yang indoor ini agak sepi. Gak kayak ATV yang outdoor, panjang banget ngantrinya. Kami ngantri di ATV indoor aja berasa banget lamanya (sekali main 10 menit). Padahal paling cuma nunggu ngantri 4 orang lagi sebelum kami (lumayan ya 40 menit ngantrinya). Tapi jauh lebih mending deh daripada ngantri di tempat outdoor. Antriannya udah kayak uler, panjang...

Kalo kemaren jam 1/2 6 sore baru sampe rumah sosia, sekarang jam 1/2 baru pulang dari sosis. Langsung balik. Lumayan cape, makanya Chi ketiduran bangun-bangun pas lagi beli sate ayam deket rumah

Banyak foto di rumah sosis ini, tapi ada di kameranya abang. Blm sempet minta apalagi upload, kapan-kapan nyusul deh...

Minggu, Senin & Selasa

Gak terlalu banyak acara di 3 hari terakhir. Paling ke Gramedia (jadi juga), ke Naripan. Kayaknya itu aja deh. Selebihnya banyak di Sailendro.

Hari Selasa kami pulang. Keke minta pulang terus. Kayaknya udah gak bisa dibujukin lagi untuk agak lamaan di Bandung. Jadi deh Selasa malem kami pulang. Kapan-kapan lagi jalan-jalan ke Bandungnya.

Cerita lebarannya kali ini bener-bener tamat, gak ada lagi sambungannya...post signature

Lebaran Hari Pertama Dan Kedua

Sekarang cerita tentang lebarannya

Lebaran Hari Pertama

Udah 4 tahun ini Chi gak ikut sholat ied. Ya... sejak Keke lahir deh. Abis anak-anak masih pada kecil-kecil. kalo di tinggal gak ada yang jaga. Kalo di bawa, bisa-bisa malah gak khusyu lagi sholatnya. Iya kalo di sana nanti cuma nangis aja, Chi justru khawatir kalo mereka ngacir kesana-kemari. Ngilang deh... Serem ah... Jadi deh lagi-lagi Chi gak ikut sholat lagi.

Karena kami nginepnya di Sailendro, jadi Kak Aie sholatnya ya di seputaran Sailendro. Kalo di perhatiin nie ada suasana yang berbeda ketika mau sholat ied antara Sailendro & Naripan. Kalo di Sailendro mah tenang. Bangun agak siangan dikit, gak apa-apa masih keburu. Ya karena di Sailendro kan yang tinggal di rumah itu sedikit, cuma keluarga mertua aja.

Beda sama di Naripan, seluruh keluarga besar mamah tumplek-blek nginep disana. Jadi kebayang deh hebohnya ketika mau sholat ied. Harus buru-buru bangun, kalo mo dapet kamar mandi duluan. Trus kalo mo berangkat ke tempat sholat ya harus bener diitung orangnya jangan sampe ada yang ketinggalan. Hehe... Heboh deh pokoknya. Tapi biar gitu kadang kangen juga deh Chi sama suasana kayak gitu.

Cukup singkat berhalal bihalal di Sailendro, karena emang cuma sedikit orangnya. Dan gak ada hujan tangisan kayak di Naripan . Hehe...

Abis sarapan pagi dengan hidangan lebaran, kami pun pergi ke Naripan. Selain mo salam-salaman disana, keluarga di Naripan juga punya tradisi setiap lebaran pertama mo pergi ke kuburan Bapak & Emak. Berangkatnya harus pagi karena lumayan jauh. Lagian gak cuma ke kuburan Bapak & Emak aja tapi mampir sana-sini ke rumah sodara.

Agak kesiangan kami dateng ke Naripan. Janji jam 9 baru dateng jam 10. Kirain di sana udah siap, tinggal nunggu kami aja ternyata belom juga. Ngobrol bentar, beres-beres baru deh jalan.

Udara emang bener-bener panas ya... sampe-sampe males mo ngapa-ngapain. Foto-foto juga males. Makanya di hari pertama lebaran ini gak ada foto-foto. Abis bawaannya lemes. Udah di jalannya panas (padahal pake mobil), sampe tempat bawaannya udah pengen diem aja. Males mo ngapa-ngapain. Terik banget.

Ada cerita yang aneh (apa lucu ya?) waktu beli baso di rumahnya Nenek Kokom. Seperti tahun-tahun sebelumnya acara keliling yang paling di tunggu adalah kunjungan ke rumah nenek Kokom. Setiap kali berkunjung kesana nenek Kokom selalu menyajikan makan siang yang nikmat.

Makanannya sie sederhana. Makanan sunda, ayam kampung goreng, lalapan, sambal terasi, ikan asin, krupuk, trus apa sie itu namanya cabe ijo digoreng kecap gitu. Sederhana banget kan? Tapi nikmat... Lagian dimana-mana yang namanya hidangan lebaran pasti bersanten-santen, nah ketemu makanan kayak gini di siang hari kan nikmat banget tuh.. Makanya kunjungan ke rumah nenek Kokom selalu yang paling di nanti deh...

Cuma gak tau gimana, kemaren itu sempet terjadi salah komunikasi. Waktu kami dateng, nenek Kokom sempet terkaget-kaget. Nenek Kokom nyangkanya kami semua bakalan dateng besok. Karena menurut nenek Kokom biasanya kan kami hari kedua datengnya.

Kayaknya nenek Kokom lupa nie. Emang sie beberapa tahun yang lalu kebiasan kami berkeliling adalah di hari kedua. Tapi sejak Bapak & Emak udah meninggal, kebiasaannya berubah jadi hari pertama.

Karena gak mau ngerepotin (keliatannya nenek Kokom gak enak ati gitu karena biasanya menghidangkan makanan ini gak), kami pun gak ingin berlama-lama disana. Tapi di tahan sama nenek. Katanya bakal di masakin saat itu juga, kasian udah jauh-jauh dateng. Iya deh ditunggu...

Tapi karena udah lumayan laper, sambil nunggu makan siang selesai di masak kami manggil tukang baso yang lewat depan rumah. Gak tau karena hari lebaran ato emang biasanya kayak gitu, masa' ngitung baso satuan. Baso daging Rp. 2500/biji, baso kecil Rp. 1000/biji, mie kuning ato' bihun Rp. 500. Cuma kuah doang yang gak diitung. Mending kalo dari awal di bilangin. Lah ini enggak. Tiap pesen kan selalu bilangnya 1 mangkok. Tukang baso' yang aneh... Hehe...

Lebaran Hari Ke-2


Sebelum berangkat ke acara hala bihalal, sambil para bundanya selese dandan juga. Para krucilnya di foto dulu

Hari ke-2 lebaran giliran keluarganya Kak Aie yang punya acara. kalo di keluarganya Kak Aie, kami gak keliling-keliling kayak kemaren. Kami cukup dateng ke suatu tempat, yang udah di sediain 'ma tuan rumah.

Yang jadi tuan rumahnya itu giliran. Papah mertua kan 8 bersodara, tiap tahun mereka bergiliran jadi tuan rumah. Misalnya kalo tahun ini anak pertama, tahun kedua anak ke-2, begitu seterusnya. Kalo udah sampe anak ke-8, berati taun berikutnya balik lagi ke anak pertama.

Tahun ini yang jadi tuan rumah adalah anak ke-4. Berarti tahun depan giliran keluarga kami yang jadi tuan rumah. Tempat pertemuan terserah yang jadi tuan rumah. bisa di rumahnya, tapi bisa juga di resto.


Tahun ini kami ngumpulnya di rumah makan Ampera di daerah Gasibu. Acaranya ya halal bihalal, sambutan-sambutan, dan makan siang (ini yang paling ditunggu. Hehe...)


Selese' acara ya udah bubar. Semua langsung balik lagi ke rumah. Tapi Chi se-keluarga pengen ke Gramedia BSM dulu. Keke udah kangen pengen belajar mewarnai. Kasian murung terus... jadi sebelum pulang mampir dulu deh.

Pas di gramedia ada cerita lucu lagi. Ceritanya kan anak-anak udah pada milih-milih buku mewarnai plus krayonnya. Malah tadinya Chi mo beli buku segala. Tapi karena tempat krayon & buku mewarnai terpisah dari buku-buku yang lain, jadi duluin anak-anak deh bayarnya.

Pas mau bayar ternyata dompet kami berdua ketinggalan di mobil. Cari-cari di kantong celana cuma terkumpul uang Rp. 25.000,- aja. Terpaksa nge-cut beberapa pembelian. Mending kalo nyadarnya itu sebelum bayar. Ini mah setelah mau bayar. Jadi barangnya ada yang di cancel di kasir biar gak melebihi Rp. 25.000. Hehe... Untungnya buku mewarnai Keke & Nai udah kebeli, krayonnya cukup yang harganya Rp 3000 aja. Hehe...


Pulang dari Gramedia, 2 gadis kecil (Nai & Yasmin berfoto). Nai kecentilan sampe Yasmin BT kayaknya. Hehe...

Masih ada cerita selanjutnya.. tapi di terusin nanti deh...

Senin, 13 Oktober 2008

Hari Pertama & Ke-2 Berada Di Bandung

Hari Pertama

Kami berangkat ke Bandung hari Senin (30 Oktober 2008). Kira-kira jam 11 siang berangkat dari rumah. Jemput Nin (mamah mertua) dulu di Rawamangun. Nunggu sebentar (beberes) dulu disana sampe Bandung sekitar jam 1/2 5 sore.

Langsung menuju Sailendro. Sejak nikah, Chi emang lebih sering nginepnya di rumah keluarganya Kak Aie di Sailendro. Turun-turunin barang bawaan, istirahat sebentar, sekitar jam 5-an meluncur ke Naripan.

Enaknya gini nie kalo antara suami & istri sekampung dan deketan pula rumahnya. Antara Sailendro & Naripan paling cuma sekitar 15 menit aja, tanpa macet. Enak kan. Hehe...

Gak banyak cerita di hari pertama, setelah buka puasa di Naripan ngobrol-ngobrol bentar abis itu pulang deh ke Sailendro.

Hari ke-2


Hari ke-2 juga masih belom banyak cerita. Selain agak sedikit kecapean. Malem pertama tidur di Bandung, Nai rewel banget . Kayaknya sie dia kepanasan. Tadinya Chi ngarepin pas di Bandung bakalan ketemu udara yang adem, ternyata salah. Panas juga.

Tapi kalo di sailendro sampe kegerahan, berarti udara emang lagi panas-panasnya. Soalnya baru kali ini Chi ngerasain gerah di Sailendro. Walopun masih di daerah kota Bandung, tapi kalo kata Chi di Sailendro masih terasa dinginnya. Apalagi kalo pagi, wiii Chi masih suka ngerasain menggigil tuh. Sayang waktu ke bandung kemaren gerah

Hari ke-2 belom ada rencana kemana-mana. Selain udara yang lumayan hot, kayaknya bingung aja mo pergi kemana. Abis masih bulan puasa. Kami putusin buat main aja di Naripan. Karena di Naripan kan banyak pasukan krucil disana, berbanding terbalik dengan di Sailendro.

Ke Naripan ngajak sepupu Keke juga, Daffa. Kebetulan dia udah dateng duluan ke Bandung (tinggalnya di Balikpapan). Ternyata sampe Naripan, susana lagi sepi... banget. Pada kemana nie, terutama pasukan krucil? Gak taunya lagi pada nonton laskar pelangi. Sempet di telepon sie, ngajakin nonton. Tapi gak deh, antriannya gak tahan.. panjang banget pastinya..

Ya udah karena sepi banget, kami mutusin cabut ajah dari Naripan. Balik ke Sailendro tapi sebelumnya mampir dulu ke Giant BSM beli segala kebutuhan anak-anak abis itu balik.

Malemnya gak ada acara apa-apa. Paling sesekali keluar, duduk di teras rumah. Karena banyak yang nyalain kembang api. Nai tadinya takut. Karena di Naripan kan pada suka banget nyalain kembang api. Gak harus nunggu lebaran, asal ngumpul pasti main kembang api. Nah dia takut denger suaranya yang keras itu. Makanya waktu di Sailendro sempet gak mau ikutan liat, tapi begitu tau kalo bukan kita yang nyalain (kita sie cuma nikmatin kembang apinya di langit aja...) akhirnya dia mau nonton. Sambil dengerin jedar-jedernya kembang api, di mesjid deket rumah terdengar juga suara takbir. Wah biarpun lebarannya gak tradisi yang istimewa tetep aja merasa haru ya kalo denger suara takbir

O'ya ada cerita yang ketinggalan, waktu Senin malem Endriyani (Mama Talitha) sempet SMS kalo tadinya mau main ke rumah tapi gak jadi (kecapean abis belanja. Hehe...). Gak apa-apa kok mom. Kapan-kapan ya ketemuan...

Tradisi Yang Hilang

Waktu lebaran kemaren ada tradisi yang hilang sebenernya. Jadi dari dulu setiap kali lebaran, keluarga besar Chi tuh selalu bikin ketupat sendiri. Maksudnya kami cukup beli daun kelapanya aja di pasar abis itu di utak-atik sendiri deh...

Yang selalu bikin adalah almarhum Bapak (kakek), Mang Agus (adiknya mamah) sama Chi. Setelah Bapak meninggal, tradisi masih lanjut. Kan masih ada Chi & Mang Agus.. Tapi sejak nikah, Chi udah gak pernah lagi tuh bikin ketupat sendiri. Karena sejak nikah Chi selalu nginep di Sailendro. Udah gitu mudiknya selalu agak mepet ke Lebaran. Sedangkan kalo bikin ketupat sendiri kan enaknya harus agak santai waktunya.

Tradisi pun masih berlanjut karena masih ada Mang Agus. Tapi tahun ini Mang gus kan udah gak tinggal di Naripan lagi. Dan untuk masalah lebaran Mang Agus selalu berlebaran di kampung istrinya di Anjatan. Akhirnya tahun ini tradisi membuat ketupat resmi ilang..

Cerita hari lebarannya di lanjutin besok deh... udah sore...

post signature

Cerita Lebaran Yang (Mudah-Mudahan) Belum Basi

Baru sempet cerita tentang lebaran kemaren nie.. Mudah-mudahan belum basi ya...
Lebaran kemaren di bilang sedih, alhamdulillah gak. Tapi di bilang istimewa ya gak juga sie. Begitu-begitu aja. Malah bisa dibilang semua yang udah Chi rencanain gagal total. Gak ada satupun yang kesampean.
Rencananya kan Chi mau di Bandung kira-kira 2 minggu-an. 1 Minggu pertama untuk acara keluarga. Halal bihalal sana-sini. 1 Minggu terakhir untuk jalan-jalan. Hunting makanan atau tempat-tempat bermain baru.
Tapi ternyata cukup 1 minggu ajah di Bandungnya. Keke keliatan udah gak betah banget. Dari pertama dateng udah minta pulang. Tau nie sekarang agak-agak susah ngajakin Keke jalan-jalan, apalagi nginep. Dia kayaknya lagi cinta banget rumah. Padahal pas ke bandung kemaren hampir semua mainan kesukaannya di bawa, sodara-sodaranya juga banyak yang seumuran & Keke akrab dengan mereka semua tapi tetep aja dia minta pulang. Bahkan waktu di Bandung dia beli CD PS Ultraman kesukaannya masih juga gak ngaruh, tetep minta pulang.
Emang sie dia ngerengeknya gak sampe yang nangis meraung-raung, cukup dengan sinar mata yang keliatannya makin gak bercahaya (duh bahasanya nie). Tapi justru itu yang bikin kami jadi kasian & memutuskan memperpendek masa liburan . Yah lain kali aja deh huntingnya, Bandung deket ini
Ceritanya masih berlanjut di postingan berikutnya ya...
post signature

Foto-Foto Waktu Ke Anyer

Chi udah cerita kan kalo sebelum mudik sempet ke Anyer dulu pulang-pergi. Nah ini foto-fotonya...



Yang diatas adalah foto tas Keke. Sebenernya sie ini tas dokter-dokteran dia, tapi sekarang udah beralih fungsi. Waktu ke Anyer kemaren dia minta pake tas itu, alesannya sekarang Keke udah gede. Gak mau barengan lagi tasnya. Saking pengen dianggap dah gede, dia sampe milih & beresin sendiri baju-bajunya.

Kalo yang ini foto waktu mereka di pantai. Nai yang awalnya nangis karena gak mau kena kotor & takut, malah akhirnya betah. Kalo Keke dari awal sie udah lari ke sana-sini..

Anyer

post signature

Kamis, 09 Oktober 2008

Laskar Pelangi

Hai semua!!! Gimana kabarnya? Kami sekeluarga baru balik dari Bandung, abis lebaran disana. Banyak cerita sie, cuma nanti deh ceritanya. Selain moodnya belom pol, foto-fotonya belum di upload.
Sekarang Chi mau nulis tentang laskar pelangi aja deh. Lagi heboh ya. Udah pada nonton belom? Sama deh kalo belom. Chi sendiri antara pengen gak pengen sie.. Selain males ngantri berlama-lama, lagian Chi sendiri emang lebih seneng baca buku ketimbang nonton. Gak cuma untuk laskar pelangi loh, tapi Chi emang lebih suka baca buku aja daripada nonton.
Disini sie Chi cuma mau nulis lirik lagunya Laskar Pelangi yang dinyanyiin Nidji. Enak banget lagunya. Liriknya juga bagus..
Laskar Pelangi - Nidji
mimpi adalah kunci
untuk kita menaklukkan dunia
telah hilang
tanpa lelah sampai engkau
meraihnya
laskar pelangi
takkan terikat waktu
bebaskan mimpimu di angkasa
raih bintang di jiwa
menarilah dan terus tertawa
walau dunia tak seindah surga
bersukurlah pada yang kuasa
cinta kita di dunia
selamanya…
cinta kepada hidup
memberikan senyuman abadi
walau ini kadang tak adil
tapi cinta lengkapi kita
laskar pelangi
takkan terikat waktu
jangan berhenti mewarnai
jutaan mimpi di bumi
menarilah dan terus tertawa
walau dunia takseindah surga
bersukurlah pada yang kuasa
cinta kita di dunia
selamanya…
post signature

Senin, 29 September 2008

Minggu, 28 September 2008

Plurk, Anyer & Mudik

Postingan kali ini dicampur aja y biar kayak gado-gado. Hehe...

Plurk

Sekarang ini Chi lagi kena virus plurk nih.. Awalnya sie penasaran, liat beberapa blog temen ada kotak plurk di side barnya. Apaan sie nie. Masuk deh ke webnya plurk, sign in, tapi masih belom ngerti juga awalnya. Sedikit tanya sana-sini, kadang masih bingung tapi dijalanin aja deh. Eh... ternyata sekarang malah jadi ketagihan.. Bener-bener virus yang mengasyikkan ternyata. Hehehe...

Yok nge plurk yok!! Hehe...

Anyer

Jum'at malam, pulang dari kantor, Ayah bilang kalo hari Sabtu mo ngajakin kami semua ke Anyer. Gak nginep, berangkat pagi pulang sore. Ayah ada sedikit kerjaan, tapi mumpung ke Anyer sekalian ngajakin main ke pantai juga.

Hahhh?!! Gak salah nie? Antara seneng gak seneng dengernya. Senengnya karena Chi tuh udah kepikiran abis lebaran mo ngajak anak ke pantai. Keke dah lama banget gak main ke pantai, nai malah belom pernah sama sekali. Chi ngebayangin pasti anak-anak bakalan seneng banget tuh main di pantai. Gak nyangka juga sie keinginan Chi ngajak anak-anak malah pas bulan puasa.

Selasa, 23 September 2008

CUMI - Cucah Mingkem


Tau kan iklannya salah satu operator seluler (indosat kalo gak salah ya..) yang cumi-cumi itu. Keke tuh seneng sama iklan itu. Apalagi yang pas Adly Fairuznya bilang "wi... cumi, cucah mingkem." Wah bisa sampe ngakak-ngakak dia nonton itu.

Gara-gara iklan itu pula, keisengennya muncul. Tiap ada orang yang lagi mangap dikit, Keke langsung bilang "wi.. cumi, cucah mingkem." Sambil ngakak dia ngomongnya..

Sebetulnya kalimat itu jadi boomerang juga buat Keke. Karena yang paling sering kena justru dia sendiri. Keke itu suka melongo anaknya, apalagi kalo lagi serius. Kayak nonton tv, pasti deh melongo.

Sebelum ada iklan itu kita suka bilang ke dia, "Ke, di tutup mulutnya". Kalo gak kita bilang gini, "Ke, ayo jangan mangap/melongo terus."

Nah sejak dia mulai suka usilin kita-kita, sekarang tiap kali dia melongo kita suka langsung bilang ke dia "wi... cumi, cucah mingkem." Hehehehe... Keke sendiri malah ketawa-ketawa aja di ledekin gitu. Hihihi...

Senin, 22 September 2008

Kangen...



Beberapa hari yang lalu Chi buka FSnya temen, liat koleksi fotonya. Ternyata nemuin foto yang satu ini...

Ini adalah foto Chi sama temen-temen kantor. Bukan dalam rangka famgath kantor, tapi emang kitanya aja yang lagi pada kepengen ber-arung jeram. Sebetulnya ada 2 perahu, tapi yang Chi dapet cuma ini. Untung ada foto Chi nya, paling depan tuh sebelahan sama Kak Aie. Hehe... O'ya Kak Aie sie gak sekantor, cuma karena dia yang paling ngerti ma urusan kayak gini jadi kita minta tolong dia.

Kangen juga sie ya ma suasana kantor, apalgi ma temen-temen. Soalnya selain satu divisi rata-rata kita juga seumuran. Jadi nyambung aja ngobrolnya...

Ada yang menarik lagi nie... Berteman sama mereka itu merupakan pengalaman baru karena Chi bisa nge-genk dengan teman yang berlainan agamanya. Malah bisa di bilang Chi minoritas di sini. Cuma 2 orang (Chi sama Ano) dari 8 orang.

Ya... Chi sie sebenernya berteman sama siapa aja. Gak liat dari status, agama atau apalah. Tapi ya itu deh kalo yang dapet sahabat atau genk selalu yang agamanya sama (padahal gak pernah di sengajain loh). Nah jadi ini memang benar-benar pengalaman baru. Tapi ternyata kita semua asik-asik aja tuh. Sama-sama gokil juga... Kadang suka juga ngomongin masalah agama, tapi gak pernah yang sampe ribut. Debat aja gak... Saling menghormati ajah... Makanya kadang heran juga sie kalo di luar sana orang kok suka pada ngeributin perbedaan ya...

PR Lagi

Lagi musim PR nie.. kali ini dari Mama Olan. Ya deh di kerjain, daripada nanti lupa & mumpung belom heboh mudik pula..

1. First time naik kapal terbang (Pertama kali naik pesawat)

Ke Surabaya pas dapet tugas dari kantor. Hehe... malu-maluin ya, udah gede baru ngerasain naek pesawat. Hehe..

2. First time beranak (Pertama kali melahirkan)

Tanggal 6 Maret 2004, sekitar jam 2 siang, melahirkan Keola Sakima dengan berat 3,99 kg dan panjang 51 cm...secara caesar

3. First time gi overseas (Pertama kali ke luar negeri)

Pas dapet tugas dari kantor juga, ke Batam. Dari situ gak langsung pulang, tapi mampir dulu ke Singapore & Malaysia.

4. First time duduk jauh daripada family (Pertama kali jauh dari keluarga)

Pas SMA di Bandung. Lagi pengen ngerasain jauh ajah dari orang tua (Bekasi-Bandung mah gak jauh-jauh amat ya..)

5. First time kerja (Pertama kali kerja)

Di Head Officenya Matahari Dept. Store dari situ resign dan jadi ibu rumah tangga sampe sekarang

6. First time rasa diri gemuk (Pertama kali ngerasa gemuk)

Waktu abis ngelahirin Naima. Gendut.. huhuhu... Udah gitu susah banget nuruninnya

7. First time bercinta (Pertama kali pacaran)

SMP kalo gak salah.. Cinta monyet, tapi rasanya.... wih... Hehe...

8. First time rasa diri cantik (Pertama kali ngerasa cantik)

Setiap hari kayaknya. Hahaha... narsis..!!

9. First time masuk cinema (Pertama kali nonton di 21)

Waduh lupa tuh.. Kayaknya sie pas SD, soalnya jaman dulu filmnya warkop DKI kayaknya jadi tontonan wajib tuh 2x setaun. Hehe....

10. First time admitted in hospital

Kalo masuk rumah sakit karena sakit sie alhamdulillah belom pernah. Mudah-mudahan jangan. Paling pas ngelahirin aja. Berarti udah 2x ya...

Kasih ke siapa ya... Bingung juga nie... Lagi pada sibuk persiapan mudik keliatannya. Ya udah buat yang lagi semangat ngerjain PR silahkan ambil ya... :)

Award & PR

Dapet award dari bunda Kayla & PR dari mama Sasha Sahira. Tengkyu ya mom...!!

Award


PR
1. Nama lengkap Bunda Keke & Nai : Myra Anastasia Kania Dewi
2. Bunda anak pertama dari 4 bersaudara (2perempuan, 2 laki-laki alias 4 pasang)
3. Punya satu suami Arie Mulya , yang bekerja di sebuah EO di Jakarta Selatan
4. Punya sepasang anak yang ganteng Keola Sakima (Keke) yang berusia 4,5 tahun & cantik Naima Aziza (Nai) yang berusia 2th 4bl
5. Bunda adalah ibu rumah tangga
6. Punya hobi membaca
7. Paling seneng ya membaca
8. Paling gak suka ama orang yang sombong, yang suka gede omong
9. Mulai ngeblog tahun 2007
10. Harapannya di tahun ini, pengen bikin usaha sendiri. Mudah-mudahan kesampaian... amin...

Kayaknya Chi gak nerusin dulu kali ya... Chi kasih untuk semuanya aja deh... Silahkan diambil...

Minggu, 21 September 2008

Bukber

Hari Sabtu kemaren ada acara bukber. Sebetulnya sie ini bukbernya temen-temennya angkatan ayah waktu di kampus dulu. Tapi karena Chi sama Kak Aie kan sekampus, cuma beda angkatan aja, jadi Chi rata-rata juga kenal sama temen-temen kak Aie.

Berangkat dari rumah jam 2 siang, karena kami mau cari celana panjang dulu buat ayah. Tadinya sie mau ke bazaar LEA di kantor pusatnya LEA. Tapi di cari-cari kok gak nemu-nemu ya gedungnya? kator pusatnya di daerah tomang sana. jalannya macet, panas pula. Padahal di mobil kan pake AC tapi gak berasa. saking panasnya kali ye... Untung anak-anak tidur nyenyak tuh..

Ya udah karena gak ketemu juga kami putusin cari di warehose aja. Biar deket sama Plaza Semanggi (acara bukbernya di sana). Warehouse sepi, cari parkiran juga gak susah. Tapi gak banyak yang bisa kami temuin di sana. Barang-barangnya cuma sedikit, gak banyak pilihan. Tumben juga... Ya sut deh setelah dapet 1 celana jeans untuk ayah, Keke & Nai kami langsung ke plaza semanggi.

Maapin Bunda Ya Nak...

Udah hampir sebulan ini perasaan Chi tuh kayaknya kacau banget. Lebih banyak sedihnya, lebih banyak emosinya, lebih banyak malesnya, kacau deh. Gak tau kenapa. Pokoknya bentar-bentar nangis, bentar-bentar marah, kalo pun gak lebih milih diem gak mau ngomong sama sekali. Bener-bener gak tau kenapa...

Yang paling kena imbas anak-anak. Akhir-akhir ini Chi sering banget marahin mereka. Keke malah akhir-akhir ini sampe bilang "Bunda kerja aja deh mendingan, Keke cape nih dimarahin terus."

Sedih... sedih... dengernya! Padahal dulu mana pernah Keke ngomong gitu. Malah pernah beberapa kali Chi iseng tanya boleh gak bunda kerja lagi, dengan tegas Keke bilang gak boleh.

Ayah sendiri gak bisa banyak bantu karena memang gak tau masalah sebenernya apa? Paling ayah cuma minta Chi untuk gak nurutin semua perasaan Chi itu. Chi juga gak mau sie sebenernya, tapi gak tau deh kok susah banget ya... Dulu-dulu gak pernah kayak gini...

Beberapa hari yang lalu Chi pernah minta maap sama anak-anak. Sambil nangis, anak-anak pun seperti yang udah-udah gak tahan liat bundanya nangis. Pasti ikutan nangis juga. Tapi ya itu Chi masih juga sering memarahi mereka. Padahal abis itu rasa menyesalnya luar biasa....

Keola, Naima... sekali lagi Bunda minta maap ya... Karena Bunda sebetulnya sayang.... banget sama kalian..

Kamis, 18 September 2008

Menyusun Blue's Clues

Semalem mereka menyusun potongan-potongan tubuh blue's clues. Sebelum di susun di warnain dulu.

Keke menggunting sendiri. Tapi Keke itu suka perfeksionis anaknya. Waktu kakinya Blue kepotong dia langsung mogok gak mau ngegunting lagi. Padahal yang ngegunting dia sendiri. Karena gak mempan di bujukin, akhirnya Chi yang selesain gunting bagian kakinya.

Setelah di gunting baru deh di susun jadi 1 bagian utuh. Hasilnya seperti ini....

Tempat Pensil

tempat pensil, blues clues

Karton bekas tisue gulung ternyata berguna juga. Keke & Nai bikin tempat pensil dari karton bekas tissu gulung ini.

Caranya warnai pola yang udah ada, gunting-gunting trus tempel. Hasilnya ini dia...

Paper Puppet

Paper Puppet

Bahan : Gambar kesukaan anak-anak, bisa yang udah di warnai atau belum, lem, gunting, stik es krim

Cara membuat :

Warnai terlebih dahulu gambarnya (apabila belum di warnai), lalu gunting. Tempel bagian belakangnya dengan stik es krim. Silahkan bermain...

Paper Puppet

Untuk mewarnai mereka melakukannya berdua, begitu juga ketika menempel. Tapi bagian menggunting untuk saat ini masih tugasnya Keke.

Rabu, 17 September 2008

Alhamdulillah... Keola Mau Ikutan Lomba Do'a

Sebelumnya Chi mau cerita dulu kalo seminggu terakhir kemarin Chi tuh bawaannya males.... banget. Mau ngapa-ngapain males deh. Sebelumnya gak pernah tuh males yang sampe segini. Malah saking malesnya nie... Keke & Nai gak sekolah dari hari Kamis (Jum'at sie dipaksain masuk), tapi Senin & Selasanya bolos lagi. Aduh lagi males banget!! Hehe....

Apalagi kalo inget hari Senin sampe Kamis bakalan ada lomba do'a. Aduh males banget deh. Males ngebujukin Kekenya. Emang sie Chi gak maksa dia untuk ikutan lomba tapi Chi rada yakin jangankan ikutan baru masuk sekolah liat suasananya udah beda aja dia pasti sempet mogok dulu gak mau masuk. Nah Chi tuh lagi males ngebujukin dia, Chi pikir mendingan gak usah sekolah aja dulu kali ya... (lagi payah nie bundanya. Hehe...)

Ternyata kemalasan Chi ini mungkin karena mau kedatengan tamu bulanan kali y... Hari ini hari pertama kedatangan tamu. Masih agak males sie sebenernya nganterin anak-anak sekolah tapi gak enak ah kelamaan gak masuk sekolah. Jadi tadi pagi Keke & Nai mulai sekolah lagi..

Selasa, 16 September 2008

Nai Yang Lagi Senang Membeo

Keke : "Bun, nanti kita beli es krim yuk.."
Nai : "Bun, nanti kita beli akim yuk..."
Keke : "Es krimnya beli dimana ya?"
Nai : "Akimnya beli dimana ya?"
Keke : "Di Alfamart aja gimana"
Nai : "Di Omat aja mana?"
Keke : "Biar deket sama sekolah Keke."
Nai : "Biah deket ma kolah Keke."

Bingung ya baca dialog tadi? Hihihi... Iya nih beberapa terakhir ini Nia lagi seneng membeo. Lucunya cuma ucapan Keke aja yang dia ikutin. Yang lain gak. Tadinya sie cuma 1-2 kata aja. Tapi lama-lama semua yang Keke ucapin pasti di ikutin sama dia. Bahkan sekarang udah mulai meniru-niru tingkah laku Keke. Keke ketawa, Nai ketawa. Keke nangis, Nai ikutan nangis. Pernah Keke lagi jalan jatoh, eh Nai ikutan menjatohkan diri. Ada-ada aja deh kelakuan anak-anak :)

Senin, 15 September 2008

The Wheel On The Bus

The Wheel On The Bus
Hari Sabtu kemarin anak-anak bikin bis. Bahan-bahannya juga seperti biasa gampang. Cukup kertas tebal (kertas bekas kalender, dus, ato apa aja yang penting tebal), lem, cat warna-warni.

Pertama, cetak pola bisnya dulu di atas kertas tebal. Gunting, bagian jendelanya juga di gunting.

Kedua, cat bis yang udah di cetak tadi. Jemur hingga kering.

Ketiga, ambil gambar-gambar atao foto. Potong kotak-kotak sesuai ukuran jendela di bis. Ceritanya foto ata gambar-gambar itu yang jadi penumpang bisnya. untuk Bisnya Keke Chi kasih gambar Scooby Doo sama fotonya Keke karena Keke suka banget nonton Scooby Doo.

Untuk Nai, Chi kasih foto dia sama Dora The Explorer & Barney. Karena itu adalah tokoh-tokoh kartun favoritnya Nai. Pas lagi nempelin foto-foto untuk bisnya Nai,dia gak mau fotonya di tempel paling depan katanya "Ani (barney) ajah yang etih (nyetir)."

Setelah selesai kita mainin deh, bermain pura-pura & nyanyiin lagu the wheel on the bus...

Otakku Sudah Memberi Perintah

2 Malam yang lalu Keke tidur lumayan larut. Hampir jam 12 malam Keke baru tidur. Sebetulnya Chi sie gak mau ya Keke tidur selarut itu. Karena sekali di kasih tidur larut, untuk bisa bikin jam tidurnya rada cepetan lagi rada-rada susah.

Tapi kemaren Chi mau tegas melarang rada ragu juga. Masalahnya dia tidur larut bukan karena nonton tv atau lagi asik main. Tapi dia lagi serius membaca.

Iya loh dia serius banget belajar membacanya. Biasanya bisa dapet 1 halaman aja udah rekor banget. Ini dia minta 1 buku. Semangatnya lagi tinggi waktu itu. Jadi Chi agak ragu, mau di larang takutnya malah jadi bikin semangatnya kendor. Yah paling Chi bujukin pelan-pelan aja, kali aja dia mau...

Udah gitu yang bikin Chi kaget lagi, selain semangat Keke membacanya udah lumayan lancar. Ada beberapa kata yang masih di eja memang, tapi ada beberapa kata yang tanpa di eja dia udah bisa langsung dengan cepat membaca kata-katanya. Udah gitu selama ini yang Chi tau Keke itu masih kesulitan kalo ada akhiran konsonan. Misalnya kata 'supir' dia akan bacanya 'supier'. Kata 'makan' dia bacanya 'makaen'. Begitu deh kira-kira...

Banjir Award

Ini bener-bener banjir award dapet 4 sekaligus dari mama Icel. Tengkyu banget ya mom...






Di kasih ke siapa lagi ya... besok aja kali ngasihnya. Sore ini ngantuk banget!!

Minggu, 14 September 2008

Akhirnya Kopdar Juga

Kemarin pagi Bunda Cundun main ke rumah. Seneng banget deh... Sebetulnya kita udah beberapa kali janjian mau ketemu, kalo gak salah 3 kali deh. Tapi baru tadi terlaksana.

Pertama, kl gak salah 2 minggu yg lalu. Bunda Cundun mampir ke SB cerita kalo dia mau ke daerah Mediteranian. Chi tawarin aja mampir, soalnya kan deket rumah tuh. Ok janjian deh tuh hari Minggu, tapi ternyata gak jadi. Bunda gak jadi ke mediterania, Chi juga sebenernya antara bisa & gak bisa. Uwaknya Keke & Nai yang tinggal di Balikpapan katanya mau dateng. Tapi nunggu konfirmasi dari uwaknya dulu jadi dateng apa gak.. Ya sut d, kesimpulannya emang kita berdua belom jodoh ketemuan.

Kedua, ini kejadian Minggu kemarin. Ada sms masuk, Chi baru baca sekitar jam 10 apa 11 ya? Dari bunda Cundun, katanya dia lagi ada di Mediterania trus kepengen mampir. Chi semangat dong, langsung aja Chi oke in. Buru-buru mandi karena sebenernya Chi baru bangun. Hehe... Selesai mandi Chi liat hp lagi. Ada sms masuk, ternyata ketemuan gak jadi. Karena bunda Cundun dah perjalan pulang ke rumahnya, Lah kok bisa? Yup, t'nyata sms pertama yang Chi baca itu di kirimnya pagi-pagi. Karena Chi belom bangun, jadi gak bales-bales. Nah karena gak di bales-bales jadinya bunda Cundun pulang. Gagal lagi deh kopdarannya..

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
badge